alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Lini Belakang Rapuh Kala Bungkam Persela, Ini Kritik Keras Coach Eko…

LEGIAN – Skuad Bali United langsung menggenjot latihan usai mengandaskan Persela Lamongan di Stadion Kapten Dipta, Selasa (11/9) lalu.

Latihan kali ini dipimpin Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto. Dalam latihan kemarin, Coach Eko menyorot lini belakang Serdadu Tridatu yang sedikit rapuh di babak pertama kala bersua Persela Lamongan.

Penilaian Coach Eko ada benarnya. dua gol penyama kedudukan dari Persela di babak pertama dipekan ke-21 Liga 1, Selasa kemarin (11/9) terjadi melalui skema yang hampir sama.

Wallace Costa dan Fahmi Al-Ayyubi yang berhasil menyarangkan gol untuk Persela Lamongan di pertandingan kemarin justru tanpa kawalan.

Inilah yang disesalkan oleh Eko. Maklum, Coach Eko selama menjadi pemain juga berposisi sebagai bek tengah dan dia tentu saja tahu betul apa yang harus dilakukan oleh lini belakang jika timnya dalam posisi diserang.

Baca Juga:  Than Quang Ninh Langgar Regulasi AFC, Coach Phan Boyong 3 Legiun Asing

Bagi mantan Asisten Pelatih Timnas U-19 ini, koordinasi lini belakang yang masih kurang. “Intinya koordinasi belakang yang kurang. Ada komunikasi (antar pemain), tetapi masih kurang.

Di situ tidak ada leader. Walaupun menang, kami tetap lakukan evaluasi dan apresiasi permainan anak-anak dilapangan sehingga mereka bisa mendapat poin,” ungkap Coach Eko.

 

 



LEGIAN – Skuad Bali United langsung menggenjot latihan usai mengandaskan Persela Lamongan di Stadion Kapten Dipta, Selasa (11/9) lalu.

Latihan kali ini dipimpin Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto. Dalam latihan kemarin, Coach Eko menyorot lini belakang Serdadu Tridatu yang sedikit rapuh di babak pertama kala bersua Persela Lamongan.

Penilaian Coach Eko ada benarnya. dua gol penyama kedudukan dari Persela di babak pertama dipekan ke-21 Liga 1, Selasa kemarin (11/9) terjadi melalui skema yang hampir sama.

Wallace Costa dan Fahmi Al-Ayyubi yang berhasil menyarangkan gol untuk Persela Lamongan di pertandingan kemarin justru tanpa kawalan.

Inilah yang disesalkan oleh Eko. Maklum, Coach Eko selama menjadi pemain juga berposisi sebagai bek tengah dan dia tentu saja tahu betul apa yang harus dilakukan oleh lini belakang jika timnya dalam posisi diserang.

Baca Juga:  Bek Kiri Bali United Ini Waspadai Pemain ke 12 PSIS Semarang, Kenapa?

Bagi mantan Asisten Pelatih Timnas U-19 ini, koordinasi lini belakang yang masih kurang. “Intinya koordinasi belakang yang kurang. Ada komunikasi (antar pemain), tetapi masih kurang.

Di situ tidak ada leader. Walaupun menang, kami tetap lakukan evaluasi dan apresiasi permainan anak-anak dilapangan sehingga mereka bisa mendapat poin,” ungkap Coach Eko.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/