alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Irfan Bachdim Absen, Bali United Tak Takut Tekanan The Jack Mania

JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sejatinya venue netral untuk partai final Piala Presiden 2018.

Tapi, yang menjadi masalah adalah SUGBK terletak di Jakarta. Markas Persija Jakarta, lawan Bali United di partai puncak Piala Presiden hari ini (17/2).

Tekanan puluhan ribu The Jak Mania dipastikan membuat jalannya pertandingan tidak seimbang.

Apalagi kemungkinan besar hanya 1.000 sampai 2.000 suporter Bali United menuju Jakarta untuk mendukung Serdadu Tridatu di partai final kali ini.

Pelatih Bali United di Piala Presiden Hans Peter Schaller sudah mengetahui hal tersebut. Dia mengatakan, setiap pertandingan jelas selalu ada tekanan yang berat meskipun berlaga di kandang sendiri.

Baca Juga:  35 Pemain Belum Aman, Bos Yabes: Ke Bali Bukan Berlibur tapi Bekerja

“Pasti selalu ada tekanan di pertandingan. Suporter bisa menjadi pembeda. Kami sudah merasakan di Palembang (kontra Sriwijaya FC).

Tapi, justru tekanan itu membuat kami lebih bagus lagi bermain. Kami lebih bersemangat meski ada tekanan dan sorak-sorak dari suporter lawan,” beber Coach Hans Peter Schaller.

Kekuatan terbaik akan diturunkan di pertandingan hari ini. Tapi, saat ditanya awak media mengenai strategi memainkan pemain lapis kedua di AFC Cup, dia sedikit membantah.

“Kami tidak ada maksud untuk meremehkan AFC Cup. Kami menurunkan pemain terbaik di dua kompetisi ini (AFC Cup dan Piala Presiden). Tapi, beginilah situasinya,” ucap Coach Hans.

Terkait status penyerang sayap Irfan Bachdim yang sebelumnya digadang-gadang bisa tampil, Coach Hans Peter Schaller membantahnya.

Baca Juga:  Liga 1 Mulai Dikenal di Eropa, Teco: Marquee Player Turut Berperan

Pelatih berpaspor Austria ini mengatakan, Irfan masih dibekap cedera dan dalam tahap pemulihan. “Dia (Irfan) masih belum bisa diturunkan.

Kami tidak akan memaksakan dia tampil. Itu justru akan membahayakan kondisi dia,” tutur Peter Schaller.

 



JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sejatinya venue netral untuk partai final Piala Presiden 2018.

Tapi, yang menjadi masalah adalah SUGBK terletak di Jakarta. Markas Persija Jakarta, lawan Bali United di partai puncak Piala Presiden hari ini (17/2).

Tekanan puluhan ribu The Jak Mania dipastikan membuat jalannya pertandingan tidak seimbang.

Apalagi kemungkinan besar hanya 1.000 sampai 2.000 suporter Bali United menuju Jakarta untuk mendukung Serdadu Tridatu di partai final kali ini.

Pelatih Bali United di Piala Presiden Hans Peter Schaller sudah mengetahui hal tersebut. Dia mengatakan, setiap pertandingan jelas selalu ada tekanan yang berat meskipun berlaga di kandang sendiri.

Baca Juga:  Kontra Persija Jakarta, Bali United Bakal Tampil Full Team

“Pasti selalu ada tekanan di pertandingan. Suporter bisa menjadi pembeda. Kami sudah merasakan di Palembang (kontra Sriwijaya FC).

Tapi, justru tekanan itu membuat kami lebih bagus lagi bermain. Kami lebih bersemangat meski ada tekanan dan sorak-sorak dari suporter lawan,” beber Coach Hans Peter Schaller.

Kekuatan terbaik akan diturunkan di pertandingan hari ini. Tapi, saat ditanya awak media mengenai strategi memainkan pemain lapis kedua di AFC Cup, dia sedikit membantah.

“Kami tidak ada maksud untuk meremehkan AFC Cup. Kami menurunkan pemain terbaik di dua kompetisi ini (AFC Cup dan Piala Presiden). Tapi, beginilah situasinya,” ucap Coach Hans.

Terkait status penyerang sayap Irfan Bachdim yang sebelumnya digadang-gadang bisa tampil, Coach Hans Peter Schaller membantahnya.

Baca Juga:  Sekelas Pemain Eropa, Brwa Nouri Puji Kadek Agung dan Evan Dimas

Pelatih berpaspor Austria ini mengatakan, Irfan masih dibekap cedera dan dalam tahap pemulihan. “Dia (Irfan) masih belum bisa diturunkan.

Kami tidak akan memaksakan dia tampil. Itu justru akan membahayakan kondisi dia,” tutur Peter Schaller.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/