alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Novan Sasongko Siap Bersaing, N’Diaye Tersanjung Gabung Bali United

Dua eks penggawa Sriwijaya FC (SFC) yang merapat ke Bali United, Novan Setya Sasongko dan Mahamadou Bamba N’Diaye

resmi melakukan latihan bersama skuad Serdadu Tridatu di Lapangan Gelora Trisakti, Legian. Seperti apa?

 

 

ALIT BINAWAN, Legian

MESKI Novan Sasongko dan Mahamadou Bamba N’Diaye tidak berlatih bersama skuad senior yang masih berada di Jogjakarta untuk menghadapi Persija Jakarta

di Stadion Sultan Agung Bantul malam kemarin, tetapi keduanya cukup antusias berlatih bersama skuad muda Bali United di Lapangan Trisakti, Legian.

Latihan kemarin dipimpin langsung Pelatih Bali United U-19 I Wayan Arsana dan Direktur Pengembangan Usia Muda Bali United Hans Peter Schaller.

Mereka berdua berlatih dengan Bali United U-19 dan beberapa pemain senior yang tidak diboyong ke Bantul seperti Irfan Bachdim, Martinus Novianto, hingga I Made Andhika Wijaya.

Ada juga Milos Krkotic yang masih ikut berlatih. N’Diaye saat latihan kemarin belum banyak melakukan interaksi.

Mungkin dia masih melakukan adaptasi dengan suasana Bali United. Ketika ditanya usai latihan, dia juga banyak diam karena dia tidak terlalu fasih berbahasa Inggris. “Bali bagus ya,” terang N’Diaye singkat.

Baca Juga:  Spaso Kembali Ikut Latihan, Irfan Bachdim Belum Terlihat

Di sisi lain, Novan Sasongko yang diwawancarai terpisah kemarin mengaku senang bisa bergabung dengan Serdadu Tridatu.

“Tahu sendiri Bali (United) ini tim bagus dengan pelatih yang bagus juga,” kata Novan. Posisinya sebagai bek sayap tentu

membutuhkan perjuangan besar untuk bisa bersaing dan bisa menjadi pilihan utama Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro.

Diposisinya sebagai bek sayap masih ada Ricky Fajrin, Dias Angga Putra, Felisianus Junius Rato Bate, I Made Andhika Wijaya, hingga pemain anyar yang direkrut dari Arema Syaiful Indra Cahya.

Meski begitu, pemilik nomor punggung dua di SFC dan Bali United sudah sangat siap bersaing. Dia juga ingin mengembalikan performa terbaiknya.

Pasalnya, semasa bersama SFC diputaran pertama Liga 1, dia hanya bermain sebanyak delapan kali dengan satu kali sebagai pemain pengganti.

“Disini saya ingin tampil sesuai performa terbaik saya. Saya harus bisa bermain baik. Persaingan itu biasa di sepakbola,” terang mantan pemain Persibo Bojonegoro dan Semen Padang ini.

Baca Juga:  Hans Peter Masuk Tim Kepelatihan, Bisa Muncul Potensi Gesekan

Targetnya bersama Serdadu Tridatu musim ini cukup tinggi. Dia ingin merengkuh gelar juara Liga 1. “Saya harus bermain baik dan bisa membawa Bali United berada di papan atas.

Semoga saya juga bisa bawa Bali United juara,” ucapnya. Untuk adaptasi bersama tim anyar, Novan Sasongko mengaku tidak ada masalah sama sekali.

Sebab beberapa pemain juga sudah dikenalnya termasuk Widodo. “Dengan Coach Widodo sudah kenal sejak 2011 waktu di Timnas.

Dia pelatih yang bagus dan ramah waktu di Timnas. Dia salah satu pelatih terbaik di Indonesia,” terangnya.

Pemain 28 tahun ini juga sangat siap dimainkan kontra Bhayangkara FC di pekan ke-17 Liga 1 Sabtu mendatang (21/7).

Meski dia siap bermain, tetapi semua keputusan ada di tangan Widodo. “Insya Allah saya bisa bermain. Tetapi semua tergantung pelatih apakah memainkan saya atau tidak,” pungkasnya. 



