alexametrics
27.6 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

KABAR BAIK! Striker Ola Toivonen Absen, Peluang Bali United Terbuka

DENPASAR – DI skuad Melbourne Victory musim ini, ada sosok marquee player yang cukup berbahaya. Dia adalah juru gedor utama Ola Toivonen.

Toivonen sendiri adalah pemain Timnas Swedia. Kebetulan saat Piala Dunia 2018, Rusia, Toivonen berhasil menjebol gawang Jerman.

Saat menghadapi Bali United, dia diperkirakan tidak akan bermain. Penggantinya sebagai target man adalah Robbie Kruse.

Toivonen sendiri berdasar pemberitaan di situs resmi A-League mengalami cedera cedera otot hip flexor saat derby menghadapi Melbourne City.

Pertandingan kontra Melbourne City sendiri berlangsung pada tanggal 21 Desember tahun lalu. Melbourne Victory kala itu mampu menang dengan skor 1-2.

Dalam tiga laga terakhir, Toivonen absen. Ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Serdadu Tridatu ditengah fluktuasi permainan dari skuad asuhan Carlos Savachua tersebut.

Baca Juga:  Soal Coach Rudi, Comvalius: He Look Stupid, Not Me

“Saya sudah lihat mereka. Pemain Swedia (Ola Toivonen) cedera dan tidak main dalam beberapa pertandingan.

Tapi kalau melihat secara keseluruhan, dia bermain cukup bagus,” ucap Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra.

Meskipun tanpa Toivonen, dia meminta anak asuhnya untuk tetap berhati-hati. Sebab, apapun bisa terjadi di sepak bola.

“Mereka punya pemain yang memiliki kualitas yang bagus. Saat hilang bola, harus bisa marking,” tegas pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Dari sudut pandangnya, ada perubahan gaya permainan yang terjadi di skuad The Big V – julukan Melbourne Victory.

Perubahan gaya permainan tersebut terjadi karena adanya pergantian kursi kepelatihan setelah Marco Kurz didepak oleh Manajemen Melbourne Victory.

Baca Juga:  Tour De Java, PSIM, Persis, dan Barito Putera Jajal Serdadu Tridatu

Mempelajari gaya permainan Melbourne juga dibantu oleh sang Pelatih Kiper Andrew Keith Peterson yang kebetulan memiliki kewarganegaraan Australia, namun dia menetap di Perth.

“Saya sudah tahu dan menonton mereka. Saya tahu karakter permainan mereka dan saya lihat ada peribahan taktikal di tangan pelatih baru. Coach Andy juga sangat membantu kami karena dia kenal pemain disana,” tutupnya. 



DENPASAR – DI skuad Melbourne Victory musim ini, ada sosok marquee player yang cukup berbahaya. Dia adalah juru gedor utama Ola Toivonen.

Toivonen sendiri adalah pemain Timnas Swedia. Kebetulan saat Piala Dunia 2018, Rusia, Toivonen berhasil menjebol gawang Jerman.

Saat menghadapi Bali United, dia diperkirakan tidak akan bermain. Penggantinya sebagai target man adalah Robbie Kruse.

Toivonen sendiri berdasar pemberitaan di situs resmi A-League mengalami cedera cedera otot hip flexor saat derby menghadapi Melbourne City.

Pertandingan kontra Melbourne City sendiri berlangsung pada tanggal 21 Desember tahun lalu. Melbourne Victory kala itu mampu menang dengan skor 1-2.

Dalam tiga laga terakhir, Toivonen absen. Ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Serdadu Tridatu ditengah fluktuasi permainan dari skuad asuhan Carlos Savachua tersebut.

Baca Juga:  Kejar Target Juara Liga I, Irfan: Saya Ingin Masuk Timnas Piala AFF

“Saya sudah lihat mereka. Pemain Swedia (Ola Toivonen) cedera dan tidak main dalam beberapa pertandingan.

Tapi kalau melihat secara keseluruhan, dia bermain cukup bagus,” ucap Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra.

Meskipun tanpa Toivonen, dia meminta anak asuhnya untuk tetap berhati-hati. Sebab, apapun bisa terjadi di sepak bola.

“Mereka punya pemain yang memiliki kualitas yang bagus. Saat hilang bola, harus bisa marking,” tegas pelatih berusia 46 tahun tersebut.

Dari sudut pandangnya, ada perubahan gaya permainan yang terjadi di skuad The Big V – julukan Melbourne Victory.

Perubahan gaya permainan tersebut terjadi karena adanya pergantian kursi kepelatihan setelah Marco Kurz didepak oleh Manajemen Melbourne Victory.

Baca Juga:  Leg 1 di Stadion Kapten Dipta, Ardhi: Lawan Bali United Kami Fight!

Mempelajari gaya permainan Melbourne juga dibantu oleh sang Pelatih Kiper Andrew Keith Peterson yang kebetulan memiliki kewarganegaraan Australia, namun dia menetap di Perth.

“Saya sudah tahu dan menonton mereka. Saya tahu karakter permainan mereka dan saya lihat ada peribahan taktikal di tangan pelatih baru. Coach Andy juga sangat membantu kami karena dia kenal pemain disana,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/