alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Tiru Strategi Jurgen Klopp Kunci Sukses Bali United Bungkam Persija…

DENPASAR – Tampaknya Pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra salah mengantisipasi permainan Serdadu Tridatu yang lebih mengandalkan pola total defense.

Pola bertahan yang dilakukan I Gede Sukadana dkk kemarin seperti pola permainan Liverpool dengan istilah gegenpressing.

Sangat jelas klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini melakukan pola pertahanan agresif yang terus menekan lawan dan menutup aliran bola seperti yang diterapkan Jurgen Klopp.

Itu sebabnya Osas Saha dan Marko Simic tidak terlalu banyak mendapat aliran bola dari Riko Simanjutak, Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanusa, Ramdani Lestaluhu, atau Sandi Sute.

Pola serangan dari lini tengah sudah dimatikan dan pemain barisan pemain belakang Bali United sudah siap menunggu para pemain Persija untuk melakukan pertahanan satu lawan satu.

Baca Juga:  Sempat Ditahan Imbang, Bali United Kerja Keras Gebuk Klub Asal Leluhur

Dengan pressing agresif yang dilakukan Dallen Doke dkk, Macan Kemayoran – julukan Persija Jakarta terpancing emosinya.

Persija terlihat frustrasi dengan serangan yang tidak kunjung membuah kan hasil sama sekali. Empat kartu kuning didapat skuad Persija dipertandingan kemarin berbanding dua kartu kuning untuk Bali United.

Usai pertandingan, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro usai pertandingan kemarin mengatakan pertandingan kemarin adalah pertandingan yang sangat menguras tenaga skuadnya.

Menurut Widodo, kunci kemenangan Serdadu Tridatu adalah pertahanan yang solid. “Kemenangan ini patut disyukuri karena yang dilawan adalah Persija Jakarta dan mereka tim yang sulit dikalahkan.

Kami sebenarnya mengikuti alur permainan Persija. Mereka itu kuat di sayap dan tentu aka nada pemain yang muncul dari tengah. Jadi alur bola itu yang harus diputus dan sudah dipraktekkan dalam latihan,” terangnya.

Baca Juga:  Pemain Lokal Tergerus, Coach Teco Mendadak Bicara Sepakbola Bali

Disisi lain, Pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra sedikit kecewa dengan hasil yang diraih skuadnya menghadapi Bali United.

Sebab dalam empat pertandingan terakhir, Persija juga gagal memenangkan pertandingan. “Kami punya banyak peluang. Tapi kami tidak bisa mencetak gol. Bali (United) bermain sangat baik dan bisa mencetak dua gol,” tutupnya. 



DENPASAR – Tampaknya Pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra salah mengantisipasi permainan Serdadu Tridatu yang lebih mengandalkan pola total defense.

Pola bertahan yang dilakukan I Gede Sukadana dkk kemarin seperti pola permainan Liverpool dengan istilah gegenpressing.

Sangat jelas klub yang bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini melakukan pola pertahanan agresif yang terus menekan lawan dan menutup aliran bola seperti yang diterapkan Jurgen Klopp.

Itu sebabnya Osas Saha dan Marko Simic tidak terlalu banyak mendapat aliran bola dari Riko Simanjutak, Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanusa, Ramdani Lestaluhu, atau Sandi Sute.

Pola serangan dari lini tengah sudah dimatikan dan pemain barisan pemain belakang Bali United sudah siap menunggu para pemain Persija untuk melakukan pertahanan satu lawan satu.

Baca Juga:  Sempat Ditahan Imbang, Bali United Kerja Keras Gebuk Klub Asal Leluhur

Dengan pressing agresif yang dilakukan Dallen Doke dkk, Macan Kemayoran – julukan Persija Jakarta terpancing emosinya.

Persija terlihat frustrasi dengan serangan yang tidak kunjung membuah kan hasil sama sekali. Empat kartu kuning didapat skuad Persija dipertandingan kemarin berbanding dua kartu kuning untuk Bali United.

Usai pertandingan, Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro usai pertandingan kemarin mengatakan pertandingan kemarin adalah pertandingan yang sangat menguras tenaga skuadnya.

Menurut Widodo, kunci kemenangan Serdadu Tridatu adalah pertahanan yang solid. “Kemenangan ini patut disyukuri karena yang dilawan adalah Persija Jakarta dan mereka tim yang sulit dikalahkan.

Kami sebenarnya mengikuti alur permainan Persija. Mereka itu kuat di sayap dan tentu aka nada pemain yang muncul dari tengah. Jadi alur bola itu yang harus diputus dan sudah dipraktekkan dalam latihan,” terangnya.

Baca Juga:  Fix, Abaikan Tunggakan Gaji, Skuad Global Cebu Siap Ladeni Fadil Dkk

Disisi lain, Pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra sedikit kecewa dengan hasil yang diraih skuadnya menghadapi Bali United.

Sebab dalam empat pertandingan terakhir, Persija juga gagal memenangkan pertandingan. “Kami punya banyak peluang. Tapi kami tidak bisa mencetak gol. Bali (United) bermain sangat baik dan bisa mencetak dua gol,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/