alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Jadi Tops Skor EPA Liga 1, Kadek Dimas: Berkat Kerja Keras

DENPASAR – Talenta-talenta baru asli Bali terus bermunculan di dunia sepakbola. Di antaranya yang menonjol adalah Komang Tri Arta Wiguna dan Kadek Dimas Satria.

Kemunculan keduanya menjadi bukti nyata Bali United sukses menghasilkan pemain muda lokal yang bisa berbicara di kancah sepak bola nasional.

Kedua pemain ini adalah bibit talenta dari jebolan Bali United U-18. Kedua pemain ini berjuang bersama saat menjalani Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2019 lalu sebelum akhirnya kini bergabung bersama tim senior Bali United.

Keduanya juga tembus skuad Timnas U-19. Namun, belakangan Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong hanya menunjuk Komang Tri untuk melanjutkan TC di Kroasia.

Sementara Kadek Dimas harus rela tersingkir dari skuad Timnas U-20. Meski begitu, Kadek Dimas sebagai seorang striker tidak menyangka bisa menjadi salah satu putra lokal yang bergabung dengan skuad Stefano Lilipaly dan rekan.

Pengalaman atas prestasi sebagai Top Score EPA Liga 1 U-18 Tahun 2019 menjadi modal ia untuk bisa bersaing dengan para seniornya.

“Pada kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-18 tahun 2019 lalu, saya menjadi pencetak gol terbanyak dan memperoleh penghargaan.

Semua tentu berkat kerja keras saya bersama tim. Tentu saya sangat bersyukur atas pengalaman tersebut,” pungkas Kadek Dimas.



DENPASAR – Talenta-talenta baru asli Bali terus bermunculan di dunia sepakbola. Di antaranya yang menonjol adalah Komang Tri Arta Wiguna dan Kadek Dimas Satria.

Kemunculan keduanya menjadi bukti nyata Bali United sukses menghasilkan pemain muda lokal yang bisa berbicara di kancah sepak bola nasional.

Kedua pemain ini adalah bibit talenta dari jebolan Bali United U-18. Kedua pemain ini berjuang bersama saat menjalani Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 2019 lalu sebelum akhirnya kini bergabung bersama tim senior Bali United.

Keduanya juga tembus skuad Timnas U-19. Namun, belakangan Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong hanya menunjuk Komang Tri untuk melanjutkan TC di Kroasia.

Sementara Kadek Dimas harus rela tersingkir dari skuad Timnas U-20. Meski begitu, Kadek Dimas sebagai seorang striker tidak menyangka bisa menjadi salah satu putra lokal yang bergabung dengan skuad Stefano Lilipaly dan rekan.

Pengalaman atas prestasi sebagai Top Score EPA Liga 1 U-18 Tahun 2019 menjadi modal ia untuk bisa bersaing dengan para seniornya.

“Pada kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-18 tahun 2019 lalu, saya menjadi pencetak gol terbanyak dan memperoleh penghargaan.

Semua tentu berkat kerja keras saya bersama tim. Tentu saya sangat bersyukur atas pengalaman tersebut,” pungkas Kadek Dimas.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/