alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Nadeo Potensi Jadi Penjaga Gawang Utama di Kualifikasi Piala Dunia

DENPASAR – Polymerase chain reaction (PCR) test atau yang akrab disebut swab test sudah dilakukan seluruh pemain Timnas senior dan Timnas U-19 yang melakoni pemusatan latihan di Jakarta.

Tes untuk mengetahui seseorang terpapar SARS-CoV-2 atau tidak tersebut sudah dilakukan, Jumat siang (24/7) lalu.

Jika sudah menjalani tes, praktis semua pemain sudah mulai berlatih normal. Tak terkecuali dengan Ilija Spasojevic, Kadek Agung Widnyana Putra,

dan Nadeo Arga Winata di skuad senior serta Kadek Dimas Satria, Komang Tri Artha Wiguna, dan Marcel Januar di skuad Timnas U-19.

Setelah Kadek Agung yang akhirnya merasakan bagaimana menjalani pemusatan latihan bersama skuad senior, sekarang giliran Nadeo yang membagi pengalamannya.

Baca Juga:  Starting Five Bali United Terbentuk, Umumkan Skuad Desember

Nadeo menjadi satu dari beberapa ‘wajah lama’ yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan untuk skuad Timnas senior hingga 8 Agustus mendatang.

Nadeo sendiri sebenarnya sudah pernah ikut dalam pemusatan latihan pertama pada bulan Januari lalu. Sebelumnya, dia menjadi penjaga gawang untuk Timnas U-22 dibeberapa turnamen yang diikuti seperti SE Games 2019.

Selain Nadeo sebagai penjaga gawang yang dipanggil, ada penjaga gawang Perebaya Surabaya Rivky Mokodompit, penjaga gawang PSM Makassar Miswar Saputra, dan Barito Putera M. Riyandi yang juga dipanggil.

Dari daftar pemain yang diumumkan lima hari lalu oleh PSSI, tidak ada nama penjaga gawang sekaligus kapten Persija Jakarta Andritany Ardhiasa.

Itu artinya, ada peluang penjaga gawang asal Kediri, Jawa Timur tersebut untuk menggantikan posisi Andritany yang sudah identik dengan Timnas dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  PSIS Punya Kualitas, Coach Eko Purdjianto Minta Tak Remehkan Lawan

Tentu Nadeo senang dengan pemanggilan ini. Sebab selama empat bulan terakhir, dia hanya berlatih mandiri di Kediri dan sesekali melakukan fun game di kampung halamannya.

Selain itu, dia dan pemain Bali United lainnya hanya mendapatkan program latihan dari Pelatih Fisik Bali United Yogi Nugraha dan Roni Azani.

“Pastinya bersyukur karena mendapatkan kerpecayaan lagi untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas. Senang juga ya bisa dipanggil lagi,” terang Nadeo.

 



DENPASAR – Polymerase chain reaction (PCR) test atau yang akrab disebut swab test sudah dilakukan seluruh pemain Timnas senior dan Timnas U-19 yang melakoni pemusatan latihan di Jakarta.

Tes untuk mengetahui seseorang terpapar SARS-CoV-2 atau tidak tersebut sudah dilakukan, Jumat siang (24/7) lalu.

Jika sudah menjalani tes, praktis semua pemain sudah mulai berlatih normal. Tak terkecuali dengan Ilija Spasojevic, Kadek Agung Widnyana Putra,

dan Nadeo Arga Winata di skuad senior serta Kadek Dimas Satria, Komang Tri Artha Wiguna, dan Marcel Januar di skuad Timnas U-19.

Setelah Kadek Agung yang akhirnya merasakan bagaimana menjalani pemusatan latihan bersama skuad senior, sekarang giliran Nadeo yang membagi pengalamannya.

Baca Juga:  Bertahan di Bali, Melvin Pilih Rutin Naik Sepeda untuk Jaga Fisik

Nadeo menjadi satu dari beberapa ‘wajah lama’ yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan untuk skuad Timnas senior hingga 8 Agustus mendatang.

Nadeo sendiri sebenarnya sudah pernah ikut dalam pemusatan latihan pertama pada bulan Januari lalu. Sebelumnya, dia menjadi penjaga gawang untuk Timnas U-22 dibeberapa turnamen yang diikuti seperti SE Games 2019.

Selain Nadeo sebagai penjaga gawang yang dipanggil, ada penjaga gawang Perebaya Surabaya Rivky Mokodompit, penjaga gawang PSM Makassar Miswar Saputra, dan Barito Putera M. Riyandi yang juga dipanggil.

Dari daftar pemain yang diumumkan lima hari lalu oleh PSSI, tidak ada nama penjaga gawang sekaligus kapten Persija Jakarta Andritany Ardhiasa.

Itu artinya, ada peluang penjaga gawang asal Kediri, Jawa Timur tersebut untuk menggantikan posisi Andritany yang sudah identik dengan Timnas dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:  WCP Siapkan Defender Lokal Matikan Predator Persija Marko Simic

Tentu Nadeo senang dengan pemanggilan ini. Sebab selama empat bulan terakhir, dia hanya berlatih mandiri di Kediri dan sesekali melakukan fun game di kampung halamannya.

Selain itu, dia dan pemain Bali United lainnya hanya mendapatkan program latihan dari Pelatih Fisik Bali United Yogi Nugraha dan Roni Azani.

“Pastinya bersyukur karena mendapatkan kerpecayaan lagi untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas. Senang juga ya bisa dipanggil lagi,” terang Nadeo.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/