alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Liga 1 Terancam Ditunda atau Tanpa Penonton, Respons Teco Mengejutkan

LEGIAN – Penyebaran virus corona membawa dampak ke mana-mana. Termasuk dunia olahraga, terutaam sepakbola.

Betapa tidak, setelah Presiden Jokowi mengumumkan ada dua penderita corona di Indonesia, kepanikan terjadi di mana-mana. Termasuk di industri sepakbola tanah air.

Liga 1 2020 pun terancam ditunda atau menggelar pertandingan tanpa penonton hingga beberapa bulan ke depan.

Yang sudah ada didepan mata, laga klasik antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada pekan kedua Liga 1 2020, Sabtu mendatang (7/3) terancam tanpa penonton.

Efek domino bisa berlanjut ke laga-laga lainnya. Tidak menutup kemungkinan juga berdampak kepada Bali United.

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra yang diwawancarai terpisah usai sesi latihan di Lapangan Gelora Tri Sakti, Legian,

Baca Juga:  Incar Starter di Sea Games, Kadek Agung Fokus Ikuti Turnamen di China

mengaku menghormati dan mendukung apapun keputusan yang dilakukan pemerintah, PSSI, dan operator Liga 1.

Coach Teco sadar betul bagaimana dampak virus korona bisa mengancam nyawa seseorang dan membuat kepanikan.

“Saya sudah tahu masalah ini. Bukan hanya di Jakarta saja, tetapi negara-negara lain. DI ngeara saya Brazil, sudah ada dua orang positif corona. Saya pikir, situasi dunia saat ini sangat serius,” ungkap Coach Teco.

“Banyak yang sudah meninggal dan masih belum ada vaksinnya. Pertandingan tanpa penonton atau ditundanya pertandingan di liga, saya pikir menjadi keputusan yang terbaik,” pungkas pelatih berusia 46 tahun tersebut. 



LEGIAN – Penyebaran virus corona membawa dampak ke mana-mana. Termasuk dunia olahraga, terutaam sepakbola.

Betapa tidak, setelah Presiden Jokowi mengumumkan ada dua penderita corona di Indonesia, kepanikan terjadi di mana-mana. Termasuk di industri sepakbola tanah air.

Liga 1 2020 pun terancam ditunda atau menggelar pertandingan tanpa penonton hingga beberapa bulan ke depan.

Yang sudah ada didepan mata, laga klasik antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada pekan kedua Liga 1 2020, Sabtu mendatang (7/3) terancam tanpa penonton.

Efek domino bisa berlanjut ke laga-laga lainnya. Tidak menutup kemungkinan juga berdampak kepada Bali United.

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra yang diwawancarai terpisah usai sesi latihan di Lapangan Gelora Tri Sakti, Legian,

Baca Juga:  Abaikan Kontra Strategi Ala Ismed Cs, Teco: Itu Hanya Spekulasi Mereka

mengaku menghormati dan mendukung apapun keputusan yang dilakukan pemerintah, PSSI, dan operator Liga 1.

Coach Teco sadar betul bagaimana dampak virus korona bisa mengancam nyawa seseorang dan membuat kepanikan.

“Saya sudah tahu masalah ini. Bukan hanya di Jakarta saja, tetapi negara-negara lain. DI ngeara saya Brazil, sudah ada dua orang positif corona. Saya pikir, situasi dunia saat ini sangat serius,” ungkap Coach Teco.

“Banyak yang sudah meninggal dan masih belum ada vaksinnya. Pertandingan tanpa penonton atau ditundanya pertandingan di liga, saya pikir menjadi keputusan yang terbaik,” pungkas pelatih berusia 46 tahun tersebut. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/