alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Gawang Wawan Dibobol UAE 5 – 0, Respons Teco Patut Diacungi Jempol

DENPASAR – Sejarah pribadi diciptakan Wawan Hendrawan Kamis kemarin (10/10). Setelah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia,

dia langsung dimainkan sebagai starter oleh Simon McMenemy sejak menit awal kontra UAE di Stadion Al-Maktoum, Dubai.

Berhasil mencatatkan caps perdananya, disaat yang bersamaan gawang Timnas Garuda yang dijaga Wawan selama 90 menit langsung dibobol lima gol tanpa balas.

Ali Mabkhout berhasil mencetak hat-trick pada menit ke-51, 63 (p), dan 72. Dua gol lainnya dilesakkan oleh Khalil Ibrahim pada menit ke-41 dan Tareq Ahmed pada menit ke-90+3.

Ada kemungkinan kebobolan lima gol membuat Wawan tertekan. Apalagi ini menjadi debutnya di Timnas Indonesia.

Lima gol yang bersarang dini hari kemarin juga jumlah gol kebobolan terbanyak penjaga gawang asal Brebes tersebut dalam satu tahun terakhir.

Terakhir kali gawang Wawan dibobol lima gol saat Bali United dikalahkan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan DIpta dengan skor 2-5 musim lalu.

Kekalahan kemarin langsung memunculkan pro kontra. Banyak yang mengkritik penampilan Wawan Hendrawan.

Tapi, suporter yang memberikan dukungan kepada mantan penjaga gawang Borneo tersebut jauh lebih banyak. Yang jelas, tidak ada yang perlu disesali dari dalam diri Wawan.

Kekalahan Timnas kemarin bukan karena kesalahan Wawan seorang, tetapi adalah kesalahan dan kekalahan seluruh tim. Wawan pun tidak bisa untuk menjadi kambing hitam.

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra juga memberikan komentar mengenai penampilan anak asuhnya di Timnas kemarin.

Dengan tenang Coach Teco berujar jika dia tidak menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia. “Saya kemarin tidak menonton pertandingan. Saya tidak komen,” kata Coach Teco.

Mungkin saja Teco tahu apa yang terjadi, namun, dia lebih ingin untuk bertemu langsung dengan Wawan terlebih dahulu. Setelah itu, mungkin pelatih berusia 45 tahun tersebut bisa berkomentar.

Pernyataan Teco kemarin juga sedikit melegakan. Baginya, kritikan adalah hal yang biasa. Apalagi dia tahu Wawan menjadi salah satu pemain yang paling senior di skuad asuhan Simon McMenemy.

Tapi bisa saja mental bertandingan pemain berusia 36 tahun tersebut sedikit terganggu. Untuk masalah ini, Teco masih ingin berkomunikasi dengan penjaga gawang yang sudah menorehkan sembilan cleansheet di Liga 1 2019 tersebut.

“Saya harus bertemu untuk berbicara. Saya pikir, Wawan pemain senior dan sudah pasti ada yang suka atau tidak suka. Ada yang kritik juga.

Dia juga ada di dalam Timnas dan banyak yang nonton. Intinya, saya harus bicara dulu dengan pemain,” tutupnya. 



DENPASAR – Sejarah pribadi diciptakan Wawan Hendrawan Kamis kemarin (10/10). Setelah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia,

dia langsung dimainkan sebagai starter oleh Simon McMenemy sejak menit awal kontra UAE di Stadion Al-Maktoum, Dubai.

Berhasil mencatatkan caps perdananya, disaat yang bersamaan gawang Timnas Garuda yang dijaga Wawan selama 90 menit langsung dibobol lima gol tanpa balas.

Ali Mabkhout berhasil mencetak hat-trick pada menit ke-51, 63 (p), dan 72. Dua gol lainnya dilesakkan oleh Khalil Ibrahim pada menit ke-41 dan Tareq Ahmed pada menit ke-90+3.

Ada kemungkinan kebobolan lima gol membuat Wawan tertekan. Apalagi ini menjadi debutnya di Timnas Indonesia.

Lima gol yang bersarang dini hari kemarin juga jumlah gol kebobolan terbanyak penjaga gawang asal Brebes tersebut dalam satu tahun terakhir.

Terakhir kali gawang Wawan dibobol lima gol saat Bali United dikalahkan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan DIpta dengan skor 2-5 musim lalu.

Kekalahan kemarin langsung memunculkan pro kontra. Banyak yang mengkritik penampilan Wawan Hendrawan.

Tapi, suporter yang memberikan dukungan kepada mantan penjaga gawang Borneo tersebut jauh lebih banyak. Yang jelas, tidak ada yang perlu disesali dari dalam diri Wawan.

Kekalahan Timnas kemarin bukan karena kesalahan Wawan seorang, tetapi adalah kesalahan dan kekalahan seluruh tim. Wawan pun tidak bisa untuk menjadi kambing hitam.

Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra juga memberikan komentar mengenai penampilan anak asuhnya di Timnas kemarin.

Dengan tenang Coach Teco berujar jika dia tidak menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia. “Saya kemarin tidak menonton pertandingan. Saya tidak komen,” kata Coach Teco.

Mungkin saja Teco tahu apa yang terjadi, namun, dia lebih ingin untuk bertemu langsung dengan Wawan terlebih dahulu. Setelah itu, mungkin pelatih berusia 45 tahun tersebut bisa berkomentar.

Pernyataan Teco kemarin juga sedikit melegakan. Baginya, kritikan adalah hal yang biasa. Apalagi dia tahu Wawan menjadi salah satu pemain yang paling senior di skuad asuhan Simon McMenemy.

Tapi bisa saja mental bertandingan pemain berusia 36 tahun tersebut sedikit terganggu. Untuk masalah ini, Teco masih ingin berkomunikasi dengan penjaga gawang yang sudah menorehkan sembilan cleansheet di Liga 1 2019 tersebut.

“Saya harus bertemu untuk berbicara. Saya pikir, Wawan pemain senior dan sudah pasti ada yang suka atau tidak suka. Ada yang kritik juga.

Dia juga ada di dalam Timnas dan banyak yang nonton. Intinya, saya harus bicara dulu dengan pemain,” tutupnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/