alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Kobe Bryant Tewas Kecelakan, Fano dan Irfan Ikut Kirim Tanda Duka

DENPASAR – Lepas dari sesi latihan Bali United kemarin, dunia berkabung atas tewasnya legenda hidup NBA Kobe Bryant akibat kecelakaan helikopter di sebuah bukit di Kota Calabacas, California, Minggu pagi waktu California.

Putri mantan pebasket yang dijuluki Black Mamba tersebut bernama Gianna Maria Onore juga ikut tewas dalam insiden tersebut selain enam penumpang lainnya yang diketahui ikut dalam rombongan.

Kobe Bryant dan rombongan lainnya berencana untuk menuju Mamba Academy miliknya dari Bandara John Wayne.

Tewasnya mantan pemain LA Lakers tersebut jelas membuat duka mendalam di seantero dunia. Pemilik lima cincin gelar NBA dan dua medali emas Olimpiade pada tahun 2008 dan 2012 tersebut juga diketahui sangta cinta olahraga.

Baca Juga:  Kontra Perseru Serui, Satu Kata: Menang

Bukan hanya basket, tetapi juga sepak bola. Sampai-sampai ada yang mengatakan jika Michael Jordan adalah legenda NBA, tetapi Kobe adalah sosok yang paling dicintai.

Tercatat dia sempat mengunjungi beberapa klub sepak bola seperti Barcelona, Manchester United, AC Milan, hingga Galatasaray.

Pesepak bola dunia juga ikut berkabung. Neymar sendiri membuat gesture angka 24 dengan jarinya setelah berhasil menciptakan gol untuk Paris Saint-Germaine ketika menghadapi Lille, Minggu kemarin waktu setempat.

Bali United juga melakukan hal serupa. Di akun instagram resmi, Bali United mengucapkan belasungkawa melalui instastory.

Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly juga memberikan ucapan belasungkawa yang mendalam untuk legenda NBA berusia 42 tahun tersebut.

Baca Juga:  Waspadai Lerby dan Renan Silva, Ini Respons Berbeda Fadil dan Teco…

“Bagi saya, ini adalah tragedy yang memilukan. Kehidupan tidak bisa diprediksi. Dia meninggal bersama putrinya ketika akan

memberikan pelatihan kepada anak-anak,” terang Stefano Lilipaly saat diwawancarai usai sesi latihan di Lapangan Gelora Samudera, Kuta kemarin.

Bagi Fano, Kobe adalah sosok yang menginspirasi. Bukan hanya di lapangan, tetapi juga diluar lapangan.

“Dunia olahraga benar-benar sangat kehilangan sosok Kobe. Dia melakukan sesuatu yang baik untuk masyarakat luas,” ujar ayah dua anak tersebut.

“Tentu saja dia menjadi sosok yang sangat menginspirasi dan tidak perlu diragukan lagi. Semua orang sudah tahu hal tersebut. Bagi saya, dia seperti Ronaldo atau Maradona di dunia basket,” tutupnya. 



DENPASAR – Lepas dari sesi latihan Bali United kemarin, dunia berkabung atas tewasnya legenda hidup NBA Kobe Bryant akibat kecelakaan helikopter di sebuah bukit di Kota Calabacas, California, Minggu pagi waktu California.

Putri mantan pebasket yang dijuluki Black Mamba tersebut bernama Gianna Maria Onore juga ikut tewas dalam insiden tersebut selain enam penumpang lainnya yang diketahui ikut dalam rombongan.

Kobe Bryant dan rombongan lainnya berencana untuk menuju Mamba Academy miliknya dari Bandara John Wayne.

Tewasnya mantan pemain LA Lakers tersebut jelas membuat duka mendalam di seantero dunia. Pemilik lima cincin gelar NBA dan dua medali emas Olimpiade pada tahun 2008 dan 2012 tersebut juga diketahui sangta cinta olahraga.

Baca Juga:  Waspadai Lerby dan Renan Silva, Ini Respons Berbeda Fadil dan Teco…

Bukan hanya basket, tetapi juga sepak bola. Sampai-sampai ada yang mengatakan jika Michael Jordan adalah legenda NBA, tetapi Kobe adalah sosok yang paling dicintai.

Tercatat dia sempat mengunjungi beberapa klub sepak bola seperti Barcelona, Manchester United, AC Milan, hingga Galatasaray.

Pesepak bola dunia juga ikut berkabung. Neymar sendiri membuat gesture angka 24 dengan jarinya setelah berhasil menciptakan gol untuk Paris Saint-Germaine ketika menghadapi Lille, Minggu kemarin waktu setempat.

Bali United juga melakukan hal serupa. Di akun instagram resmi, Bali United mengucapkan belasungkawa melalui instastory.

Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly juga memberikan ucapan belasungkawa yang mendalam untuk legenda NBA berusia 42 tahun tersebut.

Baca Juga:  Dilematis, Keputusan Fahmi Sepihak, Coach Aji Tak Berikan Surat Keluar

“Bagi saya, ini adalah tragedy yang memilukan. Kehidupan tidak bisa diprediksi. Dia meninggal bersama putrinya ketika akan

memberikan pelatihan kepada anak-anak,” terang Stefano Lilipaly saat diwawancarai usai sesi latihan di Lapangan Gelora Samudera, Kuta kemarin.

Bagi Fano, Kobe adalah sosok yang menginspirasi. Bukan hanya di lapangan, tetapi juga diluar lapangan.

“Dunia olahraga benar-benar sangat kehilangan sosok Kobe. Dia melakukan sesuatu yang baik untuk masyarakat luas,” ujar ayah dua anak tersebut.

“Tentu saja dia menjadi sosok yang sangat menginspirasi dan tidak perlu diragukan lagi. Semua orang sudah tahu hal tersebut. Bagi saya, dia seperti Ronaldo atau Maradona di dunia basket,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/