alexametrics
28.7 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Jadwal Pekan Keempat Liga 1 Berubah, Coach Teco Kecewa Berat

DENPASAR – Liga 1 2019 benar-benar aneh. Setelah kick off perdana tertunda karena masalah sponsor yang tak kunjung rampung saat itu,

dan juga belum lagi pemangkasan subsidi dari PT LIB dari yang sebelumnya berjumlah Rp 7,5 miliar menjadi Rp 5 miliar saja. Kali ini, jadwal Liga 1 2019 tidak jelas.

Sudah berjalan tiga pekan, PT LIB dan PSSI akhirnya menunda pekan keempat yang seharusnya digelar antara tanggal 14 – 16 Juni mendatang, menjadi tanggal 27-28 Agustus.

Kepastian jadwal pekan keempat nanti akan disampaikan oleh PT LIB pada tanggal 30 Juni mendatang. Padahal sebelumnya sudah ada revisi dari PT LIB sejak pekan keempat hingga pekan kesepuluh.

Perubahan jadwal tersebut karena babak semifinal Piala Indonesia 2018 termasuk babak delapan besar yang masih tertunda antara Persebaya Surabaya kontra Madura United.

Selain itu ada laga semifinal AFC Cup 2019 Zona Asia Tenggara antara PSM Makassar menghadapi Becamex Binh Duong pada tanggal 26 Juni mendatang.

Baca Juga:  PSS Sleman vs Bali United: Sangarnya Duel Tim Terluka!

Tiga pertandingan pekan ketujuh juga ditunda yang seharusnya diselenggarakan pada tanggal 3 – 7 Juli mendatang.

Salah satu laga pekan ketujuh yang tertunda adalah antara Bali United menghadapi Borneo FC yang berlangsung pada tanggal 24 Juli mendatang.

Penundaan jadwal pekan keempat tentu saja diprotes oleh beberapa klub. Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert bahkan mengatakan

bahwa apa yang dilakukan PT LIB bisa memperngaruhi ritme pertandingan dan permainan skuadnya bahkan bukan hanya berdampak pada Persib Bandung saja.

Selain itu, dia kecewa karena penundaan tersebut karena berbarengan dengan jadwal uji coba Timnas Indonesia menghadapi Timnas Vanuatu yang tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.

Apa yang diprotes oleh Robert Alberts juga tentu saja diprotes oleh Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra.

Coach Teco mengaku, penundaan tersebut bisa menghilangkan momentum Serdadu Tridatu yang sedang bagus-bagusnya karena sudah memetik tiga kemenangan perdana.

Baca Juga:  Serdadu Tridatu Melempem, Ini Penilaian Eks Arema; Kuncinya Kompak

Pelatih kelahiran Rio De Janeiro tersebut menganggap jarak waktu libur menjadi lebih lama karena Bali United baru akan

bertanding kembali pada tanggal 21 Juni mendatang saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

“Saya pikir kami terlalu lama menunggu sampai tanggal 21 Juni. Terus momentum kami sedang bagus-bagusnya.

Kalau bisa main lebih cepat, lebih bagus untuk kami,” terangnya saat dihubungi via pesan singkat WhatssApp.

Jika dia bisa memilih, Teco lebih memilih Serdadu Tridatu tetap memainkan pekan keempat menghadapi Kalteng Putra dan dia rela ada beberapa pemain absen karena masih memperkuat Timnas Indonesia. “Kalau bisa memilih, kami tetap mau main lawan Kalteng. Tapi kami harus terima keputusan dari PSSI,” ucap pelatih berusia 44 tahun tersebut.



DENPASAR – Liga 1 2019 benar-benar aneh. Setelah kick off perdana tertunda karena masalah sponsor yang tak kunjung rampung saat itu,

dan juga belum lagi pemangkasan subsidi dari PT LIB dari yang sebelumnya berjumlah Rp 7,5 miliar menjadi Rp 5 miliar saja. Kali ini, jadwal Liga 1 2019 tidak jelas.

Sudah berjalan tiga pekan, PT LIB dan PSSI akhirnya menunda pekan keempat yang seharusnya digelar antara tanggal 14 – 16 Juni mendatang, menjadi tanggal 27-28 Agustus.

Kepastian jadwal pekan keempat nanti akan disampaikan oleh PT LIB pada tanggal 30 Juni mendatang. Padahal sebelumnya sudah ada revisi dari PT LIB sejak pekan keempat hingga pekan kesepuluh.

Perubahan jadwal tersebut karena babak semifinal Piala Indonesia 2018 termasuk babak delapan besar yang masih tertunda antara Persebaya Surabaya kontra Madura United.

Selain itu ada laga semifinal AFC Cup 2019 Zona Asia Tenggara antara PSM Makassar menghadapi Becamex Binh Duong pada tanggal 26 Juni mendatang.

Baca Juga:  Bersyukur Dipinjamkan ke Zakho, Nouri Rindu Aksi Suporter di Dipta

Tiga pertandingan pekan ketujuh juga ditunda yang seharusnya diselenggarakan pada tanggal 3 – 7 Juli mendatang.

Salah satu laga pekan ketujuh yang tertunda adalah antara Bali United menghadapi Borneo FC yang berlangsung pada tanggal 24 Juli mendatang.

Penundaan jadwal pekan keempat tentu saja diprotes oleh beberapa klub. Pelatih Persib Bandung Robert Rene Albert bahkan mengatakan

bahwa apa yang dilakukan PT LIB bisa memperngaruhi ritme pertandingan dan permainan skuadnya bahkan bukan hanya berdampak pada Persib Bandung saja.

Selain itu, dia kecewa karena penundaan tersebut karena berbarengan dengan jadwal uji coba Timnas Indonesia menghadapi Timnas Vanuatu yang tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.

Apa yang diprotes oleh Robert Alberts juga tentu saja diprotes oleh Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra.

Coach Teco mengaku, penundaan tersebut bisa menghilangkan momentum Serdadu Tridatu yang sedang bagus-bagusnya karena sudah memetik tiga kemenangan perdana.

Baca Juga:  Bek Kiri Bali United Ini Waspadai Pemain ke 12 PSIS Semarang, Kenapa?

Pelatih kelahiran Rio De Janeiro tersebut menganggap jarak waktu libur menjadi lebih lama karena Bali United baru akan

bertanding kembali pada tanggal 21 Juni mendatang saat menghadapi PSIS Semarang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

“Saya pikir kami terlalu lama menunggu sampai tanggal 21 Juni. Terus momentum kami sedang bagus-bagusnya.

Kalau bisa main lebih cepat, lebih bagus untuk kami,” terangnya saat dihubungi via pesan singkat WhatssApp.

Jika dia bisa memilih, Teco lebih memilih Serdadu Tridatu tetap memainkan pekan keempat menghadapi Kalteng Putra dan dia rela ada beberapa pemain absen karena masih memperkuat Timnas Indonesia. “Kalau bisa memilih, kami tetap mau main lawan Kalteng. Tapi kami harus terima keputusan dari PSSI,” ucap pelatih berusia 44 tahun tersebut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/