alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

KemBali ke Bali Jadi Lawan, Coach WCP Kenang Masa Indah di Dipta

TUBAN – Lawan perdana Bali United di Liga 1 2020, Minggu lusa (1/3) Persita Tangerang sudah tiba di Pulau Dewata, Kamis siang kemarin (27/2). 

Persita telah tiba. Itu artinya Widodo Cahyono Putro (WCP) juga tiba. Ini adalah kedatangan Widodo untuk ketiga kalinya ke Bali setelah mundur dari kursi Pelatih Bali United.

Kunjungan pertama terjadi saat menghadiri pernikahan keponakannya dua tahun lalu. Selanjutnya, WCP datang sebagai Pelatih pendekar Cisadane dibabak semifinal Liga 2 2019.

Tentu Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi salah satu tempat yang bersejarah bagi pelatih yang menetap di Gresik tersebut.

Sebagai pelatih, dua kali WCP menjadi runner up di stadion tersebut. Pertama saat menukangi Bali United di Liga 1 2017, 

WCP hampir saja membawa Bali United juara, andai saja tidak ada “permainan” yang membuat Bhayangkara FC merengkuh gelar juara.

Terakhir, WCP berhasil membawa Egy Melgiansyah dan kolega menjadi runner up Liga 2 musim lalu setelah ditumbangkan tim yang sama-sama berkostum ungu, Persik Kediri. 

Ditemui di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kemarin, WCP begitu sumringah melihat awak media.

“Saya cukup senang (ada di Bali). Tapi inilah sepak bola. Saya punya kenangan indah disini, tetapi sepak bola itu universal. 

Setelah berada disatu sisi, setelah itu bisa pindah ketempat lainnya,” terang WCP. Baginya, selama 90 menit nanti Bali United akan menjadi rivalnya. 

Setelah itu, WCP menjadi kawan lagi bagi 11 pemain di eranya yang saat ini masih berseragam Serdadu Tridatu termasuk staf pelatih hingga ofisial Bali United. 



TUBAN – Lawan perdana Bali United di Liga 1 2020, Minggu lusa (1/3) Persita Tangerang sudah tiba di Pulau Dewata, Kamis siang kemarin (27/2). 

Persita telah tiba. Itu artinya Widodo Cahyono Putro (WCP) juga tiba. Ini adalah kedatangan Widodo untuk ketiga kalinya ke Bali setelah mundur dari kursi Pelatih Bali United.

Kunjungan pertama terjadi saat menghadiri pernikahan keponakannya dua tahun lalu. Selanjutnya, WCP datang sebagai Pelatih pendekar Cisadane dibabak semifinal Liga 2 2019.

Tentu Stadion Kapten I Wayan Dipta menjadi salah satu tempat yang bersejarah bagi pelatih yang menetap di Gresik tersebut.

Sebagai pelatih, dua kali WCP menjadi runner up di stadion tersebut. Pertama saat menukangi Bali United di Liga 1 2017, 

WCP hampir saja membawa Bali United juara, andai saja tidak ada “permainan” yang membuat Bhayangkara FC merengkuh gelar juara.

Terakhir, WCP berhasil membawa Egy Melgiansyah dan kolega menjadi runner up Liga 2 musim lalu setelah ditumbangkan tim yang sama-sama berkostum ungu, Persik Kediri. 

Ditemui di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kemarin, WCP begitu sumringah melihat awak media.

“Saya cukup senang (ada di Bali). Tapi inilah sepak bola. Saya punya kenangan indah disini, tetapi sepak bola itu universal. 

Setelah berada disatu sisi, setelah itu bisa pindah ketempat lainnya,” terang WCP. Baginya, selama 90 menit nanti Bali United akan menjadi rivalnya. 

Setelah itu, WCP menjadi kawan lagi bagi 11 pemain di eranya yang saat ini masih berseragam Serdadu Tridatu termasuk staf pelatih hingga ofisial Bali United. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/