alexametrics
27.6 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Waraha Bola, Maskot Baru Basudewa Siap Getarkan Stadion Moch Soebroto

DENPASAR – Sabtu malam kemarin (2/11), salah satu basis supporter Bali United Basudewa Curva Sud merayakan hari jadi mereka yang keempat di Banjar Tengah, Getasan, Petang.

Yang menarik dari perayaan ulang tahun tersebut adalah Basudewa secara resmi mengenalkan maskot anyar mereka untuk menemani Serdadu Tridatu berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Nama, maskot anyar Basudewa adalah Waraha Bola (Wabol). Itu artinya, Bali United memiliki tiga maskot sejauh ini.

Sebelum Wabol, Serdadu Tridatu sudah memiliki mascot bernama Jalbo dari North Side Boys 12 (NSB12) dan Celuluk Bola (Cebol) dari Semeton Dewata.

Menurut Ketua Basudewa Curva Sud I Ketut “Anjelo” Santika, ada makna tersendiri dari maskot yang diluncurkan oleh Basudewa.

Baca Juga:  Merangsek ke Peringkat Dua Liga 1, Begini Ungkapan Berkelas Widodo...

“Di ulang tahun yang keempat ini, semoga kami semakin kompak. Untuk maskotnya ini, kenapa kami pilih simbol Waraha karena ini merupakan perwujudan Dewa Wisnu

untuk menyelamatkan bumi. Dahulu kala, raksasa ingin menenggelamkan bumi dan diselamatkan oleh taring yang berubah wujud menjadi seekor babi hutan sehingga bumi kembali lagi ke porosnya,” beber Ketut Santika.

Dengan makna mendalam ini, dia juga ingin agar Basudewa dan suporter Bali pada umumnya untuk bisa menyelematkan sepakbola Indonesia dari mafia bola.

“Minimal dari Bali untuk Indonesia,” tegasnya. Kebetulan, Bali United baru melakoni laga kandang pada 28 November mendatang menghadapi Persib Bandung.

Empat laga sebelumnya akan dilakoni di laga tandang. Tanpa menunggu lama, Basudewa berencana untuk membawa

Baca Juga:  Doakan Husnul Khotimah, GDC: Daryono Orang Baik

serta Wabol saat laga tandang menghadapi PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada tanggal 15 November mendatang.

“Maunya kami bawa waktu away ke Sleman. Tetapi karena kami naik kereta, kami undur wacana tersebut.

Nanti waktu away ke PSIS kami bawa maskot ini karena kebetulan kami menyewa bus kesana. Kami buat maskot ini agar sama seperti simbol Tridatu,” tuturnya. 



DENPASAR – Sabtu malam kemarin (2/11), salah satu basis supporter Bali United Basudewa Curva Sud merayakan hari jadi mereka yang keempat di Banjar Tengah, Getasan, Petang.

Yang menarik dari perayaan ulang tahun tersebut adalah Basudewa secara resmi mengenalkan maskot anyar mereka untuk menemani Serdadu Tridatu berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Nama, maskot anyar Basudewa adalah Waraha Bola (Wabol). Itu artinya, Bali United memiliki tiga maskot sejauh ini.

Sebelum Wabol, Serdadu Tridatu sudah memiliki mascot bernama Jalbo dari North Side Boys 12 (NSB12) dan Celuluk Bola (Cebol) dari Semeton Dewata.

Menurut Ketua Basudewa Curva Sud I Ketut “Anjelo” Santika, ada makna tersendiri dari maskot yang diluncurkan oleh Basudewa.

Baca Juga:  Merangsek ke Peringkat Dua Liga 1, Begini Ungkapan Berkelas Widodo...

“Di ulang tahun yang keempat ini, semoga kami semakin kompak. Untuk maskotnya ini, kenapa kami pilih simbol Waraha karena ini merupakan perwujudan Dewa Wisnu

untuk menyelamatkan bumi. Dahulu kala, raksasa ingin menenggelamkan bumi dan diselamatkan oleh taring yang berubah wujud menjadi seekor babi hutan sehingga bumi kembali lagi ke porosnya,” beber Ketut Santika.

Dengan makna mendalam ini, dia juga ingin agar Basudewa dan suporter Bali pada umumnya untuk bisa menyelematkan sepakbola Indonesia dari mafia bola.

“Minimal dari Bali untuk Indonesia,” tegasnya. Kebetulan, Bali United baru melakoni laga kandang pada 28 November mendatang menghadapi Persib Bandung.

Empat laga sebelumnya akan dilakoni di laga tandang. Tanpa menunggu lama, Basudewa berencana untuk membawa

Baca Juga:  Lebih Nyaman Sebagai Wingback, Lebih Akrab Dengan Penjaga Gawang

serta Wabol saat laga tandang menghadapi PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada tanggal 15 November mendatang.

“Maunya kami bawa waktu away ke Sleman. Tetapi karena kami naik kereta, kami undur wacana tersebut.

Nanti waktu away ke PSIS kami bawa maskot ini karena kebetulan kami menyewa bus kesana. Kami buat maskot ini agar sama seperti simbol Tridatu,” tuturnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/