Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sebanyak 150 Peserta dari Bali hingga Luar Negeri Tarung di Ajang Muaythai di Canggu

I Wayan Widyantara • Sabtu, 6 Juli 2024 | 13:00 WIB
BERLAGA: Acara pembukaan yang mempertarungkan para atlet Muaythai berusia muda di gratis di GOR Tibubeneng, Canggu kemarin.
BERLAGA: Acara pembukaan yang mempertarungkan para atlet Muaythai berusia muda di gratis di GOR Tibubeneng, Canggu kemarin.

MANGUPURA, Radarbali.id – Salah satu olahraga bela diri yang sedang naik daun yakni Muaythai dipertarungkan dalam ajang KONI Badung Sport Tourism (KBST) tahun 2024.  Kegiatan itu berlangsung Jumat-Minggu, 5-7 Juli 2024 di GOR Tibubeneng, Canggu, Kuta Utara, Badung yang dipertontonkan secara gratis.

Ketua Pengkab Muaythai Indonesia (MI) Badung, Marcos Manurung saat ditemui di sela-sela pertandingan menyebutkan ada sebanyak 150 peserta yang terlibat mulai dari kelompok umur 10 tahun sampai dengan 27 tahun. 

 Para peserta ikut tanding dari Bali ada berasal dari Kabupaten Badung, Karangasem, Tabanan dan juga Denpasar. Sedangkan dari luar Bali, berasal dari Timika, Kalimantan Timur, Kendari, Surabaya, Banten, Banyuwangi dan yang menarik, juga ada atlet PON Jawa Timur.

Sedangkan untuk mereka yang asalnya dari luar negeri juga ikut serta, seperti peserta yang berasal dari Rusia, Irlandia, Prancis, Spanyol, Australia dan Hong Kong.

“Sebenarnya pesertanya bisa mencapai 300 orang, tetapi banyak yang menarik diri di H-2 sebelum acara dengan beragam alasan. Seperti tidak mendapatkan izin dan lain-lainnya,” ungkapnya. 

Meski begitu, acara ini tetap mendapatkan dukungan moril dari Wakil Ketua PB MI Bidang Binpres Opneil Untung T. Ia bahkan menyebut, kejuaraan ini sangat baik. Perlu dilanjutkan di masa depan, sebab peminatnya pasti banyak.

 “Kalau hal ini dipersiapkan dengan baik, PB MI dapat menyebarluaskan undangan ke seluruh Indonesia dan ke Luar Negeri. Peserta pasti banyak, apalagi tempatnya di Bali,” kata Opneil panggilan sehari-hari pejabat MI Pusat itu.

 Ia mengatakan, sport tourism perlu dikembangkan, apalagi bagi Bali. Sebab banyak turis luar negeri dan dalam negeri ingin datang ke Bali sambil berolahraga.

 Apa yang dilakukan KONI Badung betul sangat menarik, dan patut menjadi contoh di Indonesia. PB MI ingin mengembangkan cara-cara ini, sebab banyak anak- anak berminat di olahraga Muaythai. “Lain kali PB MI ingin melakukan hal seperti ini di Bali,” kata Opneil yang ikut mengawasi KBST di Canggu. ***

 

Editor : Made Dwija Putera
#canggu #atlet PON #KONI Badung #muaythai