alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Amankan 3 Poin, Bali United Tempel Terus Pemuncak Klasmen Sementara

DENPASAR– Bali United berhasil mengamankan 3 poin penuh setelah mengalahkan Borneo FC di pekan ke-21 Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (29/1) petang.

 

Gol diperpanjangan waktu yang diciptakan Lerby Eliandry Pong Babu berhasil mengantarkan Bali United menang tipis 2-1.

 

Lerby begitu emosional dengan gol yang berhasil dicetaknya kali ini. Wajar saja dia seperti itu karena untuk pertama kalinya, Lerby mencetak gol ke gawang Borneo FC, klub yang dibelanya selama empat musim.

 

Berkat kesalahan clearance Gianluca Pandeynuwu pada menit ke-90+2, Lerby akhirnya bisa mencetak gol dengan mudah ke gawang yang kosong. Setelah mencetak gol, Lerby langsung berbaring dan tidak kuasa menahan tangis.

 

Sebelumnya, Gol pertama Bali United berhasil dicetak oleh Privat Mbarga di menit ke-54. Namun, setelah gol berhasil dicetak, bukannya selebrasi tapi Privat justru meluapkan emosinya di lapangan.

 

Dia seperti geram dengan performa Bali United yang tak kunjung mencetak gol hingga babak kedua. Pada menit ke-66 Sutan Sama menyamakan kedudukan untuk Borneo FC.

Baca Juga:  Sudutkan Sepakbola Indonesia-Bali United, Begini Respons Marcos Flores

 

Yang menarik, Sutan Sama juga sempat menjadi bagian dari Bali United dan satu angkatan dengan Lerby ketika masih berseragam Serdadu Tridatu.

 

Kemenangan ini membuat Bali United mengemas 41 poin atau hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen sementara Arema FC yang meraih 44 poin. “Ini hasil yang sangat bagus untuk kami. Kami hakhirnya bisa terus menempel peringkat pertama di Liga,” terang Lerby usai pertandingan.

 

Dia tidak henti-hentinya bersyukur kepada Tuhan setelah bisa mencetak gol kemenangan Serdadu Tridatu. Sudah dua kali Lerby mencetak gol di menit akhir dan membuat Bali United terhindar dari kekalahan musim ini. Yang pertama terjadi saat menghadapi Persikabo 1973 setelah dia mencetak gol di menit ke-86 dan membawa Bali United meraih hasil imbang 1-1.

 

Disatu sisi, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco terlihat cukup senang dengan kemenangan ini karena dalam empat pertandingan di putaran kedua, Bali United menyapu bersih kemenangan. Apalagi Teco juga sudah kembali memimpin tim.

Baca Juga:  Bonus PON Atlet Bali Lebih Kecil dari NTB dan NTT

 

“Hasil yang sangat bagus untuk kami. Sekarang di putaran kedua kami menang empat kali. Saya ingin semuanya bisa bekerja keras untuk bisa terus diatas,”terang Teco.

 

Disatu sisi, Pelatih Borneo FC Fakhri Husaini cukup puas dengan permainan anak asuhnya.

Apalagi di tangannya, ada perubahan signifikan dari segi permainan. Mantan Pelatih Timnas U-16 tersebut mengaku tidak ada tekanan berarti yang diberikan Bali United selama 90 menit pertandingan. “Saya puas dengan permainan anak-anak. Mereka bermain dengan determinasi yang cukup solid. Kami juga tidak dalam tekanan mereka,” jelasnya.

 

Tapi dia kecewa dengan satu kesalahan dari Pandeynuwu di menit akhir. “Tidak sepantasnya kami kalah dengan kondisi seperti ini. Ada kesalahan fatal penjaga gawang karena memberikan bola gratis. Tapi apapun itu, saya apresiasi seluruh pemain.  Kedepannya tidak boleh terjadi lagi,” tutupnya.

 


DENPASAR– Bali United berhasil mengamankan 3 poin penuh setelah mengalahkan Borneo FC di pekan ke-21 Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (29/1) petang.

 

Gol diperpanjangan waktu yang diciptakan Lerby Eliandry Pong Babu berhasil mengantarkan Bali United menang tipis 2-1.

 

Lerby begitu emosional dengan gol yang berhasil dicetaknya kali ini. Wajar saja dia seperti itu karena untuk pertama kalinya, Lerby mencetak gol ke gawang Borneo FC, klub yang dibelanya selama empat musim.

 

Berkat kesalahan clearance Gianluca Pandeynuwu pada menit ke-90+2, Lerby akhirnya bisa mencetak gol dengan mudah ke gawang yang kosong. Setelah mencetak gol, Lerby langsung berbaring dan tidak kuasa menahan tangis.

 

Sebelumnya, Gol pertama Bali United berhasil dicetak oleh Privat Mbarga di menit ke-54. Namun, setelah gol berhasil dicetak, bukannya selebrasi tapi Privat justru meluapkan emosinya di lapangan.

 

Dia seperti geram dengan performa Bali United yang tak kunjung mencetak gol hingga babak kedua. Pada menit ke-66 Sutan Sama menyamakan kedudukan untuk Borneo FC.

Baca Juga:  Siap Menuju Maroko & Prancis, Timnas Karate Indonesia Latihan di Bali

 

Yang menarik, Sutan Sama juga sempat menjadi bagian dari Bali United dan satu angkatan dengan Lerby ketika masih berseragam Serdadu Tridatu.

 

Kemenangan ini membuat Bali United mengemas 41 poin atau hanya tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen sementara Arema FC yang meraih 44 poin. “Ini hasil yang sangat bagus untuk kami. Kami hakhirnya bisa terus menempel peringkat pertama di Liga,” terang Lerby usai pertandingan.

 

Dia tidak henti-hentinya bersyukur kepada Tuhan setelah bisa mencetak gol kemenangan Serdadu Tridatu. Sudah dua kali Lerby mencetak gol di menit akhir dan membuat Bali United terhindar dari kekalahan musim ini. Yang pertama terjadi saat menghadapi Persikabo 1973 setelah dia mencetak gol di menit ke-86 dan membawa Bali United meraih hasil imbang 1-1.

 

Disatu sisi, Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco terlihat cukup senang dengan kemenangan ini karena dalam empat pertandingan di putaran kedua, Bali United menyapu bersih kemenangan. Apalagi Teco juga sudah kembali memimpin tim.

Baca Juga:  Bali United Pertimbangkan Solo dan Yogyakarta Jadi Home Base

 

“Hasil yang sangat bagus untuk kami. Sekarang di putaran kedua kami menang empat kali. Saya ingin semuanya bisa bekerja keras untuk bisa terus diatas,”terang Teco.

 

Disatu sisi, Pelatih Borneo FC Fakhri Husaini cukup puas dengan permainan anak asuhnya.

Apalagi di tangannya, ada perubahan signifikan dari segi permainan. Mantan Pelatih Timnas U-16 tersebut mengaku tidak ada tekanan berarti yang diberikan Bali United selama 90 menit pertandingan. “Saya puas dengan permainan anak-anak. Mereka bermain dengan determinasi yang cukup solid. Kami juga tidak dalam tekanan mereka,” jelasnya.

 

Tapi dia kecewa dengan satu kesalahan dari Pandeynuwu di menit akhir. “Tidak sepantasnya kami kalah dengan kondisi seperti ini. Ada kesalahan fatal penjaga gawang karena memberikan bola gratis. Tapi apapun itu, saya apresiasi seluruh pemain.  Kedepannya tidak boleh terjadi lagi,” tutupnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/