alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Lebih Sreg One Two Pass, Coach Teco: Lebih Baik Cetak Gol Cepat

DENPASAR – Selama ditukangi Stefano Teco Cugurra, Bali United bermain sedikit lebih taktis. Fadil Sausu dkk lebih dominan menereapkan skema one two pass dalam enam pertandingan terakhir.

Coach Teco juga lebih banyak memberikan porsi latihan serupa. Dampaknya adalah, Bali United sedikit kebobolan dalam enam pertandingan terakhir.

Dari data statistik, gawang Wawan Hendrawan hanya kebobolan tiga gol saja. Bandingkan dengan klub penghuni lima besar lainnya yang lebih banyak kebobolan.

Selain itu Serdadu Tridatu juga memiliki persentase operan yang tinggi di antara keempat tim penghuni lima besar klasemen sementara Liga 1.

Serdadu Tridatu hanya kalah dari Persebaya Surabaya yang lebih memiliki jumlah operan terbanyak dengan persentase operan yang sama dengan Bali United.

Baca Juga:  Rotasi Pemain, SFC Fokus Menyerang

Menanggapi hal ini, Coach Teco mengatakan satu dua sentuhan berdampak pada antisipasi tekanan dari lawan.

“Waktu main cepat ketika lawan melakukan pressure yang tinggi, satu dua sentuhan sangat bagus. Waktu pertandingan juga saya bilang

ke pemain kalau dia punya skill yang bagus, mereka bisa melakukan improviasi didalam lapangan,” ujarnya kemarin.

Satu dua sentuhan ini membuat lini tengah Serdadu Tridatu yang diisi regular oleh Fadil Sausu – Brwa Nouri – Paulo Sergio bisa menguasai jalannya pertandingan.

Yang menarik, Teco mengegaskan jika dribbling hanya boleh dilakukan jika pemain tersebut berada di tengah lapangan karena resiko kehilangan bola cukup riskan.

“Jika kehilangan bola, masih ada pemain yang menjaga pemain lawan dibelakang garis tengah lapangan,” ujar pelatih berpaspor Brazil tersebut.

Baca Juga:  Cabut dari Persija, Eks Bek Timnas Kian Dekat Merapat ke Bali United

Selain itu, mantan Pelatih Fisik Persebaya Surabaya tersebut lebih senang jika mencetak gol lebih cepat daripada memiliki penguasaan bola yang baik.

“Mungkin banyak pelatih yang berbeda pendapat dengan lebih memilih ball possession. Tim lain juga ingin melihat berapa persen penguasaan bola

dalam setiap pertandingan. Tetapi saya pikir kami lebih baik mencetak gol secepat mungkin. Hal itu lebih bagus.,” ungkapnya.

Bali United justru menjadi tim dengan jumlah gol memasukkan yang paling sedikit bersama Madura United dibandingkan tiga tim lainnya.

Bali United hanya melesakkan 10 gol dengan tiga kali kebobolan dan hanya kalah dari Madura United yang hanya kebobolan dua gol. 



DENPASAR – Selama ditukangi Stefano Teco Cugurra, Bali United bermain sedikit lebih taktis. Fadil Sausu dkk lebih dominan menereapkan skema one two pass dalam enam pertandingan terakhir.

Coach Teco juga lebih banyak memberikan porsi latihan serupa. Dampaknya adalah, Bali United sedikit kebobolan dalam enam pertandingan terakhir.

Dari data statistik, gawang Wawan Hendrawan hanya kebobolan tiga gol saja. Bandingkan dengan klub penghuni lima besar lainnya yang lebih banyak kebobolan.

Selain itu Serdadu Tridatu juga memiliki persentase operan yang tinggi di antara keempat tim penghuni lima besar klasemen sementara Liga 1.

Serdadu Tridatu hanya kalah dari Persebaya Surabaya yang lebih memiliki jumlah operan terbanyak dengan persentase operan yang sama dengan Bali United.

Baca Juga:  Cabut dari Persija, Eks Bek Timnas Kian Dekat Merapat ke Bali United

Menanggapi hal ini, Coach Teco mengatakan satu dua sentuhan berdampak pada antisipasi tekanan dari lawan.

“Waktu main cepat ketika lawan melakukan pressure yang tinggi, satu dua sentuhan sangat bagus. Waktu pertandingan juga saya bilang

ke pemain kalau dia punya skill yang bagus, mereka bisa melakukan improviasi didalam lapangan,” ujarnya kemarin.

Satu dua sentuhan ini membuat lini tengah Serdadu Tridatu yang diisi regular oleh Fadil Sausu – Brwa Nouri – Paulo Sergio bisa menguasai jalannya pertandingan.

Yang menarik, Teco mengegaskan jika dribbling hanya boleh dilakukan jika pemain tersebut berada di tengah lapangan karena resiko kehilangan bola cukup riskan.

“Jika kehilangan bola, masih ada pemain yang menjaga pemain lawan dibelakang garis tengah lapangan,” ujar pelatih berpaspor Brazil tersebut.

Baca Juga:  Klop Duet dengan Pacheco, Disebut Chiellini Indonesia, Ini Kata Leo…

Selain itu, mantan Pelatih Fisik Persebaya Surabaya tersebut lebih senang jika mencetak gol lebih cepat daripada memiliki penguasaan bola yang baik.

“Mungkin banyak pelatih yang berbeda pendapat dengan lebih memilih ball possession. Tim lain juga ingin melihat berapa persen penguasaan bola

dalam setiap pertandingan. Tetapi saya pikir kami lebih baik mencetak gol secepat mungkin. Hal itu lebih bagus.,” ungkapnya.

Bali United justru menjadi tim dengan jumlah gol memasukkan yang paling sedikit bersama Madura United dibandingkan tiga tim lainnya.

Bali United hanya melesakkan 10 gol dengan tiga kali kebobolan dan hanya kalah dari Madura United yang hanya kebobolan dua gol. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/