alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Debut Coach Simon di Timnas Mentereng, Lompati Capaian Kompatriot

DENPASAR – Timnas Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah Myanmar di Stadion Mandalarthiri, Mandalay, Myanmar dengan skor 0-2, Senin malam kemarin (25/3).

Dua gol kemenangan Indonesia berhasil dicetak oleh dua penyerang naturalisasi, Greg Nwokolo pada menit ke-41 dan Ilija Spasojevic melalui sepekan penalti pada menit ke-85.

Ini juga menjadi kemenangan perdana Simon McMenemy setelah menukangi Timnas Indonesia akhir tahun 2018 lalu.

Pelatih asal Skotlandia tersebut juga menjadi satu-satunya pelatih asing yang mampu memenangkan debut perdana sebagai pelatih Timnas Indonesia setelah delapan kali berganti pelatih asing.

Kekalahan terbesar Indonesia di laga perdana ketika ditukangi pelatih asing terjadi saat Indonesia menghadapi Uruguay dengan skor 1-7 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tahun 2010.

Baca Juga:  Sponsor Berdatangan, Indaco Sepakat Teken Kontrak Tiga Musim

Saat itu, Alfred Riedl menjadi juru taktik. Pelatih asing lainnya, Luis Milla (Spanyol) menelan kekalahan 1-3 dari Myanmar pada tugas pertamanya.

Sebelumnya, Jacksen F. Tiago (Brasil) pun pernah kalah 1-2 dari Arab Saudi bersama Timnas Indonesia senior.

Juga Wim Rijsbergen (Belanda) meraih hasil imbang 1-1 dari Turkmenistan. Peter White (Inggris) pun imbang 0-0 dari Singapura saat menjalani debut pertama dengan Timnas Indonesia senior.

Hal yang sama juga dirasakan Ivan Kolev (Bulgaria) yang mendapat hasil imbang 0-0 dari Myanmar.

Ini artinya, Coach Simon McMenemy menjadi pelatih pertama di sepak bola modern ini yang berhasil menorehkan kemenangan saat tugas pertamanya bersama Timnas Indonesia.

Baca Juga:  Bali United Waspadai Eks Penyerang Sevilla, Ini Rekam Jejaknya…

Meski begitu, Coach Simon harus bisa melampui catatan Coach Toni Antun Pogacnik jika ingin namanya harum di persepakbolaan tanah air.

Pasalnya, hanya pelatih asal Yugoslavia ini yang mampu membawakan gelar juara buat tim garuda. Pelatih kelahiran Sarajevo tersebut pernah memenangkan medali emas Asian Games untuk Indonesia pada 1958.



DENPASAR – Timnas Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah Myanmar di Stadion Mandalarthiri, Mandalay, Myanmar dengan skor 0-2, Senin malam kemarin (25/3).

Dua gol kemenangan Indonesia berhasil dicetak oleh dua penyerang naturalisasi, Greg Nwokolo pada menit ke-41 dan Ilija Spasojevic melalui sepekan penalti pada menit ke-85.

Ini juga menjadi kemenangan perdana Simon McMenemy setelah menukangi Timnas Indonesia akhir tahun 2018 lalu.

Pelatih asal Skotlandia tersebut juga menjadi satu-satunya pelatih asing yang mampu memenangkan debut perdana sebagai pelatih Timnas Indonesia setelah delapan kali berganti pelatih asing.

Kekalahan terbesar Indonesia di laga perdana ketika ditukangi pelatih asing terjadi saat Indonesia menghadapi Uruguay dengan skor 1-7 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tahun 2010.

Baca Juga:  Mitra Ogah Lepas Poin dari Bali United, Rafael: Target Kami Tiga Poin

Saat itu, Alfred Riedl menjadi juru taktik. Pelatih asing lainnya, Luis Milla (Spanyol) menelan kekalahan 1-3 dari Myanmar pada tugas pertamanya.

Sebelumnya, Jacksen F. Tiago (Brasil) pun pernah kalah 1-2 dari Arab Saudi bersama Timnas Indonesia senior.

Juga Wim Rijsbergen (Belanda) meraih hasil imbang 1-1 dari Turkmenistan. Peter White (Inggris) pun imbang 0-0 dari Singapura saat menjalani debut pertama dengan Timnas Indonesia senior.

Hal yang sama juga dirasakan Ivan Kolev (Bulgaria) yang mendapat hasil imbang 0-0 dari Myanmar.

Ini artinya, Coach Simon McMenemy menjadi pelatih pertama di sepak bola modern ini yang berhasil menorehkan kemenangan saat tugas pertamanya bersama Timnas Indonesia.

Baca Juga:  Butuh Pemain Fresh, Coach Eko Bongkar Nasib Pemain Asing Bali United

Meski begitu, Coach Simon harus bisa melampui catatan Coach Toni Antun Pogacnik jika ingin namanya harum di persepakbolaan tanah air.

Pasalnya, hanya pelatih asal Yugoslavia ini yang mampu membawakan gelar juara buat tim garuda. Pelatih kelahiran Sarajevo tersebut pernah memenangkan medali emas Asian Games untuk Indonesia pada 1958.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/