alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Waktunya Bangkit, Fokus Perbaiki Lini Pertahanan

RadarBali.com – Bali United kembali melakukan latihan perdana pasca kekalahan kontra Persipura Jayapura di pekan ke-18 Liga 1.

Kali ini, skuad asuhan Widodo Cahyono Putro langsung berlatih di Stadion Kapten I Wayan Dipta Jumat sore kemarin (11/8).

Latihan digelar di Stadion Dipta lantaran waktu persiapan yang mepet melawan Madura United Minggu besok (13/8).

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro memfokuskan anak asuhnya untuk mengembalikan kondisi yang hilang pasca perjalanan jauh dari Jayapura.

”Saya harap mereka sudah fit kembali setelah kekalahan kemarin. Saya mau, anak-anak bangkit dari kekalahan,” ujar Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro saat ditemui usai latihan  kemarin.

Yang terpenting, dia ingin mengembalikan mental permainan timnya seperti semula pasca kekalahan kemarin.

“Secara psikologis harus dibenahi. Saya minta pemain melupakan kekalahan kemarin. Kalau terus diingat, tentu permainan tidak berkembang sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:  Kawal Irsyad, Kipuw Mendadak Curhat Masa Lalu, Kok...

Dalam latihan kemarin, Irfan Haarys Bachdim tidak terlihat. Kenapa? “Irfan ada sedikit sakit tenggorokan,” katanya.

Terlepas absennya Irfan Bachdim, ada sedikit catatan kecil yang dimiliki pelatih berusia 46 tahun itu. Ada organisasi pertahanan yang sedikit kacau.

Ini yang harus segera diperbaiki satu hari menjelang kick off melawan Laskar Sappe Kerab – julukan Madura United.

“Setelah kebobolan di menit awal kemarin, koordinasi agak berantakan. Mungkin itu naluri drontal untuk menyerang setelah kebobolan padahal waktu masih panjang. Transisi dari menyerang ke bertahan juga harus diperbaiki dan lebih terorganisir,” beber mantan arsitek Persela Lamongan itu.

Bagaimana dengan Madura United? Menurut Coach Widodo, Madura United adalah tim yang memiliki kualitas permainan yang merata di setiap lini.

Baca Juga:  Pemain Inti Banyak Absen, Widodo Mainkan Pemain Muda Kontra PS Tira

Apalagi ada amunisi baru di Madura yakni penyerang Thiago Furtuoso. “Kemarin saat dia (Thiago, Red) di Bhayangkara, dia mampu cetak dua gol dan saya ingin pertahanan ditingkatkan. Tadi semua pemain bertahan berlatih terpisah dengan Coach Eko (Purdjianto, Red),” terangnya.

Lini pertahanan Serdadu Tridatu memang harus waspada karena ada satu pemain yang absen yakni Agus Nova Wiantara yang terkena akumulasi kartu kuning.

Sementara itu, Asisten Pelatih Bali United EKo Purdjianto yang diwawancarai terpisah kemarin mengatakan, sudah menyiapkan pengganti Agus Nova Wiantara di jantung pertahanan Bali United.

Abdul Rahman Sulaiman yang akan diduetkan dengan Ahn Byung Keon. “Yang terpenting, pemain belakang harus disiplin dan fokus. Thiago memang penyerang yang berbahaya,” tegasnya. 



RadarBali.com – Bali United kembali melakukan latihan perdana pasca kekalahan kontra Persipura Jayapura di pekan ke-18 Liga 1.

Kali ini, skuad asuhan Widodo Cahyono Putro langsung berlatih di Stadion Kapten I Wayan Dipta Jumat sore kemarin (11/8).

Latihan digelar di Stadion Dipta lantaran waktu persiapan yang mepet melawan Madura United Minggu besok (13/8).

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro memfokuskan anak asuhnya untuk mengembalikan kondisi yang hilang pasca perjalanan jauh dari Jayapura.

”Saya harap mereka sudah fit kembali setelah kekalahan kemarin. Saya mau, anak-anak bangkit dari kekalahan,” ujar Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro saat ditemui usai latihan  kemarin.

Yang terpenting, dia ingin mengembalikan mental permainan timnya seperti semula pasca kekalahan kemarin.

“Secara psikologis harus dibenahi. Saya minta pemain melupakan kekalahan kemarin. Kalau terus diingat, tentu permainan tidak berkembang sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:  Keanehan-keanehan Dibalik Tumbangnya Bali United dari PSS Sleman

Dalam latihan kemarin, Irfan Haarys Bachdim tidak terlihat. Kenapa? “Irfan ada sedikit sakit tenggorokan,” katanya.

Terlepas absennya Irfan Bachdim, ada sedikit catatan kecil yang dimiliki pelatih berusia 46 tahun itu. Ada organisasi pertahanan yang sedikit kacau.

Ini yang harus segera diperbaiki satu hari menjelang kick off melawan Laskar Sappe Kerab – julukan Madura United.

“Setelah kebobolan di menit awal kemarin, koordinasi agak berantakan. Mungkin itu naluri drontal untuk menyerang setelah kebobolan padahal waktu masih panjang. Transisi dari menyerang ke bertahan juga harus diperbaiki dan lebih terorganisir,” beber mantan arsitek Persela Lamongan itu.

Bagaimana dengan Madura United? Menurut Coach Widodo, Madura United adalah tim yang memiliki kualitas permainan yang merata di setiap lini.

Baca Juga:  Jadi Ajang Reuni, Lilipaly Waspadai Pergerakan Maitimo

Apalagi ada amunisi baru di Madura yakni penyerang Thiago Furtuoso. “Kemarin saat dia (Thiago, Red) di Bhayangkara, dia mampu cetak dua gol dan saya ingin pertahanan ditingkatkan. Tadi semua pemain bertahan berlatih terpisah dengan Coach Eko (Purdjianto, Red),” terangnya.

Lini pertahanan Serdadu Tridatu memang harus waspada karena ada satu pemain yang absen yakni Agus Nova Wiantara yang terkena akumulasi kartu kuning.

Sementara itu, Asisten Pelatih Bali United EKo Purdjianto yang diwawancarai terpisah kemarin mengatakan, sudah menyiapkan pengganti Agus Nova Wiantara di jantung pertahanan Bali United.

Abdul Rahman Sulaiman yang akan diduetkan dengan Ahn Byung Keon. “Yang terpenting, pemain belakang harus disiplin dan fokus. Thiago memang penyerang yang berbahaya,” tegasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/