alexametrics
27.6 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Boyong Target Juara di Piala Presiden, Eko Ingin Boyong Semua Pemain

DENPASAR – Untuk pertama kalinya setelah dua edisi Piala Presiden, Bali United tidak menjadi tuan rumah tahun ini.

Alasannya karena Pilpres 2019 bertepatan dengan hari raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 7 Maret mendatang. Tentu Serdadu Tridatu tidak bisa menjadi tuan rumah.

Akhirnya, mereka masuk dalam grup B yang dipusatkan di Stadion patriot Candrabhaga, Bekasi bersama dengan Bhayangkara FC, Mitra Kukar, dan Semen Padang.

Turnamen ini menjadi tantangan berat bagi Fadil Sausu dkk agar setidaknya bisa lebih dulu lolos dari fase grup.

Kembali ke musim lalu, Bali United berhasil melenggang ke babak final menghadapi Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Di laga final tersebut, Serdadu Tridatu dipermak Persija Jakarta yang saat itu masih diarsiteki Stefano Teco Cugurra dengan skor 3-0.

Tentu tahun ini ada tantangan besar bagi Serdadu Tridatu agar bisa menjadi juara. Bagi Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto, hasil musim lalu bisa menjadi cambuk bagi Bali United untuk meraih juara, bukan jadi beban.

“Intinya ini jadi cambuk buat kami. Kemarin kami runner up, mungkin sekarang harus bisa lebih baik lagi,” bebernya.

Secara tidak langsung, pelatih asal Semarang, Jawa Tengah ini ingin agar Serdadu Tridatu membawa kembali Piala Presiden ke Bali.

Terlepas target di Piala Presiden, Eko mengatakan, masih belum mengetahui berapa jumlah pemain yang akan diboyong ke Bekasi, Jumat (1/3) besok.

Apalagi Serdadu Tridatu akan berada di Bekasi selama kurang lebih dua minggu lamanya. Tentu pemilihan pemain harus tepat.

Mengenai masalah kuota pemain yang diboyong, jajaran pelatih juga harus berkoordinasi dengan Manajemen Bali United karena tidak mungkin semua pemain bisa diboyong.

“Jumlah pemain belum tahu. Pastinya kami akan mempersiapkan semuanya dan kuota pemain masih menunggu dari manajemen.

Maunya kami bawa pemain sebanyak-banyaknya untuk rotasi pemain. Tapi lihat nanti saja,” tuturnya.



DENPASAR – Untuk pertama kalinya setelah dua edisi Piala Presiden, Bali United tidak menjadi tuan rumah tahun ini.

Alasannya karena Pilpres 2019 bertepatan dengan hari raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 7 Maret mendatang. Tentu Serdadu Tridatu tidak bisa menjadi tuan rumah.

Akhirnya, mereka masuk dalam grup B yang dipusatkan di Stadion patriot Candrabhaga, Bekasi bersama dengan Bhayangkara FC, Mitra Kukar, dan Semen Padang.

Turnamen ini menjadi tantangan berat bagi Fadil Sausu dkk agar setidaknya bisa lebih dulu lolos dari fase grup.

Kembali ke musim lalu, Bali United berhasil melenggang ke babak final menghadapi Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Di laga final tersebut, Serdadu Tridatu dipermak Persija Jakarta yang saat itu masih diarsiteki Stefano Teco Cugurra dengan skor 3-0.

Tentu tahun ini ada tantangan besar bagi Serdadu Tridatu agar bisa menjadi juara. Bagi Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto, hasil musim lalu bisa menjadi cambuk bagi Bali United untuk meraih juara, bukan jadi beban.

“Intinya ini jadi cambuk buat kami. Kemarin kami runner up, mungkin sekarang harus bisa lebih baik lagi,” bebernya.

Secara tidak langsung, pelatih asal Semarang, Jawa Tengah ini ingin agar Serdadu Tridatu membawa kembali Piala Presiden ke Bali.

Terlepas target di Piala Presiden, Eko mengatakan, masih belum mengetahui berapa jumlah pemain yang akan diboyong ke Bekasi, Jumat (1/3) besok.

Apalagi Serdadu Tridatu akan berada di Bekasi selama kurang lebih dua minggu lamanya. Tentu pemilihan pemain harus tepat.

Mengenai masalah kuota pemain yang diboyong, jajaran pelatih juga harus berkoordinasi dengan Manajemen Bali United karena tidak mungkin semua pemain bisa diboyong.

“Jumlah pemain belum tahu. Pastinya kami akan mempersiapkan semuanya dan kuota pemain masih menunggu dari manajemen.

Maunya kami bawa pemain sebanyak-banyaknya untuk rotasi pemain. Tapi lihat nanti saja,” tuturnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/