alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Kontra Tampines Rover di LCA 2020, Bali United Pasang Logo Baru

DENPASAR – Musim depan, logo Bali United akan berubah. Tidak signifikan perubahannya. Tetapi benar-benar bermakna.

Musim depan bisa dipastikan logo Bali United akan ditambahi satu bintang. Satu bintang tersebut ada diatas tengah logo Bali United.

Penambahan satu bintang tersebut bukan tanpa alasan. Manajemen Bali United memasang satu bintang di logo Bali United musim depan karena berhasil menjadi juara Liga 1 2019.

Jika 10 kali juara, berarti bisa 10 bintang yang ada di logo Bali United? Bali United tampaknya ingin sama dengan Persipura Jayapura.

Di logo Persipura, ada empat bintang yang menandakan bahwa mereka berhasil menjadi juara empat kali. Tapi berbeda dengan Persija Jakarta.

Persija memiliki satu bintang karena berhasil menjadi kampiun 11 kali.

Filosofi Persija ini menganut filosofi dari Serie A dimana setiap tim yang berhasil menjadi juara Serie A lebih dari 10 kali, akan mendapatkan satu bintang dan berlaku kelipatannya.

Baca Juga:  Lilipaly Underperform, Ini Kata Coach Widodo, Sejuk Banget

Mungkin saja apa yang dilakukan oleh Bali United dan Persipura atas dasar susahnya menjadi juara di Liga Indonesia.

Apalagi Serie A jauh lebih dulu bergulir daripada era Galatama. Disaat rakyat Indonesia pada masanya berjuang mengusir penjajah, anak-anak masih bermain gundu.

Di saat Indonesia baru merdeka tahun 1945, di Negeri Pizza nun jauh disana, Serie A sudah bergulir sejak 1898. Format anyar yang dipakai Serie A hingga saat ini sudah dilakukan sejak tahun 1929.

CEO Bali United Yabes Tanuri membenarkan hal tersebut. Manajemen Bali United memang sengaja menambahkan satu bintang di atas logo.

Bukan hanya di match worn atau jersey replika saja, tapi logo baru tersebut akan ada di setiap keperluan komersial Serdadu Tridatu.

“Ini sebagai bukti bahwa kami pernah menjadi juara satu kali di Indonesia,” terangnya. Logo ini akan dipakai perdana saat Bali United melawat

Baca Juga:  Liga 1 Keras, Coach Teco: Inilah Karakter Sepakbola Indonesia

ke markas Tampines Rovers di Stadion Jalan Besar, Singapura, saat laga perdana babak kualifikasi Liga Champions Asia 2020 pada tanggal 14 Januari mendatang.

“Kalau kami bisa juara lagi, pasti (bintang) akan tambah lagi,” bebernya. Tambahan satu bintang sendiri menurut adik kandung

anggota Exco PSSI Pieter Tanuri tersebut bisa menambah motivasi I Made Andhika Wijaya dkk musim depan dan bukan menbuat beban semakin besar.

“Kami harapnya bisa mengukir sejarah di kancah Asia, kalau bisa. Kalau kami bisa juara terus, bintangnya bisa bertambah dan bisa melingkari logo Bali United. Kan jadi bagus ya,” ucapnya.

Di sisi lain, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra yang diwawancarai terpisah mengaku bangga bisa memberikan satu bintang di logo Bali United.

“Saya pikir, anak-anak layak mendapat apresiasi seperti itu. Ini juga menjadi buah kerja keras mereka selama satu musim,” tuturnya. 



DENPASAR – Musim depan, logo Bali United akan berubah. Tidak signifikan perubahannya. Tetapi benar-benar bermakna.

Musim depan bisa dipastikan logo Bali United akan ditambahi satu bintang. Satu bintang tersebut ada diatas tengah logo Bali United.

Penambahan satu bintang tersebut bukan tanpa alasan. Manajemen Bali United memasang satu bintang di logo Bali United musim depan karena berhasil menjadi juara Liga 1 2019.

Jika 10 kali juara, berarti bisa 10 bintang yang ada di logo Bali United? Bali United tampaknya ingin sama dengan Persipura Jayapura.

Di logo Persipura, ada empat bintang yang menandakan bahwa mereka berhasil menjadi juara empat kali. Tapi berbeda dengan Persija Jakarta.

Persija memiliki satu bintang karena berhasil menjadi kampiun 11 kali.

Filosofi Persija ini menganut filosofi dari Serie A dimana setiap tim yang berhasil menjadi juara Serie A lebih dari 10 kali, akan mendapatkan satu bintang dan berlaku kelipatannya.

Baca Juga:  CATAT! Secara Statistik Coach Widodo Lebih Baik dari Rene Alberts

Mungkin saja apa yang dilakukan oleh Bali United dan Persipura atas dasar susahnya menjadi juara di Liga Indonesia.

Apalagi Serie A jauh lebih dulu bergulir daripada era Galatama. Disaat rakyat Indonesia pada masanya berjuang mengusir penjajah, anak-anak masih bermain gundu.

Di saat Indonesia baru merdeka tahun 1945, di Negeri Pizza nun jauh disana, Serie A sudah bergulir sejak 1898. Format anyar yang dipakai Serie A hingga saat ini sudah dilakukan sejak tahun 1929.

CEO Bali United Yabes Tanuri membenarkan hal tersebut. Manajemen Bali United memang sengaja menambahkan satu bintang di atas logo.

Bukan hanya di match worn atau jersey replika saja, tapi logo baru tersebut akan ada di setiap keperluan komersial Serdadu Tridatu.

“Ini sebagai bukti bahwa kami pernah menjadi juara satu kali di Indonesia,” terangnya. Logo ini akan dipakai perdana saat Bali United melawat

Baca Juga:  Teco Sedih Berlipat, Ingin Sepakbola Indonesia Lebih Profesional

ke markas Tampines Rovers di Stadion Jalan Besar, Singapura, saat laga perdana babak kualifikasi Liga Champions Asia 2020 pada tanggal 14 Januari mendatang.

“Kalau kami bisa juara lagi, pasti (bintang) akan tambah lagi,” bebernya. Tambahan satu bintang sendiri menurut adik kandung

anggota Exco PSSI Pieter Tanuri tersebut bisa menambah motivasi I Made Andhika Wijaya dkk musim depan dan bukan menbuat beban semakin besar.

“Kami harapnya bisa mengukir sejarah di kancah Asia, kalau bisa. Kalau kami bisa juara terus, bintangnya bisa bertambah dan bisa melingkari logo Bali United. Kan jadi bagus ya,” ucapnya.

Di sisi lain, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra yang diwawancarai terpisah mengaku bangga bisa memberikan satu bintang di logo Bali United.

“Saya pikir, anak-anak layak mendapat apresiasi seperti itu. Ini juga menjadi buah kerja keras mereka selama satu musim,” tuturnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/