alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Kemenangan Bali United Makan Korban, Ridho Maafkan Aksi “Brutal” Spaso

PAMEKASAN – Penjaga gawang Madura United M. Ridho mengalami cedera yang bisa dikatakan cukup membahayakan

saat menghadapi Bali United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Selasa malam kemarin (21/8).

Sekitar menit ke-55, M. Ridho berbenturan keras dengan Ilija Spasojevic. Posisi keduanya sama-sama ingin menjangkau bola lambung.

Namun, terlihat kaki Spaso lebih dulu mengenai dada M. Ridho. Dengan kejadian ini, M. Ridho tidak bisa melanjutkan pertandingan dan langsung dibawa ke RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo, Pamekasan, untuk dilakukan observasi lebih lanjut.

Posisi M. Ridho akhirnya diganti oleh Satria Tama pada menit ke-63. Sebelumnya, dokter Tim Madura United Hery Siswanto mengatakan jika penjaga gawang asal Pekalongan, Jawa Tengah tersebut masih sesak nafas.

Baca Juga:  Soal Liga I, Teco: Dulu Dominan Politik, Sekarang Skema Lebih Variatif

Beruntung, kondisi M. Ridho baik-baik saja. Beberapa jam setelah pertandingan, Jawa Pos Radar Bali mencoba menghubungi M. Ridho.

Saat diwawancarai kemarin, M. Ridho mengaku tidak mengalami cedera yang parah. Hanya saja dadanya mengalami memar.

“Tidak apa-apa mas. Namanya juga sepakbola. Pasti ada cedera dan sebagainya yang tidak diinginkan. Tapi, selamat juga untuk Bali United dapat tiga poin. Bali main luar biasa,” katanya.

Mantan penjaga gawang Borneo FC tersebut juga merasa tidak ada masalah apapun dengan Spaso. Dia mengaku, Spaso juga sudah meminta maaf saat ditandu menuju ambulance.

“Tidak ada masalah. Tadi (Selasa malam) dia (Ilija Spasojevic) juga sudah minta maaf saat saya ditandu. Sekali lagi ini sepakbola,”ucapnya.

Baca Juga:  Waspada! Carateker Ubah Gaya Jafri Sastra, Naga Mekes Kian Menakutkan

 



PAMEKASAN – Penjaga gawang Madura United M. Ridho mengalami cedera yang bisa dikatakan cukup membahayakan

saat menghadapi Bali United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Selasa malam kemarin (21/8).

Sekitar menit ke-55, M. Ridho berbenturan keras dengan Ilija Spasojevic. Posisi keduanya sama-sama ingin menjangkau bola lambung.

Namun, terlihat kaki Spaso lebih dulu mengenai dada M. Ridho. Dengan kejadian ini, M. Ridho tidak bisa melanjutkan pertandingan dan langsung dibawa ke RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo, Pamekasan, untuk dilakukan observasi lebih lanjut.

Posisi M. Ridho akhirnya diganti oleh Satria Tama pada menit ke-63. Sebelumnya, dokter Tim Madura United Hery Siswanto mengatakan jika penjaga gawang asal Pekalongan, Jawa Tengah tersebut masih sesak nafas.

Baca Juga:  Regulasi Pemain U-23 di Liga 1 Dihapus, Pemain Muda Sulit Bersaing

Beruntung, kondisi M. Ridho baik-baik saja. Beberapa jam setelah pertandingan, Jawa Pos Radar Bali mencoba menghubungi M. Ridho.

Saat diwawancarai kemarin, M. Ridho mengaku tidak mengalami cedera yang parah. Hanya saja dadanya mengalami memar.

“Tidak apa-apa mas. Namanya juga sepakbola. Pasti ada cedera dan sebagainya yang tidak diinginkan. Tapi, selamat juga untuk Bali United dapat tiga poin. Bali main luar biasa,” katanya.

Mantan penjaga gawang Borneo FC tersebut juga merasa tidak ada masalah apapun dengan Spaso. Dia mengaku, Spaso juga sudah meminta maaf saat ditandu menuju ambulance.

“Tidak ada masalah. Tadi (Selasa malam) dia (Ilija Spasojevic) juga sudah minta maaf saat saya ditandu. Sekali lagi ini sepakbola,”ucapnya.

Baca Juga:  Buta Kekuatan Bali United, Ini yang Dilakukan Jürgen Raab

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/