alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Dejan Target Menang, Teco Siapkan Lord Pellu Redam Irfan Bachdim

DENPASAR –  “Menang, tapi maine elek mas,” terang salah seorang suporter PS Sleman saat ditemui Jawa Pos Radar Bali di D.I. Yogyakarta kala Bali United melakukan persiapan pertandingan fase grup D Piala Menpora 2021.

Kebanyakan, suporter tidak senang dengan gaya permainan Super Elja yang kurang apik meskipun mereka berhasil menjadi juara grup C.

Sang pelatih Dejan Antonic menjadi serangan kritikan tajam dari suporter mereka. Permainan mereka jadi perbincangan hangat di linimasa twitter.

Melihat situasi seperti ini disaat PSS Sleman dalam kondisi yang tertekan, seharusnya Bali United bisa menang mudah di perempatfinal Piala Menpora 2021 hari ini di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Apalagi masa recovery Serdadu Tridatu jauh lebih lama dibanding PSS Sleman. Terlebih permainan PSS Sleman yang kurang meyakinkan di fase grup.

Bahkan ada kabar jika Persebaya yang digadang-gadang menjadi juara grup dan akan bersua Serdadu Tridatu, “sengaja” menghindar dan akhirnya kalah di laga terakhir kontra Sleman.

Ada beberapa pemain absen dari kedua tim. PSS Sleman harus kehilangan Bagus Nirwanto dan Asyraq Gufron yang mengalami cedera dan akumulasi kartu kuning.

Di kubu Serdadu Tridatu, mereka tanpa Diego Assis yang sampai saat ini masih berjuang untuk pemulihan cedera yang masih belum diketahui dia mengalami cedera apa saat menghadapi Persib Bandung.

Arsitek PSS Sleman Dejan Antoni menilai pertandingan perempatfinal menghadapi Bali United menjadi pertandingan yang besar.

Baca Juga:  Dibekap Global Cebu, Widodo Kirim Sinyal Depak Pemain Tak Berkembang

“Semua berjalan normal. Untuk pertandingan besok (hari ini), kami sudah siap untuk menghadapi pertandingan yang besar sekali.

Ini babak delapan besar dan lawan (Bali United) adalah tim yang berkualitas dan sudah juara,” terang Coach Dejan saat sesi konferensi pers Minggu kemarin.

 “Di skuad kami, ada dua pemain yang absen. Bagus (Nirwanto) dan (Asyraq) Gufron). Tapi semua pemain lain pasti kasih 100 persen dan bermain maksimal untuk lolos ke semifinal,” ucapnya.

Baginya, ini kesempatan bagus untuk pemain lain untuk bermain. “Saya tahu mereka mau menang dan kami akan buktikan,” ucapnya.

Di sisi lain Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk menahan cakaran Super Elja. Dia tampaknya sadar jika kalah, kritikan akan menghujam deras.

Apalagi ada “gerbong” pelatih yang diboyong Teco ke Bali United musim ini. “Kami punya waktu yang cukup untuk persiapan.

Waktu sudah tahu (melawan) Sleman, lebih mudah buat kami untuk tahu taktik. Sekarang kami harus kerja keras lagi untuk menang agar bisa lolos,” ucapnya.

Melihat pemain yang diboyong ke Bandung, Teco tidak terlalu banyak melakukan rotasi. Andhika Wijaya tampaknya akan kembali bermain setelah diparkir menghadapi Persita Tangerang.

Di pertandingan kontra Persiraja Banda Aceh, dia juga absen karena mendapatkan kartu merah. Rizky Pellu masih menjadi opsi seiring absennya Diego Assis akibat cedera.

Baca Juga:  Away Perdana Dallen – Agung Kontra Mitra Kukar, Ini Misi Widodo...

Beberapa pemain PSS juga diwaspadai Coach Teco meskipun dia enggan membeberkan siapa pemain tersebut.

Kemungkinan besar sang mantan “pangeran” Bali United Irfan Bachdim dan Irfan Jaya yang menjadi dua pemain yang benar-benar diwaspadai.

Selain itu juru gedor Serdadu Tridatu harus mewaspadai barisan pertahan  terutama Ega RIzky yang bermain apik dibawah mistar gawang.

“Ada beberapa pemain yang bagus disana. Kami harus respect sama lawan dan kami harus lolos. Harus kerja keras dari menit pertama,” tutupnya. 

 

 

PSS Sleman (4-3-3) Hijau

PG: Ega Rizky (21)

Belakang dari kiri: Samsul Arifin (13), Fabiano Beltrame (15), Mario Maslac (51) Derry Rachman (69)

Tengah dari kiri: 23-Kim Jeffrey, 6-Wahyu Sukarta, 17-Irfan Bachdim (C)

Depan dari kiri: 41-Irfan Jaya, 10-Nico Velez, 32-Arsyad Yusgiantoro

Pelatih: Dejan Antonic

 

 

Bali United (4-2-1-3) Putih

PG: 59-Wawan Hendrawan

Belakang dari kiri: 24-Ricky Fajrin, 43-Willian Pacheco, 32-Leonard Tupamahu, 33-Andhika Wijaya

Tengah dari kiri: 14-Fadil Sausu (C), 16-Hariono

Tengah: 19-Rizky Pellu

Depan dari kiri: 87-Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, 77-M. Rahmat

Pelatih: Stefano Teco Cugurra

 

Kick Off: 21.30

Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung

Live: Indosiar

 

 


DENPASAR –  “Menang, tapi maine elek mas,” terang salah seorang suporter PS Sleman saat ditemui Jawa Pos Radar Bali di D.I. Yogyakarta kala Bali United melakukan persiapan pertandingan fase grup D Piala Menpora 2021.

