alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Bali United Pasang Kuartet Maut Redam Ciro Alves, Ini Pesan Spiderwan

BOGOR – Bali United sejauh ini adalah tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit dengan delapan gol dibandingkan tim lain yang berlaga di Liga 1.

Nah, malam hari ini, lini belakang Bali United akan mencoba meredam lini depan Tira Persikabo yang cukup produktif dengan 31 gol yang berhasil dilesakkan hanya dalam 13 pertandingan.

Kemungkinan besar, lini pertahanan Bali United malam ini akan diisi oleh duet Willian Pacheco – Leonard Tupamahu.

Keduanya bakal ditopang Ricky Fajrin dan Dias Angga Putra disisi sayap pertahanan. Jangan lupakan juga peran Wawan Hendrawan dibawah mistar gawang Serdadu Tridatu.

Bagi Wawan, kemenangan tentu bisa diraih asal semua pemain memiliki konsentrasi tinggi. Dia tidak mau terlalu memikirkan trio penyerang Persikabo yang begitu superior musim ini.

Baca Juga:  Kabar Baik, Cedera Pulih, Irfan Dikabarkan Kembali Minggu Depan

“Kalau saya, fokus ke tim sendiri dulu. Sebahaya apapun, kalau kami siap pasti bisa. Intinya bagaimana kami siap dulu dan konsentrasi sejak menit awal. Terus keep fighting spirit saja,” ucapnya.

Mengenai jumlah kebobolan yang sedikit, penjaga gawang kelahiran Brebes, Jawa Tengah tersebut tidak mau disebut jika dia memiliki peran yang sangat vital dalam tim.

Dia sadar tidak ada penjaga gawang yang bisa bermain baik jika tidak didukung dengan pemain lain didepannya.

Wawan juga kebetulan sudah mencetak enam kali cleansheet. “Sejauh ini bukan karena saya atau apa. Memang tugas penjaga gawang adalah menjaga agar tidak kebobolan.

Tapi semuanya juga berkat kekompakan tim. Itu saja. Sistemnya saling melengkapi. Bukan hanya pemain belakang, tetapi pemain depan yang membantu pertahanan jika mendapat serangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Empat Laga Beruntun Menanti, Planning Starting Eleven Sejak di Bali

“Harus diluruskan. Kadang ada anggapan jika tim bermain bagus, semua karena penjaga gawang atau ada beberapa penyelamatan sehingga tidak kebobolan.

Secara keseluruhan adalah peran tim dan bagaimana saya menutup ruang tembak,” tambah penjaga gawang jebolan Akademi Persib Bandung tersebut.

 

 



BOGOR – Bali United sejauh ini adalah tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit dengan delapan gol dibandingkan tim lain yang berlaga di Liga 1.

Nah, malam hari ini, lini belakang Bali United akan mencoba meredam lini depan Tira Persikabo yang cukup produktif dengan 31 gol yang berhasil dilesakkan hanya dalam 13 pertandingan.

Kemungkinan besar, lini pertahanan Bali United malam ini akan diisi oleh duet Willian Pacheco – Leonard Tupamahu.

Keduanya bakal ditopang Ricky Fajrin dan Dias Angga Putra disisi sayap pertahanan. Jangan lupakan juga peran Wawan Hendrawan dibawah mistar gawang Serdadu Tridatu.

Bagi Wawan, kemenangan tentu bisa diraih asal semua pemain memiliki konsentrasi tinggi. Dia tidak mau terlalu memikirkan trio penyerang Persikabo yang begitu superior musim ini.

Baca Juga:  Liga Dihentikan Tanpa Batas Waktu, Widodo: Kompetisi Harus Bergulir

“Kalau saya, fokus ke tim sendiri dulu. Sebahaya apapun, kalau kami siap pasti bisa. Intinya bagaimana kami siap dulu dan konsentrasi sejak menit awal. Terus keep fighting spirit saja,” ucapnya.

Mengenai jumlah kebobolan yang sedikit, penjaga gawang kelahiran Brebes, Jawa Tengah tersebut tidak mau disebut jika dia memiliki peran yang sangat vital dalam tim.

Dia sadar tidak ada penjaga gawang yang bisa bermain baik jika tidak didukung dengan pemain lain didepannya.

Wawan juga kebetulan sudah mencetak enam kali cleansheet. “Sejauh ini bukan karena saya atau apa. Memang tugas penjaga gawang adalah menjaga agar tidak kebobolan.

Tapi semuanya juga berkat kekompakan tim. Itu saja. Sistemnya saling melengkapi. Bukan hanya pemain belakang, tetapi pemain depan yang membantu pertahanan jika mendapat serangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Gaji Pemain Dipotong 75 Persen, Respons Brwa Nouri Sungguh Bijak

“Harus diluruskan. Kadang ada anggapan jika tim bermain bagus, semua karena penjaga gawang atau ada beberapa penyelamatan sehingga tidak kebobolan.

Secara keseluruhan adalah peran tim dan bagaimana saya menutup ruang tembak,” tambah penjaga gawang jebolan Akademi Persib Bandung tersebut.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/