alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Main Full Tim, Coach Rene Albert: Target Kami Juara

RadarBali.com – Coach PSM Makassar Robert Rene Albert menegaskan, putaran I lalu PSM keok dari Bali United dengan skor 3 – 0, salah satunya karena penalti.

Ditambah hanya bermain sepuluh pemain lantaran gelandang bertahan PSM Makassar Anthony Marc Klok saat itu absen karena mendapat kartu kuning kedua.

“Secara gentlement, permainan normal. Kami juga bermain tanpa enam pemain inti. Tapi kali ini berbeda. Kami akan bermain full tim.

Satu-satunya fokus sekarang adalah membalas kekalahan putaran I lalu, menang dan mendapat tiga poin,” katanya.

“Karena target kami ingin jadi juara. Apapun itu tujuannya satu fokus menghadapi Bali,” papar Coach Rene Albert.

Ya, PSM Makassar dibombardir 3 gol tanpa balas di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar pada putaran pertama Liga 1, 23 Juli silam.

Baca Juga:  Kontra Persela, Skuad Serdadu Tridatu Dejavu Kemenangan

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Effendi itu, Bali United mengawali keunggulan lewat titik putih pada menit ke-58 yang sukses dieksekusi oleh Marcos Abel Flores Benard.

Malapetaka hadir kala Juku Eja- sebutan PSM Makassar- harus bermain dengan 10 orang setelah Marc Klok,

pemain yang kini santer diberikan akan merapat ke Bali United menerima kartu kuning kedua di menit ke-66.

Unggul jumlah pemain, Sylvano Comvalius menambah gol di menit 73. Ferdinand Sinaga, dkk. akhirnya kian terbenam oleh gol cantik Miftaful Hamdi di menit ke-89.

Coach Widodo mengaku mewanti-wanti pemainnya agar melupakan kemenangan itu. “Belajar dari kemenangan boleh. Tetapi itu tak lagi bisa dijadikan tolok ukur.

Baca Juga:  Matikan Torres! Menang Jadi Harga Mati, Ini Respons Coach Teco

Sama seperti kita, PSM tentu tidak akan mau kehilangan poin. Lebih-lebih mereka main di kandang sendiri; di depan pendukung sendiri,” tuturnya kemarin.



RadarBali.com – Coach PSM Makassar Robert Rene Albert menegaskan, putaran I lalu PSM keok dari Bali United dengan skor 3 – 0, salah satunya karena penalti.

Ditambah hanya bermain sepuluh pemain lantaran gelandang bertahan PSM Makassar Anthony Marc Klok saat itu absen karena mendapat kartu kuning kedua.

“Secara gentlement, permainan normal. Kami juga bermain tanpa enam pemain inti. Tapi kali ini berbeda. Kami akan bermain full tim.

Satu-satunya fokus sekarang adalah membalas kekalahan putaran I lalu, menang dan mendapat tiga poin,” katanya.

“Karena target kami ingin jadi juara. Apapun itu tujuannya satu fokus menghadapi Bali,” papar Coach Rene Albert.

Ya, PSM Makassar dibombardir 3 gol tanpa balas di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar pada putaran pertama Liga 1, 23 Juli silam.

Baca Juga:  Habiskan Rp 129 M, Menpora Singgung Single Seat dan Keunikan Dipta

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Effendi itu, Bali United mengawali keunggulan lewat titik putih pada menit ke-58 yang sukses dieksekusi oleh Marcos Abel Flores Benard.

Malapetaka hadir kala Juku Eja- sebutan PSM Makassar- harus bermain dengan 10 orang setelah Marc Klok,

pemain yang kini santer diberikan akan merapat ke Bali United menerima kartu kuning kedua di menit ke-66.

Unggul jumlah pemain, Sylvano Comvalius menambah gol di menit 73. Ferdinand Sinaga, dkk. akhirnya kian terbenam oleh gol cantik Miftaful Hamdi di menit ke-89.

Coach Widodo mengaku mewanti-wanti pemainnya agar melupakan kemenangan itu. “Belajar dari kemenangan boleh. Tetapi itu tak lagi bisa dijadikan tolok ukur.

Baca Juga:  Bekap Bali United, Ini Kunci Global Cebu Versi Sang Pencetak Gol...

Sama seperti kita, PSM tentu tidak akan mau kehilangan poin. Lebih-lebih mereka main di kandang sendiri; di depan pendukung sendiri,” tuturnya kemarin.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/