alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Pantau Pemain Seleksi di Trofeo HB X, Incar Pemain Senior Bali United

DENPASAR – Timnas U-23 mulai dipersiapkan untuk SEA Games 2019, Filipina. Sang arsitek Indra Sjafri juga sudah melakukan serangkain training camp (TC) di Jakarta dan Jogjakarta.

40 pemain bahkan sudah didaftarkan ke panitia SEA Games dan nantinya akan diciutkan menjadi hanya 20 pemain saja pada tanggal 20 September mendatang.

Untuk TC di Jogjakarta yang masih berlangsung hingga saat ini, mantan arsitek Bali United tersebut sudah memanggil 30 pemain.

Tiga pemain yang dipanggil berasal dari Bali United. Mereka adalah penjaga gawang M. Dicky, gelandang Arapenta Lingka Poerba, dan I Kadek Agung Widnyana Putra.

Ketiga pemain ini juga akan dipantau oleh Indra Sjafri saat Trofeo Hamengku Buwono (HB) X di Stadion Mandala Krida, Minggu mendatang (8/9) menghadapi tuan rumah PSIM Jogjakarta dan Bali United.

Baca Juga:  Laporan Keuangan Tunggu Otoritas Bursa, Aktif Sasar Konten Digital

Yang menarik, Coach  Indra Sjafri juga akan memanggil 10 pemain senior untuk dipantau. Hal ini karena dari hanya 20 pemain yang didaftarkan ke Timnas U-23 untuk SEA Games 2019, ada dua pemain senior yang bisa didaftarkan.

“Untuk 30 pemain, ada nama Kadek Agung. Untuk senior, kami pantau 10 pemain dan yang boleh didaftarkan dalam 40 pemain itu, hanya lima pemain saja,” ujarnya.

Dari 10 pemain senior yang dipantau, Indra Sjafri tidak memungkiri jika ada pemain dari Bali United. Namun, dia enggan untuk membeberkan siapa pemain tersebut.

“Bali United ada, Tira Persikabo, Barito Putra, dan Persebaya Surabaya juga ada. Nanti akan dilihat lagi di posisi mana yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  HOT NEWS! Evan Dimas Bakal Isi Slot Lini Tengah Bali United?

“Apakah akan memanggil pemain yang berposisi bek tengah – penyerang, gelandang – bek tengah, atau gelandang – penyerang.

Tapi, kalau kebutuhan tim, yang paling lemah ada diposisi penyerang dan bek tengah. Kami harus hati-hari ambil pemain senior.

Saya harus melihat tingkat kebugarannya karena dalam satu grup, bisa bertanding empat sampai lima kali,” tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut. 



DENPASAR – Timnas U-23 mulai dipersiapkan untuk SEA Games 2019, Filipina. Sang arsitek Indra Sjafri juga sudah melakukan serangkain training camp (TC) di Jakarta dan Jogjakarta.

40 pemain bahkan sudah didaftarkan ke panitia SEA Games dan nantinya akan diciutkan menjadi hanya 20 pemain saja pada tanggal 20 September mendatang.

Untuk TC di Jogjakarta yang masih berlangsung hingga saat ini, mantan arsitek Bali United tersebut sudah memanggil 30 pemain.

Tiga pemain yang dipanggil berasal dari Bali United. Mereka adalah penjaga gawang M. Dicky, gelandang Arapenta Lingka Poerba, dan I Kadek Agung Widnyana Putra.

Ketiga pemain ini juga akan dipantau oleh Indra Sjafri saat Trofeo Hamengku Buwono (HB) X di Stadion Mandala Krida, Minggu mendatang (8/9) menghadapi tuan rumah PSIM Jogjakarta dan Bali United.

Baca Juga:  Lolos Semifinal, Siapkan Tim A Kontra Yangon, Tim B ke Piala Presiden

Yang menarik, Coach  Indra Sjafri juga akan memanggil 10 pemain senior untuk dipantau. Hal ini karena dari hanya 20 pemain yang didaftarkan ke Timnas U-23 untuk SEA Games 2019, ada dua pemain senior yang bisa didaftarkan.

“Untuk 30 pemain, ada nama Kadek Agung. Untuk senior, kami pantau 10 pemain dan yang boleh didaftarkan dalam 40 pemain itu, hanya lima pemain saja,” ujarnya.

Dari 10 pemain senior yang dipantau, Indra Sjafri tidak memungkiri jika ada pemain dari Bali United. Namun, dia enggan untuk membeberkan siapa pemain tersebut.

“Bali United ada, Tira Persikabo, Barito Putra, dan Persebaya Surabaya juga ada. Nanti akan dilihat lagi di posisi mana yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Anggaran Dipangkas, Badung Review DED Stadion Internasional Mengwi

“Apakah akan memanggil pemain yang berposisi bek tengah – penyerang, gelandang – bek tengah, atau gelandang – penyerang.

Tapi, kalau kebutuhan tim, yang paling lemah ada diposisi penyerang dan bek tengah. Kami harus hati-hari ambil pemain senior.

Saya harus melihat tingkat kebugarannya karena dalam satu grup, bisa bertanding empat sampai lima kali,” tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/