alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Catat, Big Bos Bali United Ingin “Kado Super” di Ultah ke III

DENPASAR – Bali United memastikan diri melenggang ke babak final Piala Presiden 2018 dan akan menghadapi Persija Jakrta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu besok (17/2).

Final pertama Piala Presiden ini menjadi kado paling indah bagi Fadil Sausu dkk. Tidak hanya bagi pemain, tapi juga manajemen Serdadu Tridatu.

Yup, tepat Kamis kemarin (15/2), klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, ini genap berusia tiga tahun. Masih seumur jagung.

Tapi, final Piala Presiden menjadi pembuktian bagi skuad Serdadu Tridatu. Tinggal selangkah lagi, Bali United akan merasakan gelar juara pertama tanpa mengesampingkan gelar juara turnamen pra musim Bali Island Cup yang pernah diraih.

“Bisa lolos ke final itu sudah hadiah yang luar biasa. Mudah-mudahan kami dapat hadiah super besar lagi. Kami syukuri yang ada saat ini dulu dan mudah-mudahan kami bisa menggenggam gelar juara,” terang Owner Bali United Pieter Tanuri.

Baca Juga:  Pernah Main di Eropa, Gavin Kwan Adsit Masih Mimpi Main di Luar Negeri

Juara adalah target yang diusung Pieter secara pribadi. Dia ingin tropi Piala Presiden kembali lagi ke Bali.

Seperti diketahui, tropi Piala Presiden dibuat seniman asal Gianyar, Ida Bagus Lasem.

Sudah selayaknya tropi itu kembali ke Bali. Syaratnya, Bali United menjadi juara Piala Presiden. Pieter Tanuri sendiri menjamin perbaikan skuad mutlak dilakukan.

Meski melakoni lima kali pertandingan tanpa kekalahan, skuad Bali United masih membutuhkan perbaikan.

“Kalau skuad, setiap saat pasti melakukan perbaikan karena semakin baik Bali United, tentu tim lain juga akan mengikutinya. Terus perbaiki diri dan menjadi tim yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Hanya saja, perbaikan di sektor mana, Pieter Tanuri belum bersedia membocorkan. Dia masih perlu merundingkan dengan staf pelatih.

Baca Juga:  Gerry Neville Ramaikan Laga Bali United vs PSM Makassar

Yang pasti, di partai final besok melawan Macan Kemayoran, Bali United akan memboyong seluruh skuad ke Stadion Utama GBK tanpa terkecuali.

Kakak kandung  CEO Bali United Yabes Tanuri ini ingin semua pemain dan ofisial bisa merasakan atmosfer partai final Piala Presiden pertama bagi Serdadu Tridatu.

“Semua pemain dibawa. Ini menyangkut rasa kebersamaan saja. Jika Bali United juara, ayo sama-sama merayakan. Jika kalah, juga kami harus bersama-sama. Saya ingin semua merasakan euforianya,” tutur Pieter. 



DENPASAR – Bali United memastikan diri melenggang ke babak final Piala Presiden 2018 dan akan menghadapi Persija Jakrta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu besok (17/2).

Final pertama Piala Presiden ini menjadi kado paling indah bagi Fadil Sausu dkk. Tidak hanya bagi pemain, tapi juga manajemen Serdadu Tridatu.

Yup, tepat Kamis kemarin (15/2), klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, ini genap berusia tiga tahun. Masih seumur jagung.

Tapi, final Piala Presiden menjadi pembuktian bagi skuad Serdadu Tridatu. Tinggal selangkah lagi, Bali United akan merasakan gelar juara pertama tanpa mengesampingkan gelar juara turnamen pra musim Bali Island Cup yang pernah diraih.

“Bisa lolos ke final itu sudah hadiah yang luar biasa. Mudah-mudahan kami dapat hadiah super besar lagi. Kami syukuri yang ada saat ini dulu dan mudah-mudahan kami bisa menggenggam gelar juara,” terang Owner Bali United Pieter Tanuri.

Baca Juga:  Andritany Cedera, Layak Timnas, Wawan: Lupakan Statistik, Umur Saya 36

Juara adalah target yang diusung Pieter secara pribadi. Dia ingin tropi Piala Presiden kembali lagi ke Bali.

Seperti diketahui, tropi Piala Presiden dibuat seniman asal Gianyar, Ida Bagus Lasem.

Sudah selayaknya tropi itu kembali ke Bali. Syaratnya, Bali United menjadi juara Piala Presiden. Pieter Tanuri sendiri menjamin perbaikan skuad mutlak dilakukan.

Meski melakoni lima kali pertandingan tanpa kekalahan, skuad Bali United masih membutuhkan perbaikan.

“Kalau skuad, setiap saat pasti melakukan perbaikan karena semakin baik Bali United, tentu tim lain juga akan mengikutinya. Terus perbaiki diri dan menjadi tim yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Hanya saja, perbaikan di sektor mana, Pieter Tanuri belum bersedia membocorkan. Dia masih perlu merundingkan dengan staf pelatih.

Baca Juga:  Irfan Bachdim Tumben Melempem, Ada Apa Denganmu Bro?

Yang pasti, di partai final besok melawan Macan Kemayoran, Bali United akan memboyong seluruh skuad ke Stadion Utama GBK tanpa terkecuali.

Kakak kandung  CEO Bali United Yabes Tanuri ini ingin semua pemain dan ofisial bisa merasakan atmosfer partai final Piala Presiden pertama bagi Serdadu Tridatu.

“Semua pemain dibawa. Ini menyangkut rasa kebersamaan saja. Jika Bali United juara, ayo sama-sama merayakan. Jika kalah, juga kami harus bersama-sama. Saya ingin semua merasakan euforianya,” tutur Pieter. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/