alexametrics
25.4 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Laga Kontra Persib Sarat Emosi, Taufiq Belum Mau Pikirkan Juara

RadarBali.com – Saat melawan Persija Jakarta di pekan ke-24 lalu, gelandang Bali United Muhammad Taufiq menganggap Persija adalah tim yang cukup bagus dan dihuni pemain yang sarat pengalaman.

Apalagi dia tahu, Persija sedang dalam performa yang sedang bagus-bagusnya. Maka dari itu, kemenangan kontra Persija sangat penting.

Kalah atau imbang, poin dengan Bhayangakar jelas semakin menjauh setelah Bhayangkara FC menang dengan skor 1-2 melawan Semen Padang.

Nah, mengenai peluang mengunci gelar juara di akhir musim, mantan gelandang Persebaya Surabaya itu enggan untuk berbicara peluang menjadi juara.

“Saya tidak akan berpikir untuk menjadi juara dulu. Saya berpikirnya bagaimana bisa meraih poin penuh di setiap pertandingan. Kedepannya bagaimana, kita lihat nanti saja,” ucapnya.

Usai kontra Persija, Bali United akan bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat, markas Persib Bandung. Tentu pertandingan nanti menjadi pertandingan yang sarat gengsi serta emosi baginya.

Baca Juga:  CATAT! Semua Pemain Bali United Sudah Harus Ada di Bali 26 Juli

Selama tiga musim tepatnya dari musim 2014-2017, M. Taufiq berseragam biru khas Maung Bandung – julukan Persib Bandung.

Tentu ada momen indah yang dirasakan gelandang berusia 30 tahun itu. “Meskipun saya melawan mantan klub, tetapi saya tetap bertindak profesional. Saya harus dan bisa memberikan yang terbaik bagi Bali United,” ucapnya.

Melawan Persib tentu berbeda dengan saat melawan Persija yang notabene sudah beberapa dilakoninya dalam partai el classico saat masih berseragam Persib Bandung.

Menurutnya, Persib sekarang sudah berbeda dari Persib di awal-awal musim. Apalagi tampuk kepelatihan sudah berubah dari Djajang Nurdjaman ke Emral Abus.

“Sekarang saya dan semua orang tahu mereka (Persib, Red) sedang dalam tren yang sangat positif setelah mengganti pelatih. Mereka memiliki kepercayaan diri tambahan setelah tidak terkalahkan dalam beberapa pertandingan,” ucapnya.

Baca Juga:  Andhika Wijaya Absen Kontra Yangon, Ini Penjelasan Coach Widodo

Tentu gelandang kelahiran Tarakan, Kalimantan Utara itu melihat Persib tidak akan tinggal diam melawan Bali United.

“Mereka tidak akan mau kalah dan tidak tinggal diam,” jelasnya. Berada di Persib selama tiga musim pastinya membuat Taufiq sudah mengetahui siapa saja pemain yang mantan rekan setimnya yang patut diwaspadai.

Dia pun sudah memiliki gambaran apa yang harus dilakukan saat bertanding di Stadion Si Jalak Harupat nanti.

“Kami sudah punya gambaran siapa-siapa saja. Saya selalu melihat video pertandingan mereka untuk memantau langsung perkembangan pemain Persib,” ucapnya. 



RadarBali.com – Saat melawan Persija Jakarta di pekan ke-24 lalu, gelandang Bali United Muhammad Taufiq menganggap Persija adalah tim yang cukup bagus dan dihuni pemain yang sarat pengalaman.

Apalagi dia tahu, Persija sedang dalam performa yang sedang bagus-bagusnya. Maka dari itu, kemenangan kontra Persija sangat penting.

Kalah atau imbang, poin dengan Bhayangakar jelas semakin menjauh setelah Bhayangkara FC menang dengan skor 1-2 melawan Semen Padang.

Nah, mengenai peluang mengunci gelar juara di akhir musim, mantan gelandang Persebaya Surabaya itu enggan untuk berbicara peluang menjadi juara.

“Saya tidak akan berpikir untuk menjadi juara dulu. Saya berpikirnya bagaimana bisa meraih poin penuh di setiap pertandingan. Kedepannya bagaimana, kita lihat nanti saja,” ucapnya.

Usai kontra Persija, Bali United akan bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat, markas Persib Bandung. Tentu pertandingan nanti menjadi pertandingan yang sarat gengsi serta emosi baginya.

Baca Juga:  Berat Tinggalkan Istri Cantiknya, Begini Rencana Nano di Kalteng Putra

Selama tiga musim tepatnya dari musim 2014-2017, M. Taufiq berseragam biru khas Maung Bandung – julukan Persib Bandung.

Tentu ada momen indah yang dirasakan gelandang berusia 30 tahun itu. “Meskipun saya melawan mantan klub, tetapi saya tetap bertindak profesional. Saya harus dan bisa memberikan yang terbaik bagi Bali United,” ucapnya.

Melawan Persib tentu berbeda dengan saat melawan Persija yang notabene sudah beberapa dilakoninya dalam partai el classico saat masih berseragam Persib Bandung.

Menurutnya, Persib sekarang sudah berbeda dari Persib di awal-awal musim. Apalagi tampuk kepelatihan sudah berubah dari Djajang Nurdjaman ke Emral Abus.

“Sekarang saya dan semua orang tahu mereka (Persib, Red) sedang dalam tren yang sangat positif setelah mengganti pelatih. Mereka memiliki kepercayaan diri tambahan setelah tidak terkalahkan dalam beberapa pertandingan,” ucapnya.

Baca Juga:  Amunisi Anyar Perkuat Persela, Taufik Cari Celah Kelemahan Lawan

Tentu gelandang kelahiran Tarakan, Kalimantan Utara itu melihat Persib tidak akan tinggal diam melawan Bali United.

“Mereka tidak akan mau kalah dan tidak tinggal diam,” jelasnya. Berada di Persib selama tiga musim pastinya membuat Taufiq sudah mengetahui siapa saja pemain yang mantan rekan setimnya yang patut diwaspadai.

Dia pun sudah memiliki gambaran apa yang harus dilakukan saat bertanding di Stadion Si Jalak Harupat nanti.

“Kami sudah punya gambaran siapa-siapa saja. Saya selalu melihat video pertandingan mereka untuk memantau langsung perkembangan pemain Persib,” ucapnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/