alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Sanksi Dipotong, Irfan Bachdim Gagal Main

RadarBali.com – Keceriaan terpancar di wajah penyerang Bali United, Irfan Haarys Bachdim ketika mengetahui hanya mendapat hukuman dua kali tak bisa bermain.

Sebelumnya, Irfan mendapat sanksi tiga kali larangan bermain karena mendapat hadiah kartu merah langsung setelah mendorong penggawa Barito Putra, Douglas Packer.

Berdasar rilis resmi PSSI, penyerang 28 tahun itu mendapat hukuman dua kali larangan bermain dan denda Rp 10 juta.

Melawan Sriwijaya FC dan PSM Makassar, suami Jenifer Bachdim itu absen. Itu artinya, dia bisa dimainkan Coach Bali United Widodo Cahyono Putro saat bertandang ke Stadion Surajaya, Lamongan menghadapi Persegres Gresik United.

“Saya baru tahu sekarang. Saya senang bisa bermain kembali. Saya sudah menunggu lama,” ujar Irfan saat ditemui usai latihan di Lapangan Trisakti, Kamis pagi kemarin (27/7).

Baca Juga:  Duh, Kembali Cedera saat Latihan, Yabes Roni Kembali Menepi

Tapi, raut wajah ceria berubah kembali setelah Coach Widodo menegaskan jika Irfan belum bisa dimainkan saat melawan Laskar Joko Samudro – julukan Persegres Gresik United.

“Irfan dapat hukuman larangan satu kali tidak boleh tampil karena kartu merah dan dua kali larangan bermain untuk tindakannya mendorong (Packer, Red),” ungkap Coach Widodo.

Kondisi tersebut membuatnya tak bisa berbuat banyak. “Mau bagaimana lagi? Saya tidak bisa protes. Komdis sudah memutuskan tidak bisa,” ucapnya.

Terkait denda Rp 10 juta, apakah dibayar Irfan sendiri atau manajemen, Coach Widodo menyerahkan ke manajemen.

“Terserah manajemen saja bagaimana maunya. Itu juga tidak murni kesalahan Irfan, tapi ada provokatornya, mengapa Irfan bertindak demikian,” ucapnya. 

Baca Juga:  Tertinggal 5 Poin dari PSM, Asa Bali United Rebut Juara Masih Terbuka


RadarBali.com – Keceriaan terpancar di wajah penyerang Bali United, Irfan Haarys Bachdim ketika mengetahui hanya mendapat hukuman dua kali tak bisa bermain.

Sebelumnya, Irfan mendapat sanksi tiga kali larangan bermain karena mendapat hadiah kartu merah langsung setelah mendorong penggawa Barito Putra, Douglas Packer.

Berdasar rilis resmi PSSI, penyerang 28 tahun itu mendapat hukuman dua kali larangan bermain dan denda Rp 10 juta.

Melawan Sriwijaya FC dan PSM Makassar, suami Jenifer Bachdim itu absen. Itu artinya, dia bisa dimainkan Coach Bali United Widodo Cahyono Putro saat bertandang ke Stadion Surajaya, Lamongan menghadapi Persegres Gresik United.

“Saya baru tahu sekarang. Saya senang bisa bermain kembali. Saya sudah menunggu lama,” ujar Irfan saat ditemui usai latihan di Lapangan Trisakti, Kamis pagi kemarin (27/7).

Baca Juga:  Tak Ada Agenda Piala Dunia di Situs FIFA,Menpora: Tanya yang Bikin Isu

Tapi, raut wajah ceria berubah kembali setelah Coach Widodo menegaskan jika Irfan belum bisa dimainkan saat melawan Laskar Joko Samudro – julukan Persegres Gresik United.

“Irfan dapat hukuman larangan satu kali tidak boleh tampil karena kartu merah dan dua kali larangan bermain untuk tindakannya mendorong (Packer, Red),” ungkap Coach Widodo.

Kondisi tersebut membuatnya tak bisa berbuat banyak. “Mau bagaimana lagi? Saya tidak bisa protes. Komdis sudah memutuskan tidak bisa,” ucapnya.

Terkait denda Rp 10 juta, apakah dibayar Irfan sendiri atau manajemen, Coach Widodo menyerahkan ke manajemen.

“Terserah manajemen saja bagaimana maunya. Itu juga tidak murni kesalahan Irfan, tapi ada provokatornya, mengapa Irfan bertindak demikian,” ucapnya. 

Baca Juga:  Pulih dari Cedera, Melvin Janji Tampil Optimal Kontra Persija

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/