alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Satu Pemain Cedera, Fokus Perbaiki Chemistry

Sudah empat bulan lamanya Tim Basket SMKN 1 Denpasar mempersiapkan diri menyambut Honda DBL 2017 Bali Series.

Tak ingin jadi penggembira, target tinggi langsung diusung skuad asuhan Salman Reza Hakim. Apa itu?

 

 

ALIT BINAWAN, Denpasar

TARGET tinggi ingin diraih Tim Basket Putra SMKN 1 Denpasar di Honda Developmental Basketball League (DBL) 2017 Bali Series.

Target tinggi memang bukan dari ucapan sang pelatih Salman Reza Hakim. Tapi, terlontar dari sang kapten, Aditya Valerians Christianto.

Mewakili pemain lain, dia dan teman-temannya berambisi meraih gelar juara di DBL musim ini. “Target masuk final adalah target tinggi. Bicara target tinggi dulu tidak apa-apa kan? Yang penting kami berusaha dulu,” ujar Aditya.

Bahkan, dia tidak takut melawan tim-tim kuat di DBL atau melawan tim-tim yang pernah dan menjadi langganan juara DBL dari tahun ke tahun.

Baca Juga:  Lusa Opening Party, Tim Putra Dyatmika Target Big 8 Lagi

Tapi, target itu tampaknya sedikit terganjal karena hanya 10 pemain yang bisa main kali ini. Reza mengalami cedera engkel.

Satu pemain lagi, menurut Aditya, batal ikut karena sesuatu dan lain hal. Yang jelas, selama empat bulan terakhir, Aditya mengaku tim basket putra SMKN 1 Denpasar terus berlatih pola permainan.

Sembari meningkatkan kepercayaan diri masing-masing pemain. “Kami biasanya latihan setiap Senin, Rabu Jumat, dan Minggu di lapangan basket sekolah. Kami harus percaya diri bisa agar bisa memenangkan setiap pertandingan nanti,” bebernya.

Yang ingin diperbaiki timnya sejauh ini adalah fisik setiap pemain yang masih kurang. Terutama chemistry antar pemain.

 “Pemain yang kelas XI terutama. Tidak seperti di DBL tahun-tahun sebelumnya,” ungkap sang kapten SMKN 1 Denpasar itu.

Apa kendalanya? Dia menilai masih ada gap antar pemain. Pemain kelas XI masih kurang dekat dan jarang untuk berkumpul bersama. Dia memiliki alasan.

Baca Juga:  Sah, Soverdi Kandaskan 2 Juara DBL Bali Series

“Di kelas XI memang masih banyak tugas-tugas. Ada juga yang jauh-jauh rumahnya. Kami jarang diskusi. Itu yang perlu kami benahi. Sekarang sih sudah mulai dekat satu sama lain,” ucapnya.

Dari segi teknik, dia mengungkap shooting-shooting yang perlu dibenahi timnya. “Kami masih belum akurat untuk shooting. Setiap latihan kami fokuskan drill shooting dan dribbling termasuk pola defense agar lebih baik lagi,” ucapnya. 

 

 

Grafis

Tim Basket Putra SMKN 1 Denpasar

Pelatih: Salman Reza Hakim

Pemain

Aditya Valerians Christianto

Gusti Ramadhan

Fajar Ramadhan

I Made Arya Sanjaya

Dipa Cristianto Novo Selik

I Gede Juli Artawan

I Gede Sastrawan

I Kadek Wahyu Surya Lesmana

I Wayan Karmendra Eka Putra

I Made Aditya Indrayasa

 

 



Sudah empat bulan lamanya Tim Basket SMKN 1 Denpasar mempersiapkan diri menyambut Honda DBL 2017 Bali Series.

Tak ingin jadi penggembira, target tinggi langsung diusung skuad asuhan Salman Reza Hakim. Apa itu?

 

 

ALIT BINAWAN, Denpasar

TARGET tinggi ingin diraih Tim Basket Putra SMKN 1 Denpasar di Honda Developmental Basketball League (DBL) 2017 Bali Series.

Target tinggi memang bukan dari ucapan sang pelatih Salman Reza Hakim. Tapi, terlontar dari sang kapten, Aditya Valerians Christianto.

Mewakili pemain lain, dia dan teman-temannya berambisi meraih gelar juara di DBL musim ini. “Target masuk final adalah target tinggi. Bicara target tinggi dulu tidak apa-apa kan? Yang penting kami berusaha dulu,” ujar Aditya.

Bahkan, dia tidak takut melawan tim-tim kuat di DBL atau melawan tim-tim yang pernah dan menjadi langganan juara DBL dari tahun ke tahun.

Baca Juga:  Tutup Honda DBL Seri Jabar, Ridwan Kamil Cetak 3 Poin

Tapi, target itu tampaknya sedikit terganjal karena hanya 10 pemain yang bisa main kali ini. Reza mengalami cedera engkel.

Satu pemain lagi, menurut Aditya, batal ikut karena sesuatu dan lain hal. Yang jelas, selama empat bulan terakhir, Aditya mengaku tim basket putra SMKN 1 Denpasar terus berlatih pola permainan.

Sembari meningkatkan kepercayaan diri masing-masing pemain. “Kami biasanya latihan setiap Senin, Rabu Jumat, dan Minggu di lapangan basket sekolah. Kami harus percaya diri bisa agar bisa memenangkan setiap pertandingan nanti,” bebernya.

Yang ingin diperbaiki timnya sejauh ini adalah fisik setiap pemain yang masih kurang. Terutama chemistry antar pemain.

 “Pemain yang kelas XI terutama. Tidak seperti di DBL tahun-tahun sebelumnya,” ungkap sang kapten SMKN 1 Denpasar itu.

Apa kendalanya? Dia menilai masih ada gap antar pemain. Pemain kelas XI masih kurang dekat dan jarang untuk berkumpul bersama. Dia memiliki alasan.

Baca Juga:  Spartan Pecahkan Rekor, Gowes Push The Limit Jakarta-Bali Kurang dari 48 Jam

“Di kelas XI memang masih banyak tugas-tugas. Ada juga yang jauh-jauh rumahnya. Kami jarang diskusi. Itu yang perlu kami benahi. Sekarang sih sudah mulai dekat satu sama lain,” ucapnya.

Dari segi teknik, dia mengungkap shooting-shooting yang perlu dibenahi timnya. “Kami masih belum akurat untuk shooting. Setiap latihan kami fokuskan drill shooting dan dribbling termasuk pola defense agar lebih baik lagi,” ucapnya. 

 

 

Grafis

Tim Basket Putra SMKN 1 Denpasar

Pelatih: Salman Reza Hakim

Pemain

Aditya Valerians Christianto

Gusti Ramadhan

Fajar Ramadhan

I Made Arya Sanjaya

Dipa Cristianto Novo Selik

I Gede Juli Artawan

I Gede Sastrawan

I Kadek Wahyu Surya Lesmana

I Wayan Karmendra Eka Putra

I Made Aditya Indrayasa

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/