alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

11 Hari Lagi Kontra Persebaya, Ini yang Dirasakan M. Taufiq…

DENPASAR – Pertandingan pekan ke-14 Liga 1 2018 memang masih lama. Sekitar sebelas hari lagi.

Di pekan ke-14, Bali United akan menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada tanggal 7 Juli mendatang.

Bagi para supporter, away ke Surabaya adalah salah satu yang paling dinanti. Beberapa basis supporter sudah mulai untuk melakukan pendataan jumlah supporter yang ikut ke Surabaya.

Bukan hanya supporter yang antusias, para pemain Serdadu Tridatu juga sepertinya sangat bersemangat.

Apalagi Manajemen Bali United memberikan kepada para pemainnya untuk tampil maksimal menghadapi Bajul Ijo – julukan Persebaya Surabaya.

Apapun hasil yang akan didapat oleh Serdadu Tridatu nanti, pihak manajemen seperti yang sempat diucapkan CEO Bali United Yabes Tanuri

Baca Juga:  Woow…Demi Bali United Milos Krkotic Rela Putus Kontrak FK Kukesi

akan melakukan perombakan dan menentukan siapa pemain yang terdepak serta pemain yang direkrut untuk putaran kedua Liga 1.

Salah satu pemain yang sangat antusias menyambut hari ‘besar’ itu adalah Muhammad Taufiq. Embrio sepakbola Taufiq lahir dari Persebaya Surabaya meski dia bukanlah pemain asli Surabaya.

Di tahun 2003, Taufiq menimba ilmu di klub internal Persebaya, Assyabab Surabaya hingga tahun 2004.

Setahun berselang, dia promosi ke tim senior Persebaya pada tahun 20015-2006 dan mempersembahkan gelar Divisi Utama tahun 2006.

Setelah itu, pada tahun 2008 hingga 2010, dia kembali berseragam Persebaya. Kesetiaan gelandang bernomor punggung delapan itu diuji kala Persebaya hijrah ke Indonesia Premier League (IPL) dan berganti nama menjadi Persebaya 1927.

Baca Juga:  Sebut Juve Akan Selalu di Hati, Doakan Sepakbola Indonesia Lebih Baik

Dia tetap setia bersama Persebaya hingga tahun 2013 sebelum hijrah ke Persib Bandung. Saat itu, para Bonek Mania memiliki julukan

untuk Taufiq yakni Trio Mungil karena gelandang Persebaya kala itu diisi oleh Andik Vermansyah dan Rendy Irwan selain Taufiq.

“Senang ya saya bisa kembali kesana lagi nanti. Saya merintis karier awal di sepakbola dari sana mulai dari klub internal, junior, hingga senior. Lama juga saya tidak bertemu Persebaya,” beber Taufiq kemarin. 



DENPASAR – Pertandingan pekan ke-14 Liga 1 2018 memang masih lama. Sekitar sebelas hari lagi.

Di pekan ke-14, Bali United akan menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada tanggal 7 Juli mendatang.

Bagi para supporter, away ke Surabaya adalah salah satu yang paling dinanti. Beberapa basis supporter sudah mulai untuk melakukan pendataan jumlah supporter yang ikut ke Surabaya.

Bukan hanya supporter yang antusias, para pemain Serdadu Tridatu juga sepertinya sangat bersemangat.

Apalagi Manajemen Bali United memberikan kepada para pemainnya untuk tampil maksimal menghadapi Bajul Ijo – julukan Persebaya Surabaya.

Apapun hasil yang akan didapat oleh Serdadu Tridatu nanti, pihak manajemen seperti yang sempat diucapkan CEO Bali United Yabes Tanuri

Baca Juga:  Keberadaan Penonton Untungkan Tim Pulau Jawa, Suporter Menolak Keras

akan melakukan perombakan dan menentukan siapa pemain yang terdepak serta pemain yang direkrut untuk putaran kedua Liga 1.

Salah satu pemain yang sangat antusias menyambut hari ‘besar’ itu adalah Muhammad Taufiq. Embrio sepakbola Taufiq lahir dari Persebaya Surabaya meski dia bukanlah pemain asli Surabaya.

Di tahun 2003, Taufiq menimba ilmu di klub internal Persebaya, Assyabab Surabaya hingga tahun 2004.

Setahun berselang, dia promosi ke tim senior Persebaya pada tahun 20015-2006 dan mempersembahkan gelar Divisi Utama tahun 2006.

Setelah itu, pada tahun 2008 hingga 2010, dia kembali berseragam Persebaya. Kesetiaan gelandang bernomor punggung delapan itu diuji kala Persebaya hijrah ke Indonesia Premier League (IPL) dan berganti nama menjadi Persebaya 1927.

Baca Juga:  Coach Teco Komentari Laga Ujicoba, Brwa Nouri is Back

Dia tetap setia bersama Persebaya hingga tahun 2013 sebelum hijrah ke Persib Bandung. Saat itu, para Bonek Mania memiliki julukan

untuk Taufiq yakni Trio Mungil karena gelandang Persebaya kala itu diisi oleh Andik Vermansyah dan Rendy Irwan selain Taufiq.

“Senang ya saya bisa kembali kesana lagi nanti. Saya merintis karier awal di sepakbola dari sana mulai dari klub internal, junior, hingga senior. Lama juga saya tidak bertemu Persebaya,” beber Taufiq kemarin. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/