alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Cuaca Panas Bisa Berpengaruh, Ryuta Karube Waspadai Fadil Sausu

KUTA – Masih ingat dengan pemain asal Jepang, Ryutaro Karube? Mantan pemain Perseru Serui musim lalu tersebut, saat ini bermain untuk FLC Thanh Hoa.

Klub asal Vietnam yang musim lalu menduduki peringkat kedua V-League. Dia baru empat bulan berseragam Thanh Hoa usai hijrah dari Perseru musim ini karena tidak diperpanjang kontraknya.

Padahal berkat dia, Perseru berhasil lolos dari jurang degradasi. Selama berseragam Perseru, dia melesakkan enam gol.

Bukan itu saja, dia bisa menjadi mata-mata yang bagi Thanh Hoa yang notabene adalah klub yang dibelanya saat ini.

“Saya pikir Bali United adalah klub besar di Indonesia. Mereka adalah salah satu klub terbaik yang ada disini,” bebernya.

Baca Juga:  Soal Paulo Sergio, Bhayangkara FC Tunjukkan Respons Mengejutkan

Dia memuji pemain-pemain Serdadu Tridatu yang cukup bagus. Apalagi dia juga sudah melihat beberapa kali pertandingan skuad asuhan Widodo Cahyono Putro di Piala Presiden 2018.

“Bagi kami, sangat sulit mengalahkan mereka. Apalagi di kandang mereka sendiri (Stadion Kapten I Wayan Dipta,” ucapnya.

Ketika dia berbicara hal tersebut, mungkin saja dia sedikit memutar kembali ingatan ketika Perseru Serui berhasil dikalahkan Bali United skor 2-0 musim lalu.

Dan, salah satu pemain yang dia waspadai adalah sang kapten Fadil Sausu.  “Pemain kunci Bali United adalah Fadil.

Kalau kami bisa mematikan Fadil, kami kemungkinan bisa memenangkan pertandingan. Tetapi kami perlu waspada dengan para pemain mereka yang memiliki tipikal menyerang,” ucapnya.

Baca Juga:  Irfan Bachim Akui Kontra Arema FC Jadi Laga Sulit Bali United

Bukan itu saja, cuaca yang cukup panas akhir-akhir ini di Bali juga bisa berpengaruh di pertandingan besok.

Sebagai pemain asing, jelas hal ini menjadi masalah. “Cuaca sangat panas. Bagi pemain asing, jelas ini jadi masalah,” terangnya.

Terlepas dari pertandingan besok, Ryuta mengatakan bahwa Indonesia seperti rumahnya yang kedua setelah Jepang. Apalagi kenangannya cukup manis bersama Perseru.

“Semoga kami bisa memetik poin disini,” tutupnya.



KUTA – Masih ingat dengan pemain asal Jepang, Ryutaro Karube? Mantan pemain Perseru Serui musim lalu tersebut, saat ini bermain untuk FLC Thanh Hoa.

Klub asal Vietnam yang musim lalu menduduki peringkat kedua V-League. Dia baru empat bulan berseragam Thanh Hoa usai hijrah dari Perseru musim ini karena tidak diperpanjang kontraknya.

Padahal berkat dia, Perseru berhasil lolos dari jurang degradasi. Selama berseragam Perseru, dia melesakkan enam gol.

Bukan itu saja, dia bisa menjadi mata-mata yang bagi Thanh Hoa yang notabene adalah klub yang dibelanya saat ini.

“Saya pikir Bali United adalah klub besar di Indonesia. Mereka adalah salah satu klub terbaik yang ada disini,” bebernya.

Baca Juga:  Batal Ikut PGK 2018, Coach Widodo Bicara Kemungkinan Terkena Sanksi

Dia memuji pemain-pemain Serdadu Tridatu yang cukup bagus. Apalagi dia juga sudah melihat beberapa kali pertandingan skuad asuhan Widodo Cahyono Putro di Piala Presiden 2018.

“Bagi kami, sangat sulit mengalahkan mereka. Apalagi di kandang mereka sendiri (Stadion Kapten I Wayan Dipta,” ucapnya.

Ketika dia berbicara hal tersebut, mungkin saja dia sedikit memutar kembali ingatan ketika Perseru Serui berhasil dikalahkan Bali United skor 2-0 musim lalu.

Dan, salah satu pemain yang dia waspadai adalah sang kapten Fadil Sausu.  “Pemain kunci Bali United adalah Fadil.

Kalau kami bisa mematikan Fadil, kami kemungkinan bisa memenangkan pertandingan. Tetapi kami perlu waspada dengan para pemain mereka yang memiliki tipikal menyerang,” ucapnya.

Baca Juga:  Persiraja Mulai Lirik Putra Daerah, Peluang Hamdi Pulang Kampung

Bukan itu saja, cuaca yang cukup panas akhir-akhir ini di Bali juga bisa berpengaruh di pertandingan besok.

Sebagai pemain asing, jelas hal ini menjadi masalah. “Cuaca sangat panas. Bagi pemain asing, jelas ini jadi masalah,” terangnya.

Terlepas dari pertandingan besok, Ryuta mengatakan bahwa Indonesia seperti rumahnya yang kedua setelah Jepang. Apalagi kenangannya cukup manis bersama Perseru.

“Semoga kami bisa memetik poin disini,” tutupnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/