alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Sanksi PSSI dan AFC Datang Bertubi-tubi, Tolong Jangan Bikin Onar Lagi

LEGIAN – Sanksi beruntun yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Bali United buntut pertandingan melawan Perseru menjadi pelajaran berharga.

Suporter yang datang ke stadion diminta tertib. Jangan lagi membuat onar serta melakukan ulah konyol yang bisa merugikan tim.

“Dukungan suporter sebagai pemain ke-12 sangat kami perlukan. Tapi, tolong jangan bikin onar lagi,” ujar asisten pelatih Eko Purjianto.

Menurut Eko, ketika ada sekelompok atau oknum suporter berulah maka semua akan terkenda dampaknya.

Suproter lain yang tidak ikut berulah ikut kecipratan jelek. Oknum berulah juga rugi karena dilarang masuk stadion.

Sementara klub harus mengeluarkan uang sia-sia untuk membayar denda.  Eko berharap ulah oknum di Tribun Selatan saat menjamu Perseu bisa dijadikan pelajaran buat suporter lain.

Baca Juga:  Dias Siap Lawan Mahesa Jenar, Wahyu Waspadai Spaso-Lilipaly

Eko juga yakin banyak suporter yang positif daripada yang negatif. “Yang baik lebih banyak daripada yang negatif,” tukasnya.

Disodori pertanyaan kritik suproter permainan Bali United bilang kurang militan tidak ngotot lagi seperti musim lalu, Eko berjanji tim pelatih akan terus membenahi.

“Kita benahi secepatnya, karena kalau lambat tim lain sudah berbenah,” terang Eko. Apakah ada  faktor X yang membuat pemain Bali United tidak ngotot?

“Intinya begini, kita belum terlambat (berbenah). Tapi, kita jangan terlalu terlena. Apa yang kurang harus segera dibenahi, bukan hanya teknis tapi non teknis,” jawabnya diplomatis.



LEGIAN – Sanksi beruntun yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Bali United buntut pertandingan melawan Perseru menjadi pelajaran berharga.

Suporter yang datang ke stadion diminta tertib. Jangan lagi membuat onar serta melakukan ulah konyol yang bisa merugikan tim.

“Dukungan suporter sebagai pemain ke-12 sangat kami perlukan. Tapi, tolong jangan bikin onar lagi,” ujar asisten pelatih Eko Purjianto.

Menurut Eko, ketika ada sekelompok atau oknum suporter berulah maka semua akan terkenda dampaknya.

Suproter lain yang tidak ikut berulah ikut kecipratan jelek. Oknum berulah juga rugi karena dilarang masuk stadion.

Sementara klub harus mengeluarkan uang sia-sia untuk membayar denda.  Eko berharap ulah oknum di Tribun Selatan saat menjamu Perseu bisa dijadikan pelajaran buat suporter lain.

Baca Juga:  CATAT PSSI! Ketut Budi: Kalau Liga Tidak Boleh, Pilkada Juga Sama!

Eko juga yakin banyak suporter yang positif daripada yang negatif. “Yang baik lebih banyak daripada yang negatif,” tukasnya.

Disodori pertanyaan kritik suproter permainan Bali United bilang kurang militan tidak ngotot lagi seperti musim lalu, Eko berjanji tim pelatih akan terus membenahi.

“Kita benahi secepatnya, karena kalau lambat tim lain sudah berbenah,” terang Eko. Apakah ada  faktor X yang membuat pemain Bali United tidak ngotot?

“Intinya begini, kita belum terlambat (berbenah). Tapi, kita jangan terlalu terlena. Apa yang kurang harus segera dibenahi, bukan hanya teknis tapi non teknis,” jawabnya diplomatis.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/