27.6 C
Denpasar
Friday, June 2, 2023

GMIS Tantang Resman, Smansa Girls Tekuk JB School 2-60

DENPASAR, Radar Bali- GMIS versus JB School menjadi game terakhir perebutkan tiket Fantastic Four di hari kelima Honda DBL with KFC 2022 Bali Series, Selasa (13/9). GMIS mencetak sejarah perdana lolos sebagai 4 tim terkuat tahun ini. Pencapaian ini menjadi babak terjauh yang diraih GMIS sepanjang keikutsertaan di Honda DBL Bali Series lewat skor akhir 14-31 atas JB School.

“Pas awal pertandingan kita sempat emosional lagi, tapi pasca half time kita tambah tenang, makanya bisa menang,” jelas Cody Leeartha, Kapten Tim Basket GMIS. “Ini pertama kali kita bisa sejauh ini. Biasanya kalah di pertandingan pertama,” sambungnya sembari menyebut prestasi tersebut di luar ekspektasi GMIS. “Ekspektasi awal kita akan kalah di game pertama, tapi kita terus berjuang, harapannya sih bisa jadi juara,” tambahnya lagi.

Baca Juga:  Warga Haturkan Banten Pejati, Sumpahi Jaksa yang Mainkan Korupsi LPD Serangan

Lolos Big Eight, GMIS siap meladeni babak Fantastic Four melawan SMAN 2 Denpasar atau Resman yang pada pertandingan sebelumnya mengandaskan tim langganan juara, Smansa Denpasar. “Jika kita main seperti kuarter 4 hari ini, yakin bisa menang lawan Resman,” terang pemilik jersey nomor 11 itu.

Di laga lain, kontestan putri Honda DBL with KFC 2022 Bali Series mulai unjuk kebolehan. JB School Girls versus Smansa Girls langsung ngegas menuju babak Fantastic Four. Sayangnya, Smansa Girls masih terlalu kuat bagi lawannya hingga pertandingan berakhir dengan skor cukup jomplang, yakni 2-60. Meski kalah kelas, penampilan JB School Girls patut diapresiasi karena gigih berjuang hingga kuarter terakhir. Di kuarter terakhir inilah mereka mampu menjebol Smansa Girls.

Baca Juga:  Tahun Lalu Tak Masuk, Kini Raih MVP

Meski menang telak, Smansa Girls mengaku masih banyak kekurangan yang terjadi dalam pertandingan kemarin. Kapten Tim Basket Putri Smansa mengaku kurang puas dengan pertandingan hari ini. “Jujur untuk pertandingan hari ini kurang puas. Mungkin karena baru day one ya,” ungkap Falisha Rizkya Makalam.

Kekurangan tersebut ungkapnya akan ditambal pada game selanjutnya. “Bakal ada perbaikan. Yang pasti besok lebih baik dari hari ini. Kami akan perbaiki defense, sehingga defense semakin kuat serta rebound yang baik. Selain itu juga akan memperkuat kerja sama tim,” tutupnya. (iaa/mar)



DENPASAR, Radar Bali- GMIS versus JB School menjadi game terakhir perebutkan tiket Fantastic Four di hari kelima Honda DBL with KFC 2022 Bali Series, Selasa (13/9). GMIS mencetak sejarah perdana lolos sebagai 4 tim terkuat tahun ini. Pencapaian ini menjadi babak terjauh yang diraih GMIS sepanjang keikutsertaan di Honda DBL Bali Series lewat skor akhir 14-31 atas JB School.

“Pas awal pertandingan kita sempat emosional lagi, tapi pasca half time kita tambah tenang, makanya bisa menang,” jelas Cody Leeartha, Kapten Tim Basket GMIS. “Ini pertama kali kita bisa sejauh ini. Biasanya kalah di pertandingan pertama,” sambungnya sembari menyebut prestasi tersebut di luar ekspektasi GMIS. “Ekspektasi awal kita akan kalah di game pertama, tapi kita terus berjuang, harapannya sih bisa jadi juara,” tambahnya lagi.

Baca Juga:  Tidak Mau Jadi Penggembira, Target Tembus Semifinal

Lolos Big Eight, GMIS siap meladeni babak Fantastic Four melawan SMAN 2 Denpasar atau Resman yang pada pertandingan sebelumnya mengandaskan tim langganan juara, Smansa Denpasar. “Jika kita main seperti kuarter 4 hari ini, yakin bisa menang lawan Resman,” terang pemilik jersey nomor 11 itu.

Di laga lain, kontestan putri Honda DBL with KFC 2022 Bali Series mulai unjuk kebolehan. JB School Girls versus Smansa Girls langsung ngegas menuju babak Fantastic Four. Sayangnya, Smansa Girls masih terlalu kuat bagi lawannya hingga pertandingan berakhir dengan skor cukup jomplang, yakni 2-60. Meski kalah kelas, penampilan JB School Girls patut diapresiasi karena gigih berjuang hingga kuarter terakhir. Di kuarter terakhir inilah mereka mampu menjebol Smansa Girls.

Baca Juga:  Setelah SEA Games, Sayu Bella Akan Training World Cycling Centre ke Swiss

Meski menang telak, Smansa Girls mengaku masih banyak kekurangan yang terjadi dalam pertandingan kemarin. Kapten Tim Basket Putri Smansa mengaku kurang puas dengan pertandingan hari ini. “Jujur untuk pertandingan hari ini kurang puas. Mungkin karena baru day one ya,” ungkap Falisha Rizkya Makalam.

Kekurangan tersebut ungkapnya akan ditambal pada game selanjutnya. “Bakal ada perbaikan. Yang pasti besok lebih baik dari hari ini. Kami akan perbaiki defense, sehingga defense semakin kuat serta rebound yang baik. Selain itu juga akan memperkuat kerja sama tim,” tutupnya. (iaa/mar)


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru