alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Dua Tahun Tak Pernah Menang Lawan Bali United, Ini Kata Coach Robert…

DENPASAR – Persib Bandung akan bertemu Bali United pada pekan ke-11 Liga 1 musim 2019, Jumat (26/7) besok.

Di atas kertas, kualitas Serdadu Tridatu ibarat batu karang yang sulit dihancurkan Persib Bandung. Rekam jejak Bali United selalu menyulitkan Persib jadi alasan.

Meski akan menghadapi lawan yang berpotensi menyulitkan, klub berjulukan Maung Bandung itu membidik kemenangan dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Alasannya, Persib ingin mempertahankan performa positif setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Kalteng Putra FC dan PSIS Semarang.

Juga kemenangan atas Bali United membuat Persib berpeluang menembus posisi lima besar. Namun menang atas Bali United bukan misi yang mudah.

Baca Juga:  Rotasi Pemain Kunci Bali United Tahan Timnas, Coach Teco Bilang…

Faktanya, dalam dua tahun terakhir Persib tidak pernah menang saat jumpa Bali United. Dari empat pertandingan terakhir, baik di Bandung atau di Bali, hasil pertandingan keseringan berakhir imbang.

Tercatat tiga kali Persib bermain imbang dengan Bali United, dan satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Kekalahan tersebut diraih saat kedua tim berjumpa di putaran pertama Liga 1 2017 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 31 Maret 2017, Persib kalah 0-1.

Pelatih Robert Alberts, mengomentari hal tersebut. Menurutnya, rekor buruk Persib saat jumpa Bali United tidak bisa dijadikan patokan bagi timnya akan kembali meraih hasil negatif di laga nanti.

Coach Robert mengatakan, musim ini Persib telah banyak menuntaskan rekor buruk di masa lalu. Dari mulai memenangkan laga pertama, hingga bisa mengalahkan PSIS di laga tandang.

Baca Juga:  Coach Teco Target Lolos Fase Grup, Berharap Bersua Lawan “Mudah”

“Musim lalu kami melawan Semarang (PSIS) kalah 3-0 dan kali ini bisa menang 1-0, jadi kami bisa mengubah itu,” tegas Robert.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu mengatakan, masa lalu adalah masa lalu. Dan Persib harus bisa menatap masa depan, untuk menorehkan hasil yang lebih baik.

“Hasil musim lalu tidak penting, lebih penting melihat saat ini, kami kami hidup di saat ini,” katanya.

 



DENPASAR – Persib Bandung akan bertemu Bali United pada pekan ke-11 Liga 1 musim 2019, Jumat (26/7) besok.

Di atas kertas, kualitas Serdadu Tridatu ibarat batu karang yang sulit dihancurkan Persib Bandung. Rekam jejak Bali United selalu menyulitkan Persib jadi alasan.

Meski akan menghadapi lawan yang berpotensi menyulitkan, klub berjulukan Maung Bandung itu membidik kemenangan dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Alasannya, Persib ingin mempertahankan performa positif setelah meraih dua kemenangan beruntun atas Kalteng Putra FC dan PSIS Semarang.

Juga kemenangan atas Bali United membuat Persib berpeluang menembus posisi lima besar. Namun menang atas Bali United bukan misi yang mudah.

Baca Juga:  Rindu Main Bola, Eks Sarawak FA Beber Alasan Idolakan Stefano Lilipaly

Faktanya, dalam dua tahun terakhir Persib tidak pernah menang saat jumpa Bali United. Dari empat pertandingan terakhir, baik di Bandung atau di Bali, hasil pertandingan keseringan berakhir imbang.

Tercatat tiga kali Persib bermain imbang dengan Bali United, dan satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Kekalahan tersebut diraih saat kedua tim berjumpa di putaran pertama Liga 1 2017 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 31 Maret 2017, Persib kalah 0-1.

Pelatih Robert Alberts, mengomentari hal tersebut. Menurutnya, rekor buruk Persib saat jumpa Bali United tidak bisa dijadikan patokan bagi timnya akan kembali meraih hasil negatif di laga nanti.

Coach Robert mengatakan, musim ini Persib telah banyak menuntaskan rekor buruk di masa lalu. Dari mulai memenangkan laga pertama, hingga bisa mengalahkan PSIS di laga tandang.

Baca Juga:  Kontra Bhayangkara FC, Coach Toyo Intens Kontak Coach Teco

“Musim lalu kami melawan Semarang (PSIS) kalah 3-0 dan kali ini bisa menang 1-0, jadi kami bisa mengubah itu,” tegas Robert.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu mengatakan, masa lalu adalah masa lalu. Dan Persib harus bisa menatap masa depan, untuk menorehkan hasil yang lebih baik.

“Hasil musim lalu tidak penting, lebih penting melihat saat ini, kami kami hidup di saat ini,” katanya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/