alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

GRESS! Teco Sebut Liga 1 2019 Lebih Kompetitif dari Musim Sebelumnya

GIANYAR – Sejak ISC A 2016, Liga 1 2017, dan Liga 1 2018 bergulir, ada anggapan bahwa tim tamu harus kalah di kandang lawan.

Bahkan, di hampir semua pertandingan, ketika sang tuan rumah bermain pasti selalu memenangkan pertandingan.

Hanya beberapa tim saja yang sulit menang baik di kandang maupun tandang. Itupun hampir semuanya adalah tim-tim yang terdegredasi.

Seperti Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Persegres Gresik United, hingga Semen Padang. Tapi musim ini berbeda.

Anggapan tersebut terbantahkan. Hingga pekan ke-16 Liga 1 musim ini, tim tamu cukup merepotkan tim tuan rumah.

Banyak tim tuan rumah yang justru tumbang di tangan tim tamu. Misalnya saja Persipura Jayapura yang berhasil menghajar Barito Putra dengan skor telak 0-4 di Stadion Demang Lehman, Martapura.

Baca Juga:  Kejar Peak Performance, Genjot Top Speed Fadil Sausu dkk 90 Persen

Yang terdekat, Bali United saja sudah bisa menang di tiga pertandingan tandang mereka. Pertama menghadapi Perseru Badak Lampung FC, Persib Bandung, Tira Persikabo, dan yang terakhir menghadapi Madura United.

Kemenangan Serdadu Tridatu di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan dipekan ke-15 Liga 1 juga memaksa sang arsitek Dejan Antonic lengser dari kursi kepelatihannya.

Menurut Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra, liga musim ini lebih baik karena adanya peran Satgas Anti Mafia Bola.

Apalagi satgas kembali dihidupkan. Baginya, wasit musim ini lebih baik dan tidak ada keberpihakan apapun.

Mungkin saja wasit takut dengan sanksi berat yang akan menimpa jika kepemimpinannya berat sebelah dan menguntungkan tim tuan rumah.

Baca Juga:  Sanjung Rakic, Coach Teco Target Bali United Raih Poin Kontra Barito

“Saya pikir ini bagus untuk sepakbola Indonesia. Dalam pertandingan, tentu wasit juga tidak mau membuat kesalahan.

Mereka mau kerja fair agar lebih bagus dan aman. Saya pikir, sepakbola di Indonesia sekarang sudah mulai bagus,” pungkasnya.

 

 



GIANYAR – Sejak ISC A 2016, Liga 1 2017, dan Liga 1 2018 bergulir, ada anggapan bahwa tim tamu harus kalah di kandang lawan.

Bahkan, di hampir semua pertandingan, ketika sang tuan rumah bermain pasti selalu memenangkan pertandingan.

Hanya beberapa tim saja yang sulit menang baik di kandang maupun tandang. Itupun hampir semuanya adalah tim-tim yang terdegredasi.

Seperti Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, Persegres Gresik United, hingga Semen Padang. Tapi musim ini berbeda.

Anggapan tersebut terbantahkan. Hingga pekan ke-16 Liga 1 musim ini, tim tamu cukup merepotkan tim tuan rumah.

Banyak tim tuan rumah yang justru tumbang di tangan tim tamu. Misalnya saja Persipura Jayapura yang berhasil menghajar Barito Putra dengan skor telak 0-4 di Stadion Demang Lehman, Martapura.

Baca Juga:  Berikut Lima Fakta Menarik Dibalik Kemenangan Bali United Kontra PSMS

Yang terdekat, Bali United saja sudah bisa menang di tiga pertandingan tandang mereka. Pertama menghadapi Perseru Badak Lampung FC, Persib Bandung, Tira Persikabo, dan yang terakhir menghadapi Madura United.

Kemenangan Serdadu Tridatu di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan dipekan ke-15 Liga 1 juga memaksa sang arsitek Dejan Antonic lengser dari kursi kepelatihannya.

Menurut Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra, liga musim ini lebih baik karena adanya peran Satgas Anti Mafia Bola.

Apalagi satgas kembali dihidupkan. Baginya, wasit musim ini lebih baik dan tidak ada keberpihakan apapun.

Mungkin saja wasit takut dengan sanksi berat yang akan menimpa jika kepemimpinannya berat sebelah dan menguntungkan tim tuan rumah.

Baca Juga:  Antisipasi Brazilian Connection Milik MU, Wajib Menang Agar ke Puncak

“Saya pikir ini bagus untuk sepakbola Indonesia. Dalam pertandingan, tentu wasit juga tidak mau membuat kesalahan.

Mereka mau kerja fair agar lebih bagus dan aman. Saya pikir, sepakbola di Indonesia sekarang sudah mulai bagus,” pungkasnya.

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/