alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Hapus Sistem Degradasi, Coach Teco Ingatkan Kualitas Liga Indonesia

DENPASAR – Hasil rapat anggota Exco PSSI yang secara mayoritas menginginkan kompetisi Liga 1 tanpa degradasi memantik protes suporter.

Suporter menginginkan Liga 1 dikelola secara professional. Salah satunya menerapkan kebijakan promosi dan degradasi. Karena itulah inti dari pelaksanaan kompetisi.

Bali United sendiri bersama Persib Bandung dan Borneo FC secara tegas menolak wacana yang dilontarkan Exco PSSI. Penolakan itu dilontarkan langsung Pelatih Stefano Teco Cugurra.

Menurut Coach Teco, rencana kompetisi menghapus sistem degradasi akan berpengaruh pada kualitas sepak bola itu sendiri.

“Saya pikir tidak bagus. Dari Liga 2 juga tentu berusaha untuk bisa naik 3 tim ke Liga 1. Kita semua tahu sepak bola Indonesia sudah tidak ada kompetisi satu tahun.

Baca Juga:  Gaet Raka Surya, Posisi Kiper Skuad Serdadu Tridatu Menumpuk

Jika tanpa degradasi tentu berpengaruh pada kualitas sepak bola Indonesia,” ujar Coach Teco dilansir dari situs klub.

Selain itu, format Liga 1 yang dicanangkan antara sistem buble atau sistem full kompetisi masih menjadi pembahasan. Pelatih terbaik dua periode ini pun kembali berkomentar.

- Advertisement -

“Pasti kondisi pemain turun karena tidak ada kompetisi lama. Sebaiknya bisa dilaksanakan kompetisi yang lebih lama dan bila perlu ada turnamen lain lagi untuk bisa punya sepak bola yang hidup kembali,” pungkasnya.

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR – Hasil rapat anggota Exco PSSI yang secara mayoritas menginginkan kompetisi Liga 1 tanpa degradasi memantik protes suporter.

Suporter menginginkan Liga 1 dikelola secara professional. Salah satunya menerapkan kebijakan promosi dan degradasi. Karena itulah inti dari pelaksanaan kompetisi.

Bali United sendiri bersama Persib Bandung dan Borneo FC secara tegas menolak wacana yang dilontarkan Exco PSSI. Penolakan itu dilontarkan langsung Pelatih Stefano Teco Cugurra.


Menurut Coach Teco, rencana kompetisi menghapus sistem degradasi akan berpengaruh pada kualitas sepak bola itu sendiri.

“Saya pikir tidak bagus. Dari Liga 2 juga tentu berusaha untuk bisa naik 3 tim ke Liga 1. Kita semua tahu sepak bola Indonesia sudah tidak ada kompetisi satu tahun.

Baca Juga:  Cedera Parah, Coach Widodo: Kondisi Irfan Masih Dipantau

Jika tanpa degradasi tentu berpengaruh pada kualitas sepak bola Indonesia,” ujar Coach Teco dilansir dari situs klub.

Selain itu, format Liga 1 yang dicanangkan antara sistem buble atau sistem full kompetisi masih menjadi pembahasan. Pelatih terbaik dua periode ini pun kembali berkomentar.

“Pasti kondisi pemain turun karena tidak ada kompetisi lama. Sebaiknya bisa dilaksanakan kompetisi yang lebih lama dan bila perlu ada turnamen lain lagi untuk bisa punya sepak bola yang hidup kembali,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/