Kebanyakan, suporter tidak senang dengan gaya permainan Super Elja yang kurang apik meskipun mereka berhasil menjadi juara grup C.

Sang pelatih Dejan Antonic menjadi serangan kritikan tajam dari suporter mereka. Permainan mereka jadi perbincangan hangat di linimasa twitter.

Melihat situasi seperti ini disaat PSS Sleman dalam kondisi yang tertekan, seharusnya Bali United bisa menang mudah di perempatfinal Piala Menpora 2021 hari ini di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Apalagi masa recovery Serdadu Tridatu jauh lebih lama dibanding PSS Sleman. Terlebih permainan PSS Sleman yang kurang meyakinkan di fase grup.

Bahkan ada kabar jika Persebaya yang digadang-gadang menjadi juara grup dan akan bersua Serdadu Tridatu, “sengaja” menghindar dan akhirnya kalah di laga terakhir kontra Sleman.

Ada beberapa pemain absen dari kedua tim. PSS Sleman harus kehilangan Bagus Nirwanto dan Asyraq Gufron yang mengalami cedera dan akumulasi kartu kuning.

Di kubu Serdadu Tridatu, mereka tanpa Diego Assis yang sampai saat ini masih berjuang untuk pemulihan cedera yang masih belum diketahui dia mengalami cedera apa saat menghadapi Persib Bandung.

Arsitek PSS Sleman Dejan Antoni menilai pertandingan perempatfinal menghadapi Bali United menjadi pertandingan yang besar.

Baca Juga:  Kontra Madura United di Laga Perdana di Liga 1, Ini Resep Lilipaly...

“Semua berjalan normal. Untuk pertandingan besok (hari ini), kami sudah siap untuk menghadapi pertandingan yang besar sekali.

Ini babak delapan besar dan lawan (Bali United) adalah tim yang berkualitas dan sudah juara,” terang Coach Dejan saat sesi konferensi pers Minggu kemarin.

 “Di skuad kami, ada dua pemain yang absen. Bagus (Nirwanto) dan (Asyraq) Gufron). Tapi semua pemain lain pasti kasih 100 persen dan bermain maksimal untuk lolos ke semifinal,” ucapnya.

Baginya, ini kesempatan bagus untuk pemain lain untuk bermain. “Saya tahu mereka mau menang dan kami akan buktikan,” ucapnya.

Di sisi lain Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sudah tahu apa yang harus dilakukan untuk menahan cakaran Super Elja. Dia tampaknya sadar jika kalah, kritikan akan menghujam deras.

Apalagi ada “gerbong” pelatih yang diboyong Teco ke Bali United musim ini. “Kami punya waktu yang cukup untuk persiapan.

Waktu sudah tahu (melawan) Sleman, lebih mudah buat kami untuk tahu taktik. Sekarang kami harus kerja keras lagi untuk menang agar bisa lolos,” ucapnya.

Melihat pemain yang diboyong ke Bandung, Teco tidak terlalu banyak melakukan rotasi. Andhika Wijaya tampaknya akan kembali bermain setelah diparkir menghadapi Persita Tangerang.

Di pertandingan kontra Persiraja Banda Aceh, dia juga absen karena mendapatkan kartu merah. Rizky Pellu masih menjadi opsi seiring absennya Diego Assis akibat cedera.

Baca Juga:  Brwa, Mahmoud Eid dan Omid, Pemain Berpaspor Swedia di Liga I

Beberapa pemain PSS juga diwaspadai Coach Teco meskipun dia enggan membeberkan siapa pemain tersebut.

Kemungkinan besar sang mantan “pangeran” Bali United Irfan Bachdim dan Irfan Jaya yang menjadi dua pemain yang benar-benar diwaspadai.

Selain itu juru gedor Serdadu Tridatu harus mewaspadai barisan pertahan  terutama Ega RIzky yang bermain apik dibawah mistar gawang.

“Ada beberapa pemain yang bagus disana. Kami harus respect sama lawan dan kami harus lolos. Harus kerja keras dari menit pertama,” tutupnya. 

 

 

PSS Sleman (4-3-3) Hijau

PG: Ega Rizky (21)

Belakang dari kiri: Samsul Arifin (13), Fabiano Beltrame (15), Mario Maslac (51) Derry Rachman (69)

Tengah dari kiri: 23-Kim Jeffrey, 6-Wahyu Sukarta, 17-Irfan Bachdim (C)

Depan dari kiri: 41-Irfan Jaya, 10-Nico Velez, 32-Arsyad Yusgiantoro

Pelatih: Dejan Antonic

 

 

Bali United (4-2-1-3) Putih

PG: 59-Wawan Hendrawan

Belakang dari kiri: 24-Ricky Fajrin, 43-Willian Pacheco, 32-Leonard Tupamahu, 33-Andhika Wijaya

Tengah dari kiri: 14-Fadil Sausu (C), 16-Hariono

Tengah: 19-Rizky Pellu

Depan dari kiri: 87-Stefano Lilipaly, Ilija Spasojevic, 77-M. Rahmat

Pelatih: Stefano Teco Cugurra

 

Kick Off: 21.30

Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung

Live: Indosiar

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/