alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Menang dengan Skor Tipis, Teco Sebut Strategi Open Play Dibaca Barito

GIANYAR – Tingginya intensitas pertandingan antara Bali United kontra Barito Putra di Stadion Kapten Dipta, Minggu (27/10) malam kemarin, tak bisa dielakkan.

Apalagi sejak awal, Pelatih Barito Putra Djajang Nurjaman berambisi menumbangkan Serdadu Tridatu di kandang mereka sendiri: Stadion Kapten Dipta.

Dan, peluang Barito Putra merebut poin menimal satu poin sangat terbuka. Beruntung peluang Barito mendapatkan gol gratis dari titik putih gagal dimanfaatkan sang striker Rafael Silva.

Yang menjadi catatan adalah, tiga gol berasal dari bola mati dan itu artinya, open play berjalan kurang maksimal karena lini tengah Serdadu Tridatu sedikit dimatikan oleh Barito.

Mengenai masalah tersebut, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sangat mengetahui. Apa yang terjadi kemarin, ditimpali Pelatih Barito Putera Djajang Nurjaman.

Baca Juga:  Jadi Bintang Lapangan, Respons II Capitano Fadil Sausu Memang Berkelas

“Kami bisa mengantisipasi open play yang dilakukan Bali United dan kami sedikit berhasil mematikan lini tengah mereka. Saya sadar tiga gol mereka dari bola mati,” terang mantan arsitek PSMS Medan tersebut.

“Tidak gampang mengalahkan Bali United. Ini barangkali hasil yang tidak sesuai harapan. Hasil yang kurang maksimal dari kami,” ujarnya.

Mengenai Rafael Silva yang gagal mengkonversi sepakan penalti menjadi gol, dia enggan berkomentar dan terlihat sedikit geram. “Rafael Silva mainnya terlalu lembek, mudah dibaca lawan,” tutupnya. 



GIANYAR – Tingginya intensitas pertandingan antara Bali United kontra Barito Putra di Stadion Kapten Dipta, Minggu (27/10) malam kemarin, tak bisa dielakkan.

Apalagi sejak awal, Pelatih Barito Putra Djajang Nurjaman berambisi menumbangkan Serdadu Tridatu di kandang mereka sendiri: Stadion Kapten Dipta.

Dan, peluang Barito Putra merebut poin menimal satu poin sangat terbuka. Beruntung peluang Barito mendapatkan gol gratis dari titik putih gagal dimanfaatkan sang striker Rafael Silva.

Yang menjadi catatan adalah, tiga gol berasal dari bola mati dan itu artinya, open play berjalan kurang maksimal karena lini tengah Serdadu Tridatu sedikit dimatikan oleh Barito.

Mengenai masalah tersebut, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sangat mengetahui. Apa yang terjadi kemarin, ditimpali Pelatih Barito Putera Djajang Nurjaman.

Baca Juga:  Jogja Jadi Homebase Klub Luar Jawa, Pemain Bali United Tak Masalah

“Kami bisa mengantisipasi open play yang dilakukan Bali United dan kami sedikit berhasil mematikan lini tengah mereka. Saya sadar tiga gol mereka dari bola mati,” terang mantan arsitek PSMS Medan tersebut.

“Tidak gampang mengalahkan Bali United. Ini barangkali hasil yang tidak sesuai harapan. Hasil yang kurang maksimal dari kami,” ujarnya.

Mengenai Rafael Silva yang gagal mengkonversi sepakan penalti menjadi gol, dia enggan berkomentar dan terlihat sedikit geram. “Rafael Silva mainnya terlalu lembek, mudah dibaca lawan,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/