alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Belum Bisa Move On dari Borneo, Momentum Victory Pergi Begitu Saja

DENPASAR – Bali United sebenarnya diuntungkan dengan kondisi fisik pemain yang prima karena bisa mendapat jatah libur lebih lama dibanding tim-tim lainnya.

Hal tersebut bisa terjadi lantaran pekan ke-22 yang mempertemukan Serdadu Tridatu kontra PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Magelang ditunda karena faktor keamanan nasional yang kurang kondusif.

Namun, libur panjang menjadi kerugian besar bagi Serdadu Tridatu. Momentum kemenangan kontra Kalteng Putra dan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan musnah tinggal debu.

Itu terjadi setelah Bali United takluk dari Borneo FC dengan skor telak 6 – 0. Sebaliknya, Borneo FC bisa menjaga momentum dengan baik karena mereka tetap melakoni pekan ke-22 menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya.

Baca Juga:  PUPR Pastikan Permak Stadion Dipta, Ini Daftar Renovasi yang Dikebut

Disaat itulah momentum positif Borneo FC tetap terjaga. Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra mengetahui hal tersebut.

“Saya pikir, waktu menang di pertandingan sebelumnya dan bertanding lagi dalam waktu dekat, tentu momentum ada.

Pertandingan kami waktu itu ditunda lawan PSIS Semarang. Kami, manajemen, dan pemain tidak bisa apa-apa,” ucap Coach Teco.

Ini yang membuat kondisi pemain menjadi sedikit drop jika dibandingkan dengan Renan Da Silva dkk.

“Kalau lebih lama main lagi, kondisi pasti bisa drop lagi. Borneo sudah main sebelumnya lawan Perserbaya. Jelas kondisinya lebih bagus,” terangnya.

Coach Teco tidak sependapat jika waktu libur yang lama menjadi alasannya juga. Baginya, libur menjadi berkah tersendiri bagi pemain.

Baca Juga:  Borneo Usung Target Bekuk Bali United di Kandang, Teco Tanggapi Santai

“Kami sudah berlatih sejak 15 Januari. Harus ada istirahat buat recovery dan ketemu sama keluarga, jalan-jalan sama keluarga juga. Sekarang kami ada pertandingan yang jaraknya berdekatan dan tidak ada libur lagi,” tuturnya. 



DENPASAR – Bali United sebenarnya diuntungkan dengan kondisi fisik pemain yang prima karena bisa mendapat jatah libur lebih lama dibanding tim-tim lainnya.

Hal tersebut bisa terjadi lantaran pekan ke-22 yang mempertemukan Serdadu Tridatu kontra PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto Magelang ditunda karena faktor keamanan nasional yang kurang kondusif.

Namun, libur panjang menjadi kerugian besar bagi Serdadu Tridatu. Momentum kemenangan kontra Kalteng Putra dan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan musnah tinggal debu.

Itu terjadi setelah Bali United takluk dari Borneo FC dengan skor telak 6 – 0. Sebaliknya, Borneo FC bisa menjaga momentum dengan baik karena mereka tetap melakoni pekan ke-22 menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya.

Baca Juga:  Pilar Utama Absen, Coach Widodo Hanya Bawa 18 Pemain ke Sumbawa Barat

Disaat itulah momentum positif Borneo FC tetap terjaga. Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra mengetahui hal tersebut.

“Saya pikir, waktu menang di pertandingan sebelumnya dan bertanding lagi dalam waktu dekat, tentu momentum ada.

Pertandingan kami waktu itu ditunda lawan PSIS Semarang. Kami, manajemen, dan pemain tidak bisa apa-apa,” ucap Coach Teco.

Ini yang membuat kondisi pemain menjadi sedikit drop jika dibandingkan dengan Renan Da Silva dkk.

“Kalau lebih lama main lagi, kondisi pasti bisa drop lagi. Borneo sudah main sebelumnya lawan Perserbaya. Jelas kondisinya lebih bagus,” terangnya.

Coach Teco tidak sependapat jika waktu libur yang lama menjadi alasannya juga. Baginya, libur menjadi berkah tersendiri bagi pemain.

Baca Juga:  Pantau Pemain di Tribun, Addison Bongkar Masa Adaptasi di Bali United

“Kami sudah berlatih sejak 15 Januari. Harus ada istirahat buat recovery dan ketemu sama keluarga, jalan-jalan sama keluarga juga. Sekarang kami ada pertandingan yang jaraknya berdekatan dan tidak ada libur lagi,” tuturnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/