Dua eks penggawa Sriwijaya FC (SFC) yang merapat ke Bali United, Novan Setya Sasongko dan Mahamadou Bamba N’Diaye

resmi melakukan latihan bersama skuad Serdadu Tridatu di Lapangan Gelora Trisakti, Legian. Seperti apa?

 

 

ALIT BINAWAN, Legian

MESKI Novan Sasongko dan Mahamadou Bamba N’Diaye tidak berlatih bersama skuad senior yang masih berada di Jogjakarta untuk menghadapi Persija Jakarta

di Stadion Sultan Agung Bantul malam kemarin, tetapi keduanya cukup antusias berlatih bersama skuad muda Bali United di Lapangan Trisakti, Legian.

Latihan kemarin dipimpin langsung Pelatih Bali United U-19 I Wayan Arsana dan Direktur Pengembangan Usia Muda Bali United Hans Peter Schaller.

Mereka berdua berlatih dengan Bali United U-19 dan beberapa pemain senior yang tidak diboyong ke Bantul seperti Irfan Bachdim, Martinus Novianto, hingga I Made Andhika Wijaya.

Ada juga Milos Krkotic yang masih ikut berlatih. N’Diaye saat latihan kemarin belum banyak melakukan interaksi.

Mungkin dia masih melakukan adaptasi dengan suasana Bali United. Ketika ditanya usai latihan, dia juga banyak diam karena dia tidak terlalu fasih berbahasa Inggris. “Bali bagus ya,” terang N’Diaye singkat.

Baca Juga:  Bungkam Tira Persikabo, Teco Sebut Serangan Balik Kunci Kemenangan

Di sisi lain, Novan Sasongko yang diwawancarai terpisah kemarin mengaku senang bisa bergabung dengan Serdadu Tridatu.

“Tahu sendiri Bali (United) ini tim bagus dengan pelatih yang bagus juga,” kata Novan. Posisinya sebagai bek sayap tentu

membutuhkan perjuangan besar untuk bisa bersaing dan bisa menjadi pilihan utama Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro.

Diposisinya sebagai bek sayap masih ada Ricky Fajrin, Dias Angga Putra, Felisianus Junius Rato Bate, I Made Andhika Wijaya, hingga pemain anyar yang direkrut dari Arema Syaiful Indra Cahya.

Meski begitu, pemilik nomor punggung dua di SFC dan Bali United sudah sangat siap bersaing. Dia juga ingin mengembalikan performa terbaiknya.

Pasalnya, semasa bersama SFC diputaran pertama Liga 1, dia hanya bermain sebanyak delapan kali dengan satu kali sebagai pemain pengganti.

“Disini saya ingin tampil sesuai performa terbaik saya. Saya harus bisa bermain baik. Persaingan itu biasa di sepakbola,” terang mantan pemain Persibo Bojonegoro dan Semen Padang ini.

Baca Juga:  Kontra Persija Terbentur TC Timnas, Coach Teco Pusing Tujuh Keliling

Targetnya bersama Serdadu Tridatu musim ini cukup tinggi. Dia ingin merengkuh gelar juara Liga 1. “Saya harus bermain baik dan bisa membawa Bali United berada di papan atas.

Semoga saya juga bisa bawa Bali United juara,” ucapnya. Untuk adaptasi bersama tim anyar, Novan Sasongko mengaku tidak ada masalah sama sekali.

Sebab beberapa pemain juga sudah dikenalnya termasuk Widodo. “Dengan Coach Widodo sudah kenal sejak 2011 waktu di Timnas.

Dia pelatih yang bagus dan ramah waktu di Timnas. Dia salah satu pelatih terbaik di Indonesia,” terangnya.

Pemain 28 tahun ini juga sangat siap dimainkan kontra Bhayangkara FC di pekan ke-17 Liga 1 Sabtu mendatang (21/7).

Meski dia siap bermain, tetapi semua keputusan ada di tangan Widodo. “Insya Allah saya bisa bermain. Tetapi semua tergantung pelatih apakah memainkan saya atau tidak,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/