alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Dosman Siap Rusak Final Ke-11 Smansa Girls

BADUNG, Radar Bali – Sumbangan 12 poin, 12 rebound, dan 1 assist center Ida Ayu Prynitha Ananda Shanty Dewi pastikan Tim Basket Putri SMA Negeri 1 Denpasar merasakan atmosfer final ke-11 dari 12 kali penyelenggaraan Honda DBL Bali Series.

Anak asuh Coach I Putu Gede Adi Setiawan begitu dominan sejak kuarter 1 melawan SMAN 2 Tabanan. Starting five Smansa Girls juga bermain sebagai tim. Hal ini tampak pada hasil akhir kuarter 1. Unggul 25-02, seluruh pemain menyumbang poin.

Forward Cintarinastasya (2 poin), Ni Made Lia Laksmiani (4 poin), Falisha Rizkya Makalam (6 poin), Ni Putu Shantigita Nareswari (5 poin), dan Ida Ayu Prynitha Ananda Shanty Dewi (8 poin). Seluruh pemain pelapis Smansa juga mencetak poin untuk keunggulan akhir 84-12.

 

Sempat unggul 21-0, Smansa menutup kuarter 1 dengan 25-02. Smansa makin tak terbendung di kuarter 2 (41-08), kuarter 3 (66-10), dan kuarter 4 (84-12). Bisma mencetak angka lewat Rina Dwi Intan Lestari (6 poin), Ni Nengah Indra Pradnya Darmayanti (4 poin), dan Putu Ayu Priska Putri Widani (2 poin).

 

Berkaca pada sejarah di atas kertas, Smansa lebih diunggulkan dibandingkan Dosman. Digelar 11 kali sejak 2009, hanya dua kali tahta tertinggi Honda DBL Bali Series lepas dari genggaman Tim Basket Putri Smansa Denpasar, yakni pada 2010 dan 2016.

Di final 2010, Smansa kalah dari SMA Soverdi Tuban dan pada Honda DBL Bali Series 2016 mereka kandas di babak awal sehingga tak sampai menginjakkan kaki di final. Smansa Girls merengkuh gelar di tahun 2009, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019.

 

Namun, lawan yang akan dihadapi Smansa di final, Kamis (25/11) bukanlah tim sembarangan. Dosman Girls ditopang pemain dengan kualitas di atas rata-rata. Guard Ni Komang Anggie Septyanti salah satunya.

Dalam pertandingan merebut tiket final melawan SMA Tunas Daud Denpasar, Selasa (23/11), pemilik jersey nomor 11 mencetak 27 poin, 9 rebound, dan 1 assist dalam laga yang berakhir 67-44 untuk kemenangan Dosman.

Selain Anggie, Smansa girls juga harus mewaspadai seluruh pemain Dosman yang menundukkan Tunas Daud dengan skor 25-14 di kuarter 1, 41-22 di kuarter 2, 54-35 di kuarter 3, dan menutup manis kemenangan dengan skor 67-54.

 

“Untuk persiapan final kita masih sama seperti sebelumnya. Lebih ngerapiin di defense dan juga finishing. Hari ini (kemarin, red) semua pemain bermain rata. Mungkin kami akan menggunakan strategi yang sama juga seperti sebelumnya,” ucap Coach Smansa I Putu Gede Adi Setiawan.

Guard Falisha Rizkya Makalam yang menyumbang 10 poin, 6 rebound, dan 2 assist mengaku siap meningkatkan kewaspadaan di partai puncak.

“Yang dipersiapkan adalah defense yang sangat-sangat kuat,” ungkap pemilik jersey nomor 7 itu.

 

Menyambut final party, Coach Dosman, I Wayan Swastika mengaku akan membenahi free throw anak asuhnya.

“Tadi banyak yang mis (salah). Mungkin karena berat bola yang digunakan saat Latihan dan bertanding beda. Hal lain yang akan dibenahi adalah transisi dari defense ke offense. Tadi (kemarin, red) sempat mandek di situ,” bebernya. (iaa)



BADUNG, Radar Bali – Sumbangan 12 poin, 12 rebound, dan 1 assist center Ida Ayu Prynitha Ananda Shanty Dewi pastikan Tim Basket Putri SMA Negeri 1 Denpasar merasakan atmosfer final ke-11 dari 12 kali penyelenggaraan Honda DBL Bali Series.

Anak asuh Coach I Putu Gede Adi Setiawan begitu dominan sejak kuarter 1 melawan SMAN 2 Tabanan. Starting five Smansa Girls juga bermain sebagai tim. Hal ini tampak pada hasil akhir kuarter 1. Unggul 25-02, seluruh pemain menyumbang poin.

Forward Cintarinastasya (2 poin), Ni Made Lia Laksmiani (4 poin), Falisha Rizkya Makalam (6 poin), Ni Putu Shantigita Nareswari (5 poin), dan Ida Ayu Prynitha Ananda Shanty Dewi (8 poin). Seluruh pemain pelapis Smansa juga mencetak poin untuk keunggulan akhir 84-12.

 

Sempat unggul 21-0, Smansa menutup kuarter 1 dengan 25-02. Smansa makin tak terbendung di kuarter 2 (41-08), kuarter 3 (66-10), dan kuarter 4 (84-12). Bisma mencetak angka lewat Rina Dwi Intan Lestari (6 poin), Ni Nengah Indra Pradnya Darmayanti (4 poin), dan Putu Ayu Priska Putri Widani (2 poin).

 

Berkaca pada sejarah di atas kertas, Smansa lebih diunggulkan dibandingkan Dosman. Digelar 11 kali sejak 2009, hanya dua kali tahta tertinggi Honda DBL Bali Series lepas dari genggaman Tim Basket Putri Smansa Denpasar, yakni pada 2010 dan 2016.

Di final 2010, Smansa kalah dari SMA Soverdi Tuban dan pada Honda DBL Bali Series 2016 mereka kandas di babak awal sehingga tak sampai menginjakkan kaki di final. Smansa Girls merengkuh gelar di tahun 2009, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019.

 

Namun, lawan yang akan dihadapi Smansa di final, Kamis (25/11) bukanlah tim sembarangan. Dosman Girls ditopang pemain dengan kualitas di atas rata-rata. Guard Ni Komang Anggie Septyanti salah satunya.

Dalam pertandingan merebut tiket final melawan SMA Tunas Daud Denpasar, Selasa (23/11), pemilik jersey nomor 11 mencetak 27 poin, 9 rebound, dan 1 assist dalam laga yang berakhir 67-44 untuk kemenangan Dosman.

Selain Anggie, Smansa girls juga harus mewaspadai seluruh pemain Dosman yang menundukkan Tunas Daud dengan skor 25-14 di kuarter 1, 41-22 di kuarter 2, 54-35 di kuarter 3, dan menutup manis kemenangan dengan skor 67-54.

 

“Untuk persiapan final kita masih sama seperti sebelumnya. Lebih ngerapiin di defense dan juga finishing. Hari ini (kemarin, red) semua pemain bermain rata. Mungkin kami akan menggunakan strategi yang sama juga seperti sebelumnya,” ucap Coach Smansa I Putu Gede Adi Setiawan.

Guard Falisha Rizkya Makalam yang menyumbang 10 poin, 6 rebound, dan 2 assist mengaku siap meningkatkan kewaspadaan di partai puncak.

“Yang dipersiapkan adalah defense yang sangat-sangat kuat,” ungkap pemilik jersey nomor 7 itu.

 

Menyambut final party, Coach Dosman, I Wayan Swastika mengaku akan membenahi free throw anak asuhnya.

“Tadi banyak yang mis (salah). Mungkin karena berat bola yang digunakan saat Latihan dan bertanding beda. Hal lain yang akan dibenahi adalah transisi dari defense ke offense. Tadi (kemarin, red) sempat mandek di situ,” bebernya. (iaa)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/