alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

15 Menit Pertama dan Terakhir yang Menyakitkan Bagi Alfonsius Kevlan

RadarBali.com – “The first and the last in 2017. Thank you Bali United”. Itu adalah postingan terakhir penjaga gawang ketiga Bali United, Alfonsius Kelvan setelah tahu dia tidak diperpanjang lagi kontraknya oleh Bali United musim depan.

Rasa bangga, sedih, dan kecewa campur aduk dalam diri Alfon. Bangga bisa berseragam Bali United dan mendapat dukungan yang begitu besar dari suporter.

Sedih karena tidak diperpanjang masa baktinya bersama Serdadu Tridatu. Tapi, begitu kecewa karena hanya mendapat jatah bermain 15 menit saja selama membela Bali United.

Itupun saat pertandingan terakhir kontra Persegres Gresik United. Kepada Jawa Pos Radar Bali, dia menganggap ada yang tidak adil dalam keputusan yang dibuat Bali United.

Baca Juga:  Bali United Kian Solid, Bos Yabes Minta Pemain Berjuang Maksimal

“Saya tidak diperpanjang. Tuhan tidak akan tutup mata. Di atas langit masih ada langit,” ucapnya saat diwawancarai Selasa kemarin (14/11).

Alfon memang terlihat begitu sedih dengan apa yang terjadi saat ini. “Saya hanya main 15 menit. Habis itu saya tidak diperpanjang. Sakit sih, tapi ya sudahlah. Nggak nyangka ini 15 menit pertama dan terakhir saya,” bebernya.

Terlepas dari rasa sedih dan kecewa setelah Manajemen Bali United mendepak dia, di lubuk hati paling dalam Alfon ada rasa bangga

karena suporter Bali United sangat menghargai perjuangan dirinya  menembus tim utama Serdadu Tridatu di Liga 1 musim 2017.

Ratusan komentar sudah dilontarkan netizen untuk Alfon di akun instagram miliknya. Hampir semuanya bernada positif dan memberi semangat.

Baca Juga:  Latihan Perdana Minggu Depan, Coach Teco Genjot Teknik dan Taktik

“Tidak menyangka mereka (suporter, red) begitu perhatian dan menghargai saya. Asli saya sedih. Saya merasa dihargai banget sama suporter,” terangnya.

“Saya dari dulu ingin sekali main disini (Bali United, red) karena ibu asli Bali. Saya sayang banget sama ibu. Makanya saya hargai orang Bali sama seperti keluarga buat saya,” tambah penjaga gawang berdarah Tabanan – Kupang ini.  



RadarBali.com – “The first and the last in 2017. Thank you Bali United”. Itu adalah postingan terakhir penjaga gawang ketiga Bali United, Alfonsius Kelvan setelah tahu dia tidak diperpanjang lagi kontraknya oleh Bali United musim depan.

Rasa bangga, sedih, dan kecewa campur aduk dalam diri Alfon. Bangga bisa berseragam Bali United dan mendapat dukungan yang begitu besar dari suporter.

Sedih karena tidak diperpanjang masa baktinya bersama Serdadu Tridatu. Tapi, begitu kecewa karena hanya mendapat jatah bermain 15 menit saja selama membela Bali United.

Itupun saat pertandingan terakhir kontra Persegres Gresik United. Kepada Jawa Pos Radar Bali, dia menganggap ada yang tidak adil dalam keputusan yang dibuat Bali United.

Baca Juga:  Spaso Cetak Gol Tunggal, Bali United Lolos Fase Grup

“Saya tidak diperpanjang. Tuhan tidak akan tutup mata. Di atas langit masih ada langit,” ucapnya saat diwawancarai Selasa kemarin (14/11).

Alfon memang terlihat begitu sedih dengan apa yang terjadi saat ini. “Saya hanya main 15 menit. Habis itu saya tidak diperpanjang. Sakit sih, tapi ya sudahlah. Nggak nyangka ini 15 menit pertama dan terakhir saya,” bebernya.

Terlepas dari rasa sedih dan kecewa setelah Manajemen Bali United mendepak dia, di lubuk hati paling dalam Alfon ada rasa bangga

karena suporter Bali United sangat menghargai perjuangan dirinya  menembus tim utama Serdadu Tridatu di Liga 1 musim 2017.

Ratusan komentar sudah dilontarkan netizen untuk Alfon di akun instagram miliknya. Hampir semuanya bernada positif dan memberi semangat.

Baca Juga:  Tutup Musim Liga I, Bali United Sukses Bungkam Persegres 3 - 0

“Tidak menyangka mereka (suporter, red) begitu perhatian dan menghargai saya. Asli saya sedih. Saya merasa dihargai banget sama suporter,” terangnya.

“Saya dari dulu ingin sekali main disini (Bali United, red) karena ibu asli Bali. Saya sayang banget sama ibu. Makanya saya hargai orang Bali sama seperti keluarga buat saya,” tambah penjaga gawang berdarah Tabanan – Kupang ini.  


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/