alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

TERUNGKAP! Rahmat Berstatus Fee Transfer, Diincar Teco Sejak Lama

DENPASAR – Sudah empat pemain yang direkrut Bali United musim ini. Mereka adalah Hariono, Nadeo Argawinata, Gavin Kwan Adsit, dan yang terakhir adalah M. Rahmat.

Rahmat sendiri adalah rekrutan paling anyar dari Serdadu Tridatu musim ini. Berdasar kabar yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Rahmat didatangkan ke Stadion Dipta dengan status fee transfer.

Artinya Bali United harus membayar sejumlah nilai transfer untuk penyerang berusia 31 tahun tersebut dari PSM Makassar.

Sebab, kontrak M. Rahmat sendiri masih menyisakan satu musim lagi di PSM Makassar. Hanya saja berapa nilai transfer sang pemain, manajemen masih tertutup.

Yang menarik, kedatangan Rahmat ke Bali United adalah rekomendasi langsung dari Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra. Coach Teco terpikat dengan gaya permainan pemain kelahiran Takalar, Sulawesi Selatan tahun 1988 ini.

Baca Juga:  Ini Evaluasi Widodo: Minta Pemain Lakukan Transisi dengan Cepat

Menurut salah satu sumber, sebenarnya Teco sudah mengincar jasa pemain yang sudah 10 tahun berkostum Pasukan Ramang tersebut sejak Teco masih menjadi arsitek Persija Jakarta musim lalu.

Tapi, realisasi kerjasama keduanya baru terjalin musim ini di Bali United. Usut punya usut, Robert Rene Alberts yang masih menjadi arsitek PSM Makassar kala itu enggan untuk melepasnya.



DENPASAR – Sudah empat pemain yang direkrut Bali United musim ini. Mereka adalah Hariono, Nadeo Argawinata, Gavin Kwan Adsit, dan yang terakhir adalah M. Rahmat.

Rahmat sendiri adalah rekrutan paling anyar dari Serdadu Tridatu musim ini. Berdasar kabar yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Rahmat didatangkan ke Stadion Dipta dengan status fee transfer.

Artinya Bali United harus membayar sejumlah nilai transfer untuk penyerang berusia 31 tahun tersebut dari PSM Makassar.

Sebab, kontrak M. Rahmat sendiri masih menyisakan satu musim lagi di PSM Makassar. Hanya saja berapa nilai transfer sang pemain, manajemen masih tertutup.

Yang menarik, kedatangan Rahmat ke Bali United adalah rekomendasi langsung dari Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra. Coach Teco terpikat dengan gaya permainan pemain kelahiran Takalar, Sulawesi Selatan tahun 1988 ini.

Baca Juga:  Fokus Training Camp, Bali United Belum Berpikir Uji Coba

Menurut salah satu sumber, sebenarnya Teco sudah mengincar jasa pemain yang sudah 10 tahun berkostum Pasukan Ramang tersebut sejak Teco masih menjadi arsitek Persija Jakarta musim lalu.

Tapi, realisasi kerjasama keduanya baru terjalin musim ini di Bali United. Usut punya usut, Robert Rene Alberts yang masih menjadi arsitek PSM Makassar kala itu enggan untuk melepasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/