alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Pertahanan Bali United Keropos, Ini Jawaban Sang Arjuna…

DENPASAR – Ketika banyak gol yang bersarang di gawang Bali United, yang menjadi sorotan adalah penjaga gawang dan lini belakang.

Pelatih kiper Arjuna Rinaldi juga tak luput dari sorotan. Saat ditanya tentang gawang Serdadu Tridatu mudah dibobol lawan, Arjuna memiliki jawaban tersendiri.

“Kalau melihat jumlah kemasukan gol, itu tidak bisa dijadikan ukuran kiper,” katanya. Lalu siapa yang pantas disorot?

Menurut Arjuna, tiga kiper Bali United memiliki kualitas tak jauh beda. Kiper tidak mungkin bermain baik ketika pemain belakang bermain buruk.

Baik dan buruknya penampilan kiper juga disebabkan penampilan pemain lain, terutama bek. Komunikasi antara pemain belakang dengan kiper harus terjalin dengan rapi.

Baca Juga:  Disebut Pecundang, Eks Pelatih Timnas Filipina Kecewa Suporter Bali

Tidak boleh ada salah pengertian antara bek dengan kiper. “Sepak bola ini olahraga tim 11 orang. Tidak mungkin kiper main bagus tanpa kerja sama dengan pemain lain,” ucap mantan pelatih kiper Borneo FC itu.

Ditanya apakah ada masalah di lini pertahanan dengan kiper, Arjuna tidak memberikan jawaban terang.

“Sekarang kami ada masalah, tapi tidak perlu saya paparkan di media. Sama saja saya membongkar aib diri sendiri,” jawabnya diplomatis.

Pun saat ditanya tentang kemungkinan merotasi kiper karena Wawan Hendrawan banyak kebobolan, Arjuna menyebut rotasi bisa saja dilakukan.

Tapi, dia tidak bisa mengungkapkan rotasi kiper di media. Dirinya perlu melihat mental, psikologis, taktik, strategi bermain, dan gaya hidup pemain.

Baca Juga:  Kangen Latihan Bareng, Andhika Wijaya Kenang Momen Juara Liga 1 2019

“Intinya baik buruknya kiper bergantung komunikasi dengan pemain belakang. Komunikasi harus baik,” tukasnya



DENPASAR – Ketika banyak gol yang bersarang di gawang Bali United, yang menjadi sorotan adalah penjaga gawang dan lini belakang.

Pelatih kiper Arjuna Rinaldi juga tak luput dari sorotan. Saat ditanya tentang gawang Serdadu Tridatu mudah dibobol lawan, Arjuna memiliki jawaban tersendiri.

“Kalau melihat jumlah kemasukan gol, itu tidak bisa dijadikan ukuran kiper,” katanya. Lalu siapa yang pantas disorot?

Menurut Arjuna, tiga kiper Bali United memiliki kualitas tak jauh beda. Kiper tidak mungkin bermain baik ketika pemain belakang bermain buruk.

Baik dan buruknya penampilan kiper juga disebabkan penampilan pemain lain, terutama bek. Komunikasi antara pemain belakang dengan kiper harus terjalin dengan rapi.

Baca Juga:  Jelang Kontra Persegres, Rotasi Pemain Tiap Lini

Tidak boleh ada salah pengertian antara bek dengan kiper. “Sepak bola ini olahraga tim 11 orang. Tidak mungkin kiper main bagus tanpa kerja sama dengan pemain lain,” ucap mantan pelatih kiper Borneo FC itu.

Ditanya apakah ada masalah di lini pertahanan dengan kiper, Arjuna tidak memberikan jawaban terang.

“Sekarang kami ada masalah, tapi tidak perlu saya paparkan di media. Sama saja saya membongkar aib diri sendiri,” jawabnya diplomatis.

Pun saat ditanya tentang kemungkinan merotasi kiper karena Wawan Hendrawan banyak kebobolan, Arjuna menyebut rotasi bisa saja dilakukan.

Tapi, dia tidak bisa mengungkapkan rotasi kiper di media. Dirinya perlu melihat mental, psikologis, taktik, strategi bermain, dan gaya hidup pemain.

Baca Juga:  Terharu Bertemu Yoko, Carmen: Dia Anak yang Tangguh dan Menginspirasi

“Intinya baik buruknya kiper bergantung komunikasi dengan pemain belakang. Komunikasi harus baik,” tukasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/