RADAR BALI - Pertandingan antara Persik Kediri melawan Persis Solo tinggal menghitung hari.
Laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (27/12) mendatang.
Pertemuan ini menjadi sorotan karena kedua tim sama-sama baru saja menelan kekalahan telak dan mengusung misi besar untuk bangkit dari keterpurukan.
Skuad Macan Putih memiliki waktu sekitar tiga hari untuk melakukan persiapan intensif.
Waktu yang singkat ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Head Coach anyar Persik Marcos Reina Torres untuk membedah kekuatan lawan.
Pelatih asal Spanyol tersebut melakukan analisa mendalam terhadap permainan Laskar Sambernyawa melalui tayangan video pertandingan Persis Solo sebelumnya.
Langkah ini diambil Marcos untuk mengidentifikasi secara detail apa saja yang menjadi kelebihan dan kelemahan skuad lawan.
Dengan mempelajari pola permainan Persis melalui rekaman video, ia berharap bisa menyusun strategi yang tepat guna meredam agresivitas tim tamu di Stadion Brawijaya nanti.
Fokus utama Persik saat ini adalah pemulihan fisik pemain yang baru saja tiba di Kediri pada Senin kemarin. Setelah itu akan dilakukan sesi latihan teknik berdasarkan analisis video.
Kekalahan 0-3 dari Persita Tangerang pada laga debutnya menjadi pelajaran berharga bahwa evaluasi melalui video sangat krusial untuk memperbaiki performa tim, terutama penurunan konsentrasi di babak kedua.
Ambisi Kebangkitan Laskar Sambernyawa
Di kubu tamu, Persis Solo datang dengan luka yang cukup dalam setelah dipermalukan Dewa United dengan skor telak 1-5.
Meski tak mampu menyembunyikan kekecewaannya, Milomir Seslija tetap memelihara optimisme bahwa anak asuhnya bisa segera bangkit.
Pelatih yang akrab disapa Milo ini menekankan perlunya evaluasi total pada aspek fundamental, terutama mengenai keberanian pemain dalam berduel di lapangan.
Selain itu, ia juga menyoroti akurasi umpan yang masih sering meleset serta pentingnya meningkatkan kemampuan tim dalam memperebutkan bola kedua atau second ball yang sering kali menjadi kunci penguasaan permainan.
"Dalam sepak bola kami harus berduel, harus memiliki umpan yang bagus, dan harus memenangkan bola kedua. Kami akan memperbaiki ini semua," tegas pelatih asal Bosnia itu.
Papan Klasemen dan Kondisi Stadion
Melihat posisi di papan klasemen sementara, Persik Kediri sebenarnya memiliki catatan yang sedikit lebih baik dibandingkan Persis Solo.
Namun, dalam duel dua tim terluka ini, motivasi untuk menjauh dari zona bawah akan menjadi bahan bakar utama kedua tim.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Persik untuk menjaga posisi, sementara bagi Persis, mencuri poin di Kediri adalah pembuktian bahwa mereka belum habis.
Pertandingan di Stadion Brawijaya diprediksi akan tetap berlangsung sengit meskipun jumlah penonton dibatasi.
Panitia pelaksana dilaporkan hanya menyediakan 5.000 lembar tiket, dari total kapasitas stadion yang mampu menampung 12.000 penonton.
Dukungan terbatas dari suporter tuan rumah diharapkan mampu menjadi suntikan semangat bagi Macan Putih untuk mengamankan tiga poin di kandang sendiri.***
Editor : Ibnu Yunianto