alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 16, 2022

Bhayangkara Paling Jor-joran,Market Value Masih Kalah dari Bali United

GIANYAR – Tim – tim Liga 1 mulai gencar mempersiapkan skuad jelang kick of Liga 1 29 Februari mendatang.

Yang paling getol tentu saja tim-tim klasik di Liga Indonesia. Persija Jakarta, misalnya. Persija setidaknya mendatangkan tujuh pemain musim ini.

Rekrutan pertama yang diumumkan adalah mantan pemain Madura United Alfath Faathier, lalu ada M. Rafli Mursalim, Otavio Dutra, Evan Dimas Darmono, Marc Klok, hingga Osvaldo Ardilles Haay.

Selain itu masih ada marquee player yang belum diumumkan oleh Manajemen Persija. Dia adalah Marco Motta eks Juventus selama lima musim.

Persija Jakarta juga mendatangkan pelatih anyar asal Brazil, Sergio Farias. Jangan lupakan juga duo Jawa Timur Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Keduanya cukup gencar membeli pemain musim ini. Arema FC mendatangkan beberapa pemain seperti Jonathan Bauman termasuk pemain lokal seperti Taufik Hidayat, Ganjar Mukti, hingga Kushedia Hariyudho.

Baca Juga:  Pakai Nomor Punggung 30, Eks Borneo Target Juara Bersama Bali United

Mereka juga merekrut Mario Gomes sebagai arsitek anyar didampingi asistennya di Borneo FC Charis Yulianto.

Persebaya juga tidak mau tinggal diam. Bajul Ijo musim ini bahkan menargetkan gelar juara Liga 1. Patrich Wanggai, Mahmoud Eid, sampai mantan pemain klub rival Makan Konate, masuk tim Bajul Ijo musim ini.

Jangan lupakan Bhayangkara FC. Sederet pemain bintang yang bersinar dalam dua musim terakhir direkrut.

Mulai dari Ezechiel N’Douassel, pemain terbaik Liga 1 2019 Renan Silva, gelandang asal Pantai Gading Nady Bi Bola Guy-Herve, bek asal Korea Selatan Lee Won Jae, hingga Andik Vermansyah.

Masih ada lagi Lee Yu Jun yang masih dalam tahap naturalisasi. Bali sendiri terkesan adem ayem. Hanya pemain local yang didatangkan Bali United musim ini.

Baca Juga:  Cuma Teguran, CEO Bali United Pastikan Tak Jatuhkan Sanksi ke Irfan

Yakni Nadeo Argawinata dan Lerby Eliandry dari Borneo FC. M. Rahmat dari PSM Makassar dan Sidik Saimima dari PSS Sleman.

Meski terkesan slow, market value pemain Bali United paling mahal di Liga 1 2020. Berdasar catatan situs transfermarket.com, market value Bali United mencapai EUR 5,75 juta atau kurang lebih Rp 85,5 miliar.

Di susul Bhayangkara FC di peringkat kedua dengan nilai EUR 4,68 juta atau kurang lebih Rp 69,59 miliar. Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan EUR 4,6 juta atau kurang lebih Rp 68,40 miliar.

Berikutnya ada Persebaya Surabaya dengan market value Rp 4,10 juta atau kurang lebih Rp 60,96 miliar. 



GIANYAR – Tim – tim Liga 1 mulai gencar mempersiapkan skuad jelang kick of Liga 1 29 Februari mendatang.

Yang paling getol tentu saja tim-tim klasik di Liga Indonesia. Persija Jakarta, misalnya. Persija setidaknya mendatangkan tujuh pemain musim ini.

Rekrutan pertama yang diumumkan adalah mantan pemain Madura United Alfath Faathier, lalu ada M. Rafli Mursalim, Otavio Dutra, Evan Dimas Darmono, Marc Klok, hingga Osvaldo Ardilles Haay.

Selain itu masih ada marquee player yang belum diumumkan oleh Manajemen Persija. Dia adalah Marco Motta eks Juventus selama lima musim.

Persija Jakarta juga mendatangkan pelatih anyar asal Brazil, Sergio Farias. Jangan lupakan juga duo Jawa Timur Persebaya Surabaya dan Arema FC.

Keduanya cukup gencar membeli pemain musim ini. Arema FC mendatangkan beberapa pemain seperti Jonathan Bauman termasuk pemain lokal seperti Taufik Hidayat, Ganjar Mukti, hingga Kushedia Hariyudho.

Baca Juga:  Boyong 18 Pemain ke Papua, WCP Ambisi Rebut Kemenangan

Mereka juga merekrut Mario Gomes sebagai arsitek anyar didampingi asistennya di Borneo FC Charis Yulianto.

Persebaya juga tidak mau tinggal diam. Bajul Ijo musim ini bahkan menargetkan gelar juara Liga 1. Patrich Wanggai, Mahmoud Eid, sampai mantan pemain klub rival Makan Konate, masuk tim Bajul Ijo musim ini.

Jangan lupakan Bhayangkara FC. Sederet pemain bintang yang bersinar dalam dua musim terakhir direkrut.

Mulai dari Ezechiel N’Douassel, pemain terbaik Liga 1 2019 Renan Silva, gelandang asal Pantai Gading Nady Bi Bola Guy-Herve, bek asal Korea Selatan Lee Won Jae, hingga Andik Vermansyah.

Masih ada lagi Lee Yu Jun yang masih dalam tahap naturalisasi. Bali sendiri terkesan adem ayem. Hanya pemain local yang didatangkan Bali United musim ini.

Baca Juga:  Cuma Teguran, CEO Bali United Pastikan Tak Jatuhkan Sanksi ke Irfan

Yakni Nadeo Argawinata dan Lerby Eliandry dari Borneo FC. M. Rahmat dari PSM Makassar dan Sidik Saimima dari PSS Sleman.

Meski terkesan slow, market value pemain Bali United paling mahal di Liga 1 2020. Berdasar catatan situs transfermarket.com, market value Bali United mencapai EUR 5,75 juta atau kurang lebih Rp 85,5 miliar.

Di susul Bhayangkara FC di peringkat kedua dengan nilai EUR 4,68 juta atau kurang lebih Rp 69,59 miliar. Persija Jakarta di peringkat ketiga dengan EUR 4,6 juta atau kurang lebih Rp 68,40 miliar.

Berikutnya ada Persebaya Surabaya dengan market value Rp 4,10 juta atau kurang lebih Rp 60,96 miliar. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/