alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Tak Terlihat di Sesi Latihan, Anak Emas Shin Tae yong Hijrah ke Persis

DENPASAR – Satu per satu pemain, pelatih, dan ofisial tim Bali United mulai hengkang ke Persis Solo. Yang terbaru adalah Irfan Jauhari.

Penyerang sayap muda jebolan Timnas U-19 tersebut dalam sesi latihan di Melia Bali kemarin sudah tidak terlihat.

Namun sore harinya, dia berangkat menuju Solo via Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan membawa cukup banyak koper besar.

Hal ini terlihat dari unggahan beberapa pemain Bali United U-18 di instastory mereka. Secara logika, tidak mungkin Irfan hanya sekadar pulang kampung ke Ngawi, Jawa Timur dengan membawa koper sebanyak itu.

Apalagi ditengah sesi latihan yang masih berlangsung dan persiapan menuju AFC Cup 2021 dan Liga 1 2021.

Baca Juga:  Kalah Tipis, Coach Rudi Sebut PS TNI Kurang Beruntung

Berdasar kabar yang beredar, status kepindahannya ke Laskar Sambernyawa – julukan Persis Solo adalah sebagai pemain pinjaman karena masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Bali United.

Sabtu kemarin (17/4), awak media sempat menghubungi Irfan untuk menanyakan kemana dia pergi. “Solo bang,” terangnya singkat.

Ada kemungkinan, pemain kesayangan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tersebut baru bergabung dengan Persis saat sesi latihan hari ini.

Disana dia akan bereuni dengan Eko Purdjianto yang didapuk sebagai pelatih kepala, Roni Azani sebagai pelatih fisik Persis, dan Eddy Harto sebagai pelatih kiper.

Bukan itu saja, dia juga bereuni dengan mantan pemain Bali United Agus Nova Wiantara. Bukan hanya Irfan yang merapat ke Persis, namun juga ada Arapenta Lingka Poerba.

Baca Juga:  Rebut Perhatian Coach Indra, Dallen Siap Bersaing dengan Asnawi

Kebetulan Irfan dan Arapenta adalah dua pemain yang sulit mendapatkan tempat di skuad utama Bali United.

Hal ini karena Stefano Teco Cugurra masih mempercayai pemain senior berpengalaman di skuadnya musim ini.

Di posisi wide attacker, Irfan masih kalah bersaing dengan yabes Roni Malaifani, M. Rahmat, Stefano Lilipaly, hingga Fahmi Al-Ayyubi.

Belum lagi Melvin akan tiba di Bali setelah masa peminjamannya rampung di De Graafschap pada akhir Mei nanti. Sedangkan Arapenta kalah bersaing di lini tengah yang sudah ditumpuk oleh gelandang senior. 

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR – Satu per satu pemain, pelatih, dan ofisial tim Bali United mulai hengkang ke Persis Solo. Yang terbaru adalah Irfan Jauhari.

Penyerang sayap muda jebolan Timnas U-19 tersebut dalam sesi latihan di Melia Bali kemarin sudah tidak terlihat.

Namun sore harinya, dia berangkat menuju Solo via Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan membawa cukup banyak koper besar.


Hal ini terlihat dari unggahan beberapa pemain Bali United U-18 di instastory mereka. Secara logika, tidak mungkin Irfan hanya sekadar pulang kampung ke Ngawi, Jawa Timur dengan membawa koper sebanyak itu.

Apalagi ditengah sesi latihan yang masih berlangsung dan persiapan menuju AFC Cup 2021 dan Liga 1 2021.

Baca Juga:  Rebut Perhatian Coach Indra, Dallen Siap Bersaing dengan Asnawi

Berdasar kabar yang beredar, status kepindahannya ke Laskar Sambernyawa – julukan Persis Solo adalah sebagai pemain pinjaman karena masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Bali United.

Sabtu kemarin (17/4), awak media sempat menghubungi Irfan untuk menanyakan kemana dia pergi. “Solo bang,” terangnya singkat.

Ada kemungkinan, pemain kesayangan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tersebut baru bergabung dengan Persis saat sesi latihan hari ini.

Disana dia akan bereuni dengan Eko Purdjianto yang didapuk sebagai pelatih kepala, Roni Azani sebagai pelatih fisik Persis, dan Eddy Harto sebagai pelatih kiper.

Bukan itu saja, dia juga bereuni dengan mantan pemain Bali United Agus Nova Wiantara. Bukan hanya Irfan yang merapat ke Persis, namun juga ada Arapenta Lingka Poerba.

Baca Juga:  Happy Bisa Cetak Gol, tapi Sedih, Fadil: Cukup Hati Saya yang Tahu

Kebetulan Irfan dan Arapenta adalah dua pemain yang sulit mendapatkan tempat di skuad utama Bali United.

Hal ini karena Stefano Teco Cugurra masih mempercayai pemain senior berpengalaman di skuadnya musim ini.

Di posisi wide attacker, Irfan masih kalah bersaing dengan yabes Roni Malaifani, M. Rahmat, Stefano Lilipaly, hingga Fahmi Al-Ayyubi.

Belum lagi Melvin akan tiba di Bali setelah masa peminjamannya rampung di De Graafschap pada akhir Mei nanti. Sedangkan Arapenta kalah bersaing di lini tengah yang sudah ditumpuk oleh gelandang senior. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/