RADAR BALI - Kemenangan dramatis atas Selangor FC dengan skor 3-2 menempatkan Persib Bandung pada posisi yang sangat menguntungkan di Grup G AFC Champions League Two (ACL Two).
Laga tersebut tidak hanya menambah koleksi tiga poin, tetapi juga memperpanjang rekor impresif Persib dengan enam kemenangan beruntun di ajang domestik dan internasional.
Dengan modal kepercayaan diri yang melambung tinggi, Maung Bandung kini hanya tinggal selangkah lagi menuju Babak 16 Besar.
Persib Bandung memimpin klasemen sementara Grup G dengan koleksi 10 poin, hasil dari tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Mereka unggul satu angka dari pesaing terdekat, Bangkok United, dan meninggalkan Lion City Sailors dengan jarak enam poin.
Situasi klasemen ini berarti Persib hanya membutuhkan hasil imbang dari dua pertandingan tersisa untuk memastikan diri lolos ke fase knock-out.
Peluang emas ini akan dikejar pada pertandingan kelima Grup G, saat Persib bertandang ke Stadion Bishan, Singapura, untuk menghadapi Lion City Sailors pada 26 November 2025.
Kapten tim Persib Marc Klok tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. "Memang ini belum seratus persen kami lolos ke fase knock-out, tapi target kami sudah sangat dekat," ujar Klok.
Pemain Timnas Indonesia ini juga menekankan pencapaian tersebut merupakan sejarah penting bagi Persib dan juga kebanggaan bagi Indonesia.
Bek Persib Julio Cesar turut menyuarakan optimisme timnya untuk lolos ke fase knock-out ACL 2 musim ini.
"Saya sangat senang karena tim telah berhasil melewati rintangan dan hampir mendekati target pertama (lolos fase knock-out). Saatnya semua fokus konsisten jadi pemuncak di grup," tutur JC.
Misi Hidup Mati Lion City Sailors
Berbeda jauh dengan Persib, kekalahan dari Maung Bandung dan hasil minor dari Bangkok United membuat posisi Lion City Sailors berada di ujung tanduk.
Tim asal Singapura ini kini tertinggal lima poin dari Persib dan hanya memiliki dua pertandingan tersisa.
Pelatih Lion City Sailors, Aleksandar Rankovic mengakui bahwa timnya kini berada dalam situasi yang sangat sulit.
"Sekarang situasinya sangat berbeda karena kami tidak memiliki segalanya di tangan kami lagi," akunya.
Untuk menjaga asa lolos kualifikasi, The Sailors wajib memenangkan kedua pertandingan tersisa sambil berharap hasil dari pertandingan lain berpihak kepada mereka.
Meskipun demikian, Ranko menegaskan timnya akan berjuang habis-habisan hingga akhir kompetisi.
"Kami akan berjuang sampai akhir, dan jika kami terus bermain dengan energi seperti ini, saya yakin kami masih bisa membalikkan keadaan," tambahnya.
The Sailors sendiri akan diperkuat kembali oleh beberapa pemain kunci, seperti kapten Hariss Harun yang kembali dari larangan tanding.
Dua pemain yang absen saat melawan Bangkok United, Safuwan Baharudin dan Maxime Lestienne, juga diyakini telah pulih dari sakit.
Mereka juga memiliki kiper berpengalaman Ivan Susak yang sudah mencatatkan 15 penyelamatan di kompetisi ini.
Salah satu penyelamatan krusial yang dicetak kiper asal Kroasia itu adalah menahan tendangan hanya dengan ujung jari saat melawat bermain imbang dengan Persib 1-1 pada pertemuan pertama di Bandung.
Pertandingan di Singapura pada 26 November 2025 akan menjadi panggung penentu bagi kedua tim.
Bagi Persib, ini adalah kesempatan emas untuk mengunci sejarah di kandang lawan.
Bila berhasil lolos ke fase 16 besar, Persib akan bertemu sejumlah klub besar seperti Gamba Osaka, Tampines Rovers, dan Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo.
Sementara bagi Lion City Sailors, ini adalah misi hidup mati untuk menjaga harapan mereka di pentas Asia.***
Editor : Ibnu Yunianto