alexametrics
26.8 C
Denpasar
Wednesday, June 29, 2022

Barengan PON Papua, Muncul Desakan Porprov Bali 2021 Ditunda

DENPASAR – Wacana agar Porprov Bali XV/2021 Badung  ditunda karena waktu penyelenggaraan yang hampir berbarengan dengan PON XX, Papua, terus mencuat.

Banyak kalangan yang berpendapat jika sebaiknya Porprov bisa diundur satu tahun ke tahun 2022.

Hal ini juga diperkuat dengan apakah tuan rumah Badung siap dengan venue pertandingan dimasing-masing cabor.

Sebab sebagian besar anggaran dicurahkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Disamping itu, PAD Kabupaten Badung bisa berkurang tahun karena sektor pariwisata yang menjadi penyumbang utama sedang mati suri.

Hal ini juga bisa berdampak pada pembangunan Stadion Internasional Mengwi yang direncanakan rampung pada tahun 2021.

Kepastian apakah ditunda atau tidak, sangat ditunggu oleh pengprov cabor dan KONI dari sembilan kabupaten/kota yang ada di Bali.

Salah satunya adalah KONI Tabanan. Ketum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan yang diwawancarai kemarin ingin secepatnya ada kejelasan apakah Porprov tetap berjalan atau ditunda satu tahun.

Sebab, hal ini menyangkut anggaran yang akan diajukan tahun depan dari masing-masing KONI daerah.

“Sekarang yang memiliki kebijakan seperti pemerintah dan juga KONI Badung bisa memutuskan segera, apakah ditunda atau tetap dilanjutkan.

Apapun keputusannya juga harus segera disampaikan ke KONI Bali. Setelah itu, KONI Bali bisa menyampaikannya kepada Pemprov Bali agar bisa disikapi lebih lanjut oleh KONI daerah,” terangnya.

Ary Wirawan menambahkan, untuk anggaran Porprov Bali harus diajukan pada bulan Juni mendatang. Untuk itu, kepastian mengenai Porprov benar-benar sangat ditunggu.

“Kami ingin kejelasan dari tuan rumah. Entah itu ditunda atau tidak agar kami bisa melaporkan kepada Pemkab Tabanan sehingga anggaran nanti bisa disesuaikan,” jelasnya.

Jika melihat perkembangan situasi yang ada sekarang ini, Ary Wirawan menilai sebaiknya Porprov Bali 2021 lebih baik ditunda sembari memberi tahu jika beberapa ketua KONI daerah lain memiliki pendapat yang sama saat diskusi di WhatsApp grup.

“Kami tidak masalah Porprov ditunda. Toh ini juga untuk kepentingan bersama,” tutupnya. 



DENPASAR – Wacana agar Porprov Bali XV/2021 Badung  ditunda karena waktu penyelenggaraan yang hampir berbarengan dengan PON XX, Papua, terus mencuat.

Banyak kalangan yang berpendapat jika sebaiknya Porprov bisa diundur satu tahun ke tahun 2022.

Hal ini juga diperkuat dengan apakah tuan rumah Badung siap dengan venue pertandingan dimasing-masing cabor.

Sebab sebagian besar anggaran dicurahkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Disamping itu, PAD Kabupaten Badung bisa berkurang tahun karena sektor pariwisata yang menjadi penyumbang utama sedang mati suri.

Hal ini juga bisa berdampak pada pembangunan Stadion Internasional Mengwi yang direncanakan rampung pada tahun 2021.

Kepastian apakah ditunda atau tidak, sangat ditunggu oleh pengprov cabor dan KONI dari sembilan kabupaten/kota yang ada di Bali.

Salah satunya adalah KONI Tabanan. Ketum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan yang diwawancarai kemarin ingin secepatnya ada kejelasan apakah Porprov tetap berjalan atau ditunda satu tahun.

Sebab, hal ini menyangkut anggaran yang akan diajukan tahun depan dari masing-masing KONI daerah.

“Sekarang yang memiliki kebijakan seperti pemerintah dan juga KONI Badung bisa memutuskan segera, apakah ditunda atau tetap dilanjutkan.

Apapun keputusannya juga harus segera disampaikan ke KONI Bali. Setelah itu, KONI Bali bisa menyampaikannya kepada Pemprov Bali agar bisa disikapi lebih lanjut oleh KONI daerah,” terangnya.

Ary Wirawan menambahkan, untuk anggaran Porprov Bali harus diajukan pada bulan Juni mendatang. Untuk itu, kepastian mengenai Porprov benar-benar sangat ditunggu.

“Kami ingin kejelasan dari tuan rumah. Entah itu ditunda atau tidak agar kami bisa melaporkan kepada Pemkab Tabanan sehingga anggaran nanti bisa disesuaikan,” jelasnya.

Jika melihat perkembangan situasi yang ada sekarang ini, Ary Wirawan menilai sebaiknya Porprov Bali 2021 lebih baik ditunda sembari memberi tahu jika beberapa ketua KONI daerah lain memiliki pendapat yang sama saat diskusi di WhatsApp grup.

“Kami tidak masalah Porprov ditunda. Toh ini juga untuk kepentingan bersama,” tutupnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/