alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Optimis ke Bahrain, Cecen Tak Gentar Nama Besar Jepang dan Tiongkok

DENPASAR – PSSI belum mengumumkan secara resmi nama-nama pemain yang akan melakukan Trianing Camp (TC) Timnas U-16 di Bekasi, Jawa Barat.

Namun, nama-nama pemain sudah beredar di media sosial. Ada 26 pemain yang panggil oleh Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti untuk TC yang dilaksanakan mulai 6 – 29 Juli mendatang.

Ada tiga pemain Bali United U-16 yang dipanggil. Mereka adalah penjaga gawang I Made Putra Kaicen serta dua pemain belakang Kadek Arel Prayitna dan Marcel Januar Putra.

TC kali ini adalah persiapan untuk Timnas U-16 menghadapi AFC U-16 pada 25 November hingga 12 Desember mendatang di Bahrain.

Kebetulan, Timnas U-16 berada di grup D yang bisa dikatakan sebagai grup neraka karena ada Jepang, Arab Saudi, dan Tiongkok tergabung di grup tersebut.

Baca Juga:  Ini Harapan Besar Coach Teco Setelah Vaksinasi Covid-19 Bergulir

Untuk mengasah skill, Kadek Arel dan Kaicen saat ini intens berlatih dengan Pelatih Bali United U-18 I Made Pasek Wijaya, Dede Mahatma, dan Sandika Pratama di Lapangan Gelora Samudera, Kuta.

Marcel sendiri tidak ikut bergabung karena pulang ke kampung halamannya. Ditemui usai sesi latihan kemarin, Kaicen mengaku optimis bisa diboyong Bima Sakti ke Bahrain.

Bisa dikatakan, pemain yang akrab disapa Cecen tersebut menjadi penjaga gawang utama saat AFF Cup U-16 tahun lalu di Thailand.

Selain itu ketika disinggung mengenai Indonesia yang berada di grup neraka saat AFC Cup U-16 nanti, Cecen mengaku tidak gentar.

“Optimis saya bisa ke Bahrain. Tapi meskipun saya sering menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang, tapi saya tidak ingin merasa senang dulu.

Baca Juga:  Skuad Perseru Berubah, Bek Kiri Timnas Ini Minta Bali United Waspada

Saya tidak mau berada di zona nyaman dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Intinya jangan cepat puas,” ucapnya.

“Kalau soal Timnas yang satu grup dengan Arab Saudi, Jepang, dan Tiongkok, tidak jadi masalah buat saya dan pemain lain.

Saya tidak gentar melawan nama besar mereka,” tambah penjaga gawang kelahiran Denpasar, 15 Maret 2004 tersebut.

 



DENPASAR – PSSI belum mengumumkan secara resmi nama-nama pemain yang akan melakukan Trianing Camp (TC) Timnas U-16 di Bekasi, Jawa Barat.

Namun, nama-nama pemain sudah beredar di media sosial. Ada 26 pemain yang panggil oleh Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti untuk TC yang dilaksanakan mulai 6 – 29 Juli mendatang.

Ada tiga pemain Bali United U-16 yang dipanggil. Mereka adalah penjaga gawang I Made Putra Kaicen serta dua pemain belakang Kadek Arel Prayitna dan Marcel Januar Putra.

TC kali ini adalah persiapan untuk Timnas U-16 menghadapi AFC U-16 pada 25 November hingga 12 Desember mendatang di Bahrain.

Kebetulan, Timnas U-16 berada di grup D yang bisa dikatakan sebagai grup neraka karena ada Jepang, Arab Saudi, dan Tiongkok tergabung di grup tersebut.

Baca Juga:  Ini Harapan Besar Coach Teco Setelah Vaksinasi Covid-19 Bergulir

Untuk mengasah skill, Kadek Arel dan Kaicen saat ini intens berlatih dengan Pelatih Bali United U-18 I Made Pasek Wijaya, Dede Mahatma, dan Sandika Pratama di Lapangan Gelora Samudera, Kuta.

Marcel sendiri tidak ikut bergabung karena pulang ke kampung halamannya. Ditemui usai sesi latihan kemarin, Kaicen mengaku optimis bisa diboyong Bima Sakti ke Bahrain.

Bisa dikatakan, pemain yang akrab disapa Cecen tersebut menjadi penjaga gawang utama saat AFF Cup U-16 tahun lalu di Thailand.

Selain itu ketika disinggung mengenai Indonesia yang berada di grup neraka saat AFC Cup U-16 nanti, Cecen mengaku tidak gentar.

“Optimis saya bisa ke Bahrain. Tapi meskipun saya sering menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang, tapi saya tidak ingin merasa senang dulu.

Baca Juga:  Bangga dengan Bali United, Lilipaly: Susah dengan PSSI

Saya tidak mau berada di zona nyaman dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Intinya jangan cepat puas,” ucapnya.

“Kalau soal Timnas yang satu grup dengan Arab Saudi, Jepang, dan Tiongkok, tidak jadi masalah buat saya dan pemain lain.

Saya tidak gentar melawan nama besar mereka,” tambah penjaga gawang kelahiran Denpasar, 15 Maret 2004 tersebut.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/