alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Tak Segan Marahi Pemain Belakang, Ternyata Ini Maksud Wawan Hendrawan…

DENPASAR – Meski punya tren positif menghadapi Barito sejak ISC A 2016, tetapi Bali United jangan sampai terlena dan “cengeng” di Samarinda.

Barito Putra bukan tim sembarangan sekarang. Waspada, waspada, dan waspada. Satu kata kunci yang benar-benar harus tertanam dalam diri setiap pemain yang diboyong ke bumi Borneo.

Wawan Hendrawan, sang penjaga gawang gaek milik Bali United meminta hal tersebut. Buktinya, dalam beberapa pertandingan terakhir dia selalu berapi-api.

Bahkan, dia tidak segan-segan untuk memarahi para pemain khususnya pemain belakang yang tiba-tiba menjatuhkan diri dalam posisi Serdadu Tridatu sudah unggul.

Meskipun mereka terjatuh dan mengaku keram, Wawan juga sedikit harus bisa bertindak tegas kepada pemain tersebut jika belum peluit tanda laga diberhentikan sementara oleh sang pengadil.

Baca Juga:  Masuk Skuad Timnas Senior Proyeksi AFF Cup, Ricky Fajrin Dag Dig Dug

Pasalnya, saat seperti itu jelas sangat krusial bagi Wawan. Sebagai penjaga gawang, dia memiliki tanggung jawab yang besar dan bisa menjadi orang yang disalahkan jika gawangnya kebobolan.

“Kenapa seperti itu, karena menurut saya sih tanggung jawab seorang penjaga gawang itu besar sekali. Kesalahan sedikit, konsekuensinya gol.

Kalau pemain depan melakukan kesalahan di depan gawang lawan, masih ada pemain dibelakangnya yang bisa mencetak gol,” terang Wawan.

Selain itu resiko terbesar adalah jika tiba-tiba ada pemain lawan yang melakukan serangan balik cepat alias counter attack.

“Resikonya pasti bisa counter attack dan tidak offside. Makanya kadang saya meminta dengan tegas pemain yang tiba-tiba jatuh dan mengaku cedera untuk segera bangun. Lawan tentu juga kesal. Kami juga harus junjung fairplay,” ungkapnya.

Baca Juga:  Isi Waktu dengan Naik Gunung, Nadeo Apresiasi Leo Ikut Rapid Test

Bagaimana dengan menghadapi Barito Putera? Sekali lagi, penjaga gawang didikan Persib Bandung ini tidak mau menganggap remeh Barito dan juga tidak mau terlalu fokus melihat kekuatan dari skuad asuhan Jacksen F Thiago ini.

Baginya, konsentrasi dan kewaspadaan sangat penting dalam setiap pertandingan dan bukan hanya saat menghadapi Barito saja.

“Kami fokus kepada semuanya. Kami juga harus fokus pada persiapan kami sendiri untuk melawan Barito nanti,” tutupnya.

 



DENPASAR – Meski punya tren positif menghadapi Barito sejak ISC A 2016, tetapi Bali United jangan sampai terlena dan “cengeng” di Samarinda.

Barito Putra bukan tim sembarangan sekarang. Waspada, waspada, dan waspada. Satu kata kunci yang benar-benar harus tertanam dalam diri setiap pemain yang diboyong ke bumi Borneo.

Wawan Hendrawan, sang penjaga gawang gaek milik Bali United meminta hal tersebut. Buktinya, dalam beberapa pertandingan terakhir dia selalu berapi-api.

Bahkan, dia tidak segan-segan untuk memarahi para pemain khususnya pemain belakang yang tiba-tiba menjatuhkan diri dalam posisi Serdadu Tridatu sudah unggul.

Meskipun mereka terjatuh dan mengaku keram, Wawan juga sedikit harus bisa bertindak tegas kepada pemain tersebut jika belum peluit tanda laga diberhentikan sementara oleh sang pengadil.

Baca Juga:  Banding Dikabulkan Komdis, Bos Yabes Beri Pesan Khusus ke Suporter

Pasalnya, saat seperti itu jelas sangat krusial bagi Wawan. Sebagai penjaga gawang, dia memiliki tanggung jawab yang besar dan bisa menjadi orang yang disalahkan jika gawangnya kebobolan.

“Kenapa seperti itu, karena menurut saya sih tanggung jawab seorang penjaga gawang itu besar sekali. Kesalahan sedikit, konsekuensinya gol.

Kalau pemain depan melakukan kesalahan di depan gawang lawan, masih ada pemain dibelakangnya yang bisa mencetak gol,” terang Wawan.

Selain itu resiko terbesar adalah jika tiba-tiba ada pemain lawan yang melakukan serangan balik cepat alias counter attack.

“Resikonya pasti bisa counter attack dan tidak offside. Makanya kadang saya meminta dengan tegas pemain yang tiba-tiba jatuh dan mengaku cedera untuk segera bangun. Lawan tentu juga kesal. Kami juga harus junjung fairplay,” ungkapnya.

Baca Juga:  Isi Waktu dengan Naik Gunung, Nadeo Apresiasi Leo Ikut Rapid Test

Bagaimana dengan menghadapi Barito Putera? Sekali lagi, penjaga gawang didikan Persib Bandung ini tidak mau menganggap remeh Barito dan juga tidak mau terlalu fokus melihat kekuatan dari skuad asuhan Jacksen F Thiago ini.

Baginya, konsentrasi dan kewaspadaan sangat penting dalam setiap pertandingan dan bukan hanya saat menghadapi Barito saja.

“Kami fokus kepada semuanya. Kami juga harus fokus pada persiapan kami sendiri untuk melawan Barito nanti,” tutupnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/