alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Pelajari Betul Gaya Main Semen Padang, Teco Waspadai Irsyad Maulana

DENPASAR – Meski hanya mengemas empat poin dan menjadi juru kunci klasemen sementara Liga 1 2019, tetapi Bali United tetap

perlu waspada dengan Semen Padang dipertandingan pekan ke-13 Liga 1 2019 malam hari ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Jangan sampai data statistik menjadi acuan baku bagi Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra. Sepakbola itu bukan matematika.

Tim dengan kekuatan super, bisa saja dikalahkan oleh tim yang sebelumnya tidak pernah diunggulkan sama sekali.

Tentu Semen Padang bisa memiliki semangat lebih untuk menghadapi Bali United yang saat ini bertengger di posisi runner up Liga 1 tersebut.

Coach Teco sudah tahu apa yang harus dilakukan. Semua seluk beluk Kabau Sirah – sudah dipelajari dengan detail oleh pelatih berpaspor Brazil tersebut.

Baca Juga:  Semangat Serdadu Tridatu Berlipat, Wajib Menang di Stadion Batakan

Dia juga sudah melihat bagaimana permainan Semen Padang saat dikalahkan Kalteng Putra pekan lalu.

“Harus bertahan dengan bagus. Marking pemain juga harus bagus dan jangan sampai mereka mencetak gol,” ucap Teco di Bali United Café kemarin.

Semen Padang yang tanpa empat pemain, tentu bukan sebuah keuntungan untuk Bali United.

Sebaliknya, masih ada beberapa pemain yang perlu diwaspadai. Sebut saja penyerang sayap dan kapten Semen Padang Irsyad Maulana.

Kebetulan, ayah satu anak tersebut sudah tahu jika Irsyad tidak dimainkan menghadapi Kalteng Putra dan dia sudah mempelajari dengan detail permainan calon lawannya selama ini.

“Dia (Irsyad Maulana) pemain bagus dan salah satu pemain yang harus diwaspadai. Terakhir (lawan Kalteng Putra) dia tidak main,” terang Teco.

Baca Juga:  Diprediksi Back to Back Champion, Nadeo Ajak Pemain Enggan Jemawa

“Saya sudah tonton pertandingan mereka. Yang main dan tidak saya sudah tahu. Kami tahu mereka ada diposisi yang kurang bagus di zona degredasi.

Kami punya posisi yang bagus di liga. Kami hanya ingin respect sama lawan. Kami pikir pertandingan tetap tidak mudah dan mencoba untuk memenangkan pertandingan,” tutur pelatih berusia 45 tahun tersebut.



DENPASAR – Meski hanya mengemas empat poin dan menjadi juru kunci klasemen sementara Liga 1 2019, tetapi Bali United tetap

perlu waspada dengan Semen Padang dipertandingan pekan ke-13 Liga 1 2019 malam hari ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Jangan sampai data statistik menjadi acuan baku bagi Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra. Sepakbola itu bukan matematika.

Tim dengan kekuatan super, bisa saja dikalahkan oleh tim yang sebelumnya tidak pernah diunggulkan sama sekali.

Tentu Semen Padang bisa memiliki semangat lebih untuk menghadapi Bali United yang saat ini bertengger di posisi runner up Liga 1 tersebut.

Coach Teco sudah tahu apa yang harus dilakukan. Semua seluk beluk Kabau Sirah – sudah dipelajari dengan detail oleh pelatih berpaspor Brazil tersebut.

Baca Juga:  Kabar Baik, Setelah 365+5 Hari, Kompetisi Akhirnya Bergulir Kembali

Dia juga sudah melihat bagaimana permainan Semen Padang saat dikalahkan Kalteng Putra pekan lalu.

“Harus bertahan dengan bagus. Marking pemain juga harus bagus dan jangan sampai mereka mencetak gol,” ucap Teco di Bali United Café kemarin.

Semen Padang yang tanpa empat pemain, tentu bukan sebuah keuntungan untuk Bali United.

Sebaliknya, masih ada beberapa pemain yang perlu diwaspadai. Sebut saja penyerang sayap dan kapten Semen Padang Irsyad Maulana.

Kebetulan, ayah satu anak tersebut sudah tahu jika Irsyad tidak dimainkan menghadapi Kalteng Putra dan dia sudah mempelajari dengan detail permainan calon lawannya selama ini.

“Dia (Irsyad Maulana) pemain bagus dan salah satu pemain yang harus diwaspadai. Terakhir (lawan Kalteng Putra) dia tidak main,” terang Teco.

Baca Juga:  Gandeng Adopt a Family Bali, Gavin Salurkan Bantuan ke Korban Covid-19

“Saya sudah tonton pertandingan mereka. Yang main dan tidak saya sudah tahu. Kami tahu mereka ada diposisi yang kurang bagus di zona degredasi.

Kami punya posisi yang bagus di liga. Kami hanya ingin respect sama lawan. Kami pikir pertandingan tetap tidak mudah dan mencoba untuk memenangkan pertandingan,” tutur pelatih berusia 45 tahun tersebut